
Kembali ke Masa lalu
Sedikit tentang keluarga Carter, Zeno adalah anak kedua di keluarga Carter, dua keluarga yang berhubungan sangat baik di masa lalu, Hernandez dan Carter.
Alexo Hernandez, yang tak lain adalah Papa dari Agam, Aleysia, dan Abigail Hernandez.Tak banyak yang tau kisah dari sang Papa, karena mereka tinggal di negara yang beda dengan tanah kelahiran sang Papa.Zeno Carter dan Alexo Hernandez,sudah berteman sangat lama, keluarga Carter yang lebih kaya dari keluarga Hernandez,membuat Alex kadang kala merasa rendah diri, hingga persahabatan orang tua mereka tak sedekat persahabatan nya dengan Zeno.
Zeno yang tak peduli tentang bagaimana tingkat kasta mereka, terus-menerus mendekati Alex, mencoba mencari perhatian dari Alex, hingga pada akhirnya mereka menjadi persahabatan yang baik.Rumah mereka berdekatan,hingga membuat mereka tak kesulitan jika harus bertemu, Alex dua tahun lebih tua dari Zeno, dia seumuran dengan sang kakak, Serra. Serra yang terlalu di manja oleh keluarga Carter,membuat dia sedikit terobsesi dengan Alex, hingga beberapa kali Zeno di minta untuk menjodohkan dia dengan Alex.
"Ayolah Zen, bantu aku" pinta sang Kakak.
"Tidak Kak! Alex tidak akan suka itu" jawab Zeno
Zeno juga senang bila Alex menjadi bagian dari keluarga nya, Namun tidak dengan cara menjebak sahabat nya itu, Alex memang sering berkunjung bahkan menginap di rumah Zeno, karena beberapa minggu yang lalu Ayah dari Alex meninggal dunia, hingga beberapa perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan Hernandez memutuskan untuk berpindah ke perusahaan Carter, Alex yang masih di bangku kuliah merasa kerepotan mengurus perusahaan milik sang Ayah,memang tak seberapa besar, namun tekadnya untuk membangun perusahaan Hernandez cukup besar hingga dia banyak belajar dari keluarga Carter, dan hal itu yang membuat Alex sering menginap di rumah Zeno.
__ADS_1
"Pokoknya Kakak harus menikah dengan Alex!!! apapun caranya Zen!!" sentak Serra sambil berlalu dari kamar adiknya.
Zeno merasa bimbang dengan apa yang harus dia lakukan, di sisi lain dia sangat mencintai kakaknya, namun di sisi lain juga dia tidak tega dengan sahabatnya jika harus memaksakan kehendak sang kakak kepada Alex, selama ini Alex tidak pernah menunjukkan tanda-tanda ketertarikannya kepada Serra, hingga membuat Zeno berpikir bahwa Alex memang tidak mungkin mencintai Serra kakaknya.
"Lex, apa kamu tidak punya pacar?" tanya Zeno ketika mereka bertemu di kampus, walau beda angkatan, namun Zeno selalu menyempatkan diri menemui Alex saat mereka sama-sama tidak ada pelajaran.
"Tidak, aku tidak kepikiran sampai ke sana, aku harus membangkitkan kembali perusahaan Papa!" jawab Alex.
"Bagaimana kalau keluarga ku bisa membantu?" tanya Zeno,dia berharap Alex mau menerima perjodohan nya dengan Serra, Hingga saham Serra di perusahaan keluarga bisa dia gunakan untuk membangun kembali perusahaan Hernandez yang sedikit bermasalah.
"Lex, ada yang ingin aku tanyakan " kata Zeno.
"Apa itu Zen?" tanya Alex
__ADS_1
"Apa kau mau di jodohkan dengan Serra?" tanya Zeno, dia bisa melihat wajah terkejut sang sahabat, namun Zeno seakan mengabaikan nya,karena dia ingin mendapatkan jawaban dari Alex, jawaban yang sebenarnya, tentu nya.
"Maaf Zen, Papa dan Mama ku sudah menjodohkan aku dengan gadis lain, dan itu terjadi sejak Kakek dan nenek ku masih ada" jawab Alex dengan hati-hati, dia berharap Zeno tak sakit hati atas penolakan nya.
"Benarkah? tapi kenapa aku tidak pernah bertemu dengan gadis itu?" tanya Zeno, ada nada kecewa di sana.
"Dia berada di belahan bumi yang lain, kami akan bertemu setelah menyelesaikan kuliah kami, maaf Zen, aku tak pernah cerita!" jawab Alex, dan Zeno hanya menganguk sambil tersenyum tipis.
kemudian mereka melanjutkan pulang ke rumah masing - masing.
"Aaarghhh........tidakk!!" teriak Serra histeris, Zeno nampak kewalahan menghadapi sang Kakak, dia tak menyangka bahwa Serra akan sehisteris ini ketika Zeno memberitahu percakapan nya dengan Alex.
"Dengar Zeno!!! cari wanita itu........Dan lenyap kan dia!!" ucap Serra dengan mata berapi-api, Zeno nampak kaget melihat reaksi sang Kakak.
__ADS_1
bersambung...