Arthur (Sang Penguasa)

Arthur (Sang Penguasa)
Si gadis Bar-bar


__ADS_3

Nayla nampak mondar-mandir tak karuan di dalam.sebuah bilik, dia berada di sebuah Butik mewah untuk mencoba berbagai baju yang akan dia kenakan di acara makan malam keluarga Hernandez dan dikenalkan Arthur sebagai calon istrinya. Arthur dan Celia mempercepat rencana mereka untuk mengenalkan Nayla kepada keluarga besar Hernandez dengan berbekal surat wasiat yang diberikan Rosemary kepada Dewi. Celia berharap bahwa pernikahan Nayla dan juga Arthur tidak akan menimbulkan masalah di kemudian hari, Celia akan menunjukkan kepada Aleysia dan juga Abigail serta Ananta bahwa pernikahan Nayla dan juga Arthur bukanlah kehendaknya,dia tetap ingin Arthur dan dirinya aman dari segala gosip yang beredar tentang jatuh ke tangan siapakah diantara jajaran keluarga Hernandez yang akan menerima pemegang 10% saham Perusahaan milik Rosemary.


Dalam acara makan malam tersebut, seluruh pemilik saham dari perusahaan Hernandez akan diundang serta dan pengacara keluarga pun akan datang juga untuk mencocokkan surat wasiat yang Rosemary tinggalkan untuk keluarganya dan juga untuk Dewi,dalam salah satu kotak wasiat yang di berikan Rosemary pada Dewi, jelas tertulis di sana bahwa Dewi harus bersedia untuk menikahkan Nayla dengan Arthur. Celia memang sedikit mengancam Dewi untuk segera menyetujui pernikahan antara Nayla dengan Arthur, bukan sekedar ancaman tapi itu adalah prediksi Celia juga ke depannya, Celia tak yakin Nayla akan selamat dari orang-orang selain dirinya dan juga Arthur yang bisa saja membunuh Nayla dan memaksa untuk memindahkan saham 10% kepada pihak-pihak yang juga bersaing dengan Celia, namun Celia mencoba mempengaruhi Dewi untuk melaksanakan wasiat dari Rosemary untuk menikahkan Nayla dengan Arthur.


"Bagaimana dengan ini?"


tanya Nay pada pemilik Butik tersebut.


"Tuan Arthur tidak akan menyukai nya Nona, ini terlalu terbuka, .....aku rasa!" kata Alice pemilik butik dan juga teman kuliah Arthur dan Max.

__ADS_1


"Tolong katakan kepada dia untuk memilih bajunya sendiri!! apapun itu aku akan memakainya, sudah cukup!! aku sudah lelah berganti pakaian satu jam yang lalu sampai sekarang dan tidak ada satupun yang menarik di hatinya!!'" kata Nayla sudah terlihat frustasi.


"atau jangan-jangan dia sedang menghina anda Nona Alice, Dia sedang mengatakan bahwa seluruh pakaian yang anda punya sudah tidak modis lagi!!" lanjut Nayla karena dari tadi Alice memotret Nay dengan berbagai baju dan Arthur bilang belum ada yang cocok.


Alice melotot tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Nayla, Alive mulai berpikir bahwa mereka pasti sangat cocok, sama-sama bermulut pedas. Alice memang tak mengenal siapa Nayla, dari manakah asalnya atau apapun semua tentang Nayla dia tidak tahu, yang dia tahu gadis muda di hadapannya ini adalah calon istri dari Arthur yang akan dikenalkannya kepada keluarga besarnya nanti malam, Alice masih menjaga sikapnya dengan tenang dan juga baik agar dia tak terpancing emosi dengan kata-kata yang Nayla lontarkan. Nayla memang bukan dari kalangan orang kaya namun sikapnya sudah dididik sedemikian rupa oleh Dewi, Dewi mendidiknya dengan baik di depan semua orang dan dimanapun dia berada, Nayla tipe orang yang bisa menempatkan diri di manapun dia ditempatkan.


"bisakah kau menelpon ya untukku?aku tidak punya nomor ponsel nya, Aku ingin berbicara langsung dengan nya" kata Nayla


"Hallo Arthur, ini calon istri mu ingin bicara!"

__ADS_1


kata Alice


"Berikan padanya!" jawab Arthur


"Heh!!! tuan penguasa!!! segera kesini dan lihat sendiri bajunya atau kau benar-benar tidak akan bisa membawaku ke acara besar keluargamu!!!" teriak Nayla karena kesal.


Arthur sampai menjauhkan ponselnya dari telinganya,dan Alice bahkan sudah hampir jatuh karena shock, dia benar-benar tak menyangka,gadis santun dan anggun tadi berubah menjadi gadis bar-bar saat ini, dan satu catatan lagi, tak ada yang seberani itu menghardik seorang Arthur Hernandez.


"Oh Tuhan!! dia benar-benar gadis bar-bar!!" gumam Arthur sambil memandang ke arah layar ponselnya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2