
Bara Sedang mendengarkan Darren asistennya melaporkan semua pergerakan Arthur dan Celia, dia sudah bergerak cukup halus dan tak terlihat agar tak di curigai suatu saat nanti, namun rupanya dia tetap kalah dari kecerdikan seorang Celia.
"Perempuan itu sudah di pastikan ada di tangan tuan Arthur Tuan!" lapor Darren
"Shi*t!!!..... breeengsek!! lagi-lagi kita kalah satu langkah dari dia!!" ucap Bara
"Cari cara memisahkan mereka Darren!! aku sudah banyak berkorban!! aku tak akan menerima kegagalan kembali!"
Ucap Bara dengan tangan terkepal sempurna.
"Baik Tuan! saya yakin ada kesepakatan di antara mereka, dan saya akan mencari tau lebih banyak lagi Tuan!" kata Darren
"Ya Darren...... Rosemary.. rupanya dia benar-benar sudah mempersiapkan semuanya!! perempuan itu benar-benar menyusahkan!!" kata Bara
__ADS_1
Bara membiarkan Darren keluar ruangannya, Bara termenung sejenak, bertahun-tahun dia memperjuangkan hidupnya untuk bisa menguasai perusahaan Hernandez corp.Namun banyak dari musuh-musuh Hernandez lainnya yang juga bergerak dengan cantik, hingga tak pernah bisa di baca siapa musuh dan kawan. Untuk sekarang memang dia tak lagi berambisi menjadi orang pertama di perusahaan,namun keturunannya harus menjadi yang pertama,hingga suatu saat namanya pun akan terseret dengan kesuksesan keturunannya.
Tak hanya Bara dan sang istri yang ingin menguasai perusahaan dan seluruh aset keluarga Hernandez, namun jangan lupakan Viko, Abigail dan Ananta,serta pemegang saham lain yang sepertinya mereka mempunyai kandidat untuk masuk menjadi salah satu petinggi perusahaan.
Kematian Tuan besar Hernandez dengan racun lewat perantara tangan pelayannya, Agam anak sulung keluarga Hernandez yang meninggal karena kecelakaan bersama sopirnya hingga kematian Rosemary yang sakit-sakitan selama bertahun-tahun lamanya,bahkan sampai sekarang tak bisa di temukan motif dari segalanya.
Celia yang dipercaya sebagai pemegang perusahaan dengan pertimbangan kecerdasan otaknya dan juga karena Agam sang suami adalah pemegang saham tertinggi sementara ini, karena perusahaan yang cukup sukses dan berkembang di tangan Celia, para pemegang saham lain tak ada yang bergerak sama sekali untuk mendukung adik-adik dari Agam yang lain dengan menggabungkan saham mereka, karena kala itu tak ada yang sebanding dengan Celia,baik itu Aleysia, Abigail atau pun Ananta, tidak juga pada suami-suami mereka.
"Kakak....aku lihat Arthur sama sekali tak tersentuh oleh wanita....apa dia baik-baik saja?"
tanya Abigail pada Celia, seperti nya Celia tau benar kemana arah pertanyaan Abigail sang adik ipar.
"Arthur bukan Syanas...Bigail, dia seorang lelaki,di usianya yang sekarang rasanya pantas dia belum memikirkan pasangannya!" jawab Celia
__ADS_1
"Ya...memang! tapi gosip yang beredar tentang Arthur cukup meresahkan Kakak! apalagi kalau pun dia di angkat menjadi CEO, pasti itu akan sangat menganggu sekali!" kali ini Aleysia yang berbicara.
"Ya.... apalagi dia di gosip kan dengan Max....anak asisten mu Kakak! intensitas pertemuan mereka cukup untuk memperbesar gosip tersebut!" saut Abigail.
"Kalian tenang saja! Arthur akan membawa calon istri nya sebentar lagi,.ingat calon istri!! bukan calon suami!"
"Aku sudah selesai,....permisi!" lanjut Celia.
Celia bukannya Tak tahu tentang gosip yang beredar tentang sang anak, sejak lulus dari bangku menengah atas, Arthur memang tak pernah sekalipun bertemu atau mengadakan kencan buta dengan seorang wanita, bahkan terkesan sangat sulit untuk disentuh oleh para wanita,sudah banyak sekali dari anak-anak klien perusahaan Hernandez yang mencoba mendekati Arthur namun Arthur benar-benar tak tersentuh, dia bener-bener menyingkirkan semua wanita yang berusaha untuk mendekatinya lewat Max,kemanapun dia pergi selalu berada di samping Max, Arthur bukan tipe orang yang memerintah seenak jidatnya pada asistennya, Arthur juga bertindak sendiri untuk mengatasi masalahnya,namun untuk urusan perempuan Arthur lebih suka menggunakan tangan Max untuk mengatasi nya, ditambah lagi kepulangan Arthur ke rumah besar Hernandez sangatlah jarang, dia lebih nyaman tinggal di apartemennya, apartemen yang tak pernah tersentuh oleh siapapun karena hanya dengan akses tertentu orang bisa keluar masuk ke dalam apartemen tersebut, apalagi banyak yang melihat bahwa Max dan Arthur tinggal di apartemen tersebut, walaupun mereka tak pernah ada yang tahu bahwa Max berbeda unit dengan Arthur. gosip semakin bergulir panas mereka mengatakan bahwa Arthur dan Max mempunyai hubungan sebagai sepasang kekasih sesama jenis.
Bagaimana tanggapan Arthur dan Max tentang gosip tersebut? Jangan tanyakan mereka berdua karena mereka mempunyai sifat yang sama, perilaku yang sama!mereka benar-benar kembar, hingga mereka sama-sama tak mempedulikannya. Max pun sama tak pernah tersentuh oleh wanita dia selalu berada di samping Arthur.
bersambung
__ADS_1