Arthur (Sang Penguasa)

Arthur (Sang Penguasa)
Masih tentang Samuel...


__ADS_3

Saat ini Bella sudah berada di dapur rumah Sam, Zio memintanya untuk memasak omelette sosis kesukaan nya, Bella yang pada dasarnya memang bisa memasak dengan senang membuatnya, Beberapa pelayan sudah meninggalkan dapur atas permintaan Sam, hanya Anne,baby sitter Zio saja yang masih tinggal dan membantu mereka.


"Apa Mama tau, omelette sosis buatan aunty Nay ....enaaaaakkk ....banget!!!" ucap Zio yang duduk di meja dapur dan saat ini sedang melihat Bella memasak.


"Oya....siapa aunty Nay?" tanya Bella sambil membalik masakannya agar tidak gosong.


"Mommy nya Al, temen Zio" saut anak yang masih berusia sangat kecil itu, terus terang Bella gemas sendiri dengan kelucuan anak yang ada di hadapannya itu.


Bella tak berpikir terlalu muluk, dia yakin setelah kepergian nya dari rumah Sam, Zio pasti akan lupa dengannya, jadi sementara ini Bella akan berperan sedemikian rupa, dia mengikuti permainan Sam dan juga Zio yang menganggapnya adalah mama baru untuk Zio, apalagi saat ini Sam sedang tidak bersama mereka,Sam sedang mengerjakan pekerjaannya di ruang kerjanya, Zio yang sejak tadi menempel pada Bella terlihat sangat nyaman dengan keberadaan wanita muda yang dibawa oleh sang Papa tersebut.


"Nah.... Zio sayang....lihatlah..sudah jadi" kata Bella dengan senang,sambil menyajikan sepiring omelette sosis pesanan Zio.


"Waaahhh......pasti enak ini ma!!" pekik Zio senang, Anne yang ada di samping nya juga ikut tersenyum.


"Nona Anne ini untuk anda, sengaja aku masak lebih" kata Bella yang kembali membawa sepiring omelette yang sama dengan milik Zio.


"Anne .... saya biasa dipanggil dengan nama Anne nona,.....jadi panggil saja Anne tanpa sebutan Nona "kata Anne yang merasa tak enak karena wanita yang dibawa oleh majikannya itu memanggilnya dengan sebutan nona.

__ADS_1


"Ah..sama saja...ayo kita makan...." ucap Bella dengan riang.


"Maakaaan Mama....."


Belum sempat mereka bertiga menikmati makanannya tiba-tiba dari arah pintu berjalan seorang wanita yang terlihat sangat cantik melihat mereka ya bertiga yang duduk di meja dapur wanita itu tampak berjalan dengan sedikit cepat apalagi satu wajah yang tak pernah dia lihat berada di rumah itu membuatnya semakin waspada.


"Zio... Anne!!" panggil nya namun pandangan matanya tertuju pada Bella dengan penuh kewaspadaan.


"Nyonya!!"


##############


"Jadi mereka sudah bertemu??"


Pekik Nay senang ketika mendengar kabar bahwa sang kakak angkatnya telah bertemu dengan Syahnaz. Apalagi Arthur menceritakan bagaimana Max mengutarakan keinginannya untuk menikahi Syahnaz.


"iya mereka sudah bertemu, Max terlalu lama bertindak,aku sampai butuh bantuan Sam untuk memuluskan rencana ku" saut Arthur

__ADS_1


"Oohh Bee....kamu memang hebat!!"


"Dan aku butuh hadiah ku sekarang!!" saut Arthur yang tiba-tiba menindih tubuh sang istri,setelah hampir 2 bulan Arthur menahan keinginannya untuk bercinta dengan sang istri, malam ini rasanya Arthur tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, kebetulan sekali Al dan Ayana sedang di jaga Celia sang nenek, karena Celia memutuskan untuk menginap di kediaman Arthur hari ini.


"Sebentar Bee......argghhh....." jerit Nay karena Arthur menghisap lehernya sampai meninggalkan jejak kemerahan.


Arthur memang sangat suka sekali mengawali percintaan mereka dengan menyerang leher Nayla,setelah itu dia akan bergerak lebih jauh lagi untuk memuaskan sang istri dan tentu saja dirinya sendiri.


pergulatan mereka yang tertunda selama hampir 2 bulan pun menjadikan malam hari ini adalah malam panas bagi Arthur dan Nayla, Arthur benar-benar tak melepaskan Nayla begitu saja, hingga melewati dini hari, Arthur masih setia dengan kegiatannya untuk mengejar kenikmatan bersama sang istri.


"Bee stop!??!..... a-ku le...lah!!" perintah Nayla dengan terbatas-batas karena di bawah sana Arthur sedang memaju mundurkan pinggulnya dan membuat sang istri menikmatinya.


"Bersamaan sayang......"


beberapa menit kemudian, Arthur sudah melihat Nayla terlihat lemas namun dia belum juga mencapai pelepasan nya,, hingga dengan cepat Arthur menggerakkannya dan beberapa saat kemudian mereka mendapatkan pelepasannya bersama. malam ini Arthur benar-benar menang banyak,karena bukan hanya satu kali saja,malam ini Arthur bahkan melakukan nya sampai menjelang pagi.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2