Arthur (Sang Penguasa)

Arthur (Sang Penguasa)
Kunjungan ke rumah sakit


__ADS_3

Setelah tadi pagi, rumah besar keluarga Hernandez di hebohkan dengan Arthur yang membawa sang istri ke rumah sakit, Alice ikut khawatir mendengar kabar tentang sahabatnya itu, dia juga ingin bergegas pergi ke rumah sakit, dan saat ini dia sedang bersiap di kamar Bobby. Bobby bahkan sudah tak berada di kamarnya sejak Alice bangun, dan Alice sudah tak mau mempedulikan semuanya.Sebelum kejadian malam pertama mereka, Alice masih berharap bahwa hubungan nya dengan akan kembali seperti temen di masa lampau, dan selanjutnya mereka berbicara untuk mengatasi masalah pernikahan mereka, namun semuanya sudah tak di pikirkan lagi oleh Alice, setelah ini pun dia akan bersikap biasa - biasa saja, dan bahkan Alice berencana untuk bercerai dari Bobby, entah bagaimana cara nya nanti, karena sebenarnya dia hanya harus memikirkan Aleysia,mama Bobby jika dia dan Bobby cerai nantinya.Alice hanya tak mau Aleysia mengalami serangan jantung, sedangkan sang Mama, bisa dia pikirkan lagi nanti.


"Selamat pagi Nona Alice" sapa seorang pelayan yang di lewati oleh Alice.


"Pagi..." sapa Alice sambil berjalan menuju ke pintu keluar.


"Nyonya Aleysia meminta kami menyiapkan sarapan untuk Nona" kata pelayan tersebut mengikuti langkah kaki Alice.


"Tidak terima kasih, aku langsung ke Butik saja, salam untuk Mama......apa dia istirahat?" kata Alice menghentikan langkah nya.


"Benar Nona, Nyonya Aleysia baru saja meminum obatnya,dan sekarang sedang Istirahat" jawab sang pelayan.


Akhirnya Alice keluar dari rumah tersebut, sebelum ke rumah sakit, Alice memutuskan untuk ke butik dulu, dengan menaiki taksi, akhirnya Alice sampai di Butik nya.Disana dia memerintahkan karyawan nya untuk berjaga sampai Butik tutup,karena bisa di pastikan bahwa dia dan Nayla tidak akan kembali ke butik hari ini. Alice merasa malas untuk membawa mobil sendiri, dia segera meminta sopir Butik untuk mengantarkan dirinya ke rumah sakit,dimana Nayla di bawa.


Alice bergegas mencari tau di mana Nayla di rawat, dan setelah tau di mana ruangannya, Alice segera ke sana, dalam perjalanan menuju ke ruangan Nayla, Alice melihat Bobby yang tengah berbicara dengan seorang dokter wanita, Mereka terlihat sangat akrab, bahkan Bobby bisa tertawa-tawa dengan wanita tersebut, Alice hanya memandang nya sesaat,dan akhirnya berlalu meninggalkan tempat tersebut menuju ruangan Nayla.


ceklek.....

__ADS_1


"Nay......" panggil Alice,dia sedikit terburu-buru masuk ke dalam ruang rawat Nayla.


Nampak dia sedang duduk di atas ranjang dan menikmati buah kelengkeng yang baru saja di bawa Max, sedangkan Max dan Arthur sedang duduk di sofa membahas pekerjaan. seketika mereka menoleh ke arah pintu.


"Alice?"


"Kamu gak papa? apa kata dokter? kenapa harus menginap segala?" pertanyaan Alice nampak beruntun dan membuat Nayla jengah.


"Bisa satu-persatu Alice?" tanya Nay lagi.


"Hemmm tidak masalah....karena kau akan mendapatkan seorang keponakan" kata Nay dengan senyuman manisnya.


"Maksud nya?......Oh My.....kau hamil Nay.... benarkah??" tanya Alice nampak berbinar, dan anggukan dari Nayla membuatnya semakin senang, mereka saling berpelukan bersama, dua lelaki yang ada di sofa hanya bisa geleng-geleng kepalanya, Nayla dan Alice nampak bercerita bersama, mereka bahkan tak menyadari bahwa di sofa sudah bertambah satu personil nya, yaitu Bobby. Sebenarnya Bobby menghindari Alice, entah mengapa dia sedikit canggung bila melihat sang istri setelah malam pertama mereka semalam, karena itu, sebelum Alice bangun, Bobby terlebih dahulu meninggalkan nya.Namun siapa sangka mereka justru berada satu ruangan saat ini.


"Selamat ya Nay" kata Bobby membuyarkan candaan antara Nayla dan Alice, nampak sekali wajah terkejut dari Alice,dia tak menyangka akan ada Bobby di sini.


"Terima kasih Bob, kalian juga semoga segera menyusul" kata kata Nay dengan nada menggoda Alice

__ADS_1


"Apa sih Nay" saut Alice spontan, dia seakan di ingat kan tentang malam pertama nya bersama Bobby semalam.


"Apa Tante Celia sudah datang?" kata Bobby mengalihkan pembicaraan.


"Mama sudah datang, tapi tidak bisa lama, ada kegiatan sosial di luar kota, jadi Mama segera berangkat tadi.


Alice hanya diam saja dan menjadi pendengar yang setia di antara dua orang didepannya.


"Ya sudah Nay,semoga kau segera pulih dan bisa pulang ke rumah, aku harus pergi dulu karena pekerjaan aku di kantor sangat banyak karena si kembar itu meninggalkan seluruh pekerjaannya kepadaku!!" canda Bobby yang membuat Nay tertawa kecil.


"Baiklah Tuan Bobby, biarkan si kembar di sini, dan sekaligus bawa istri mu keluar dari sini" kata Nay membalas kata-kata Bobby.


"Ayo pulang!"


"Hah??"


bersambung

__ADS_1


__ADS_2