
Setelah kejadian malam ciuman pertama mereka, Max tak pernah lagi datang ke pedesaan, pun dengan Syahnaz yang tak mau kembali ke kota,dan Syahnaz sudah tak ingin memikirkan lagi tentang Max.Syahnaz sudah bertekad untuk mengubur semua masa lalunya. Jangankan kembali ke keluarga Hernandez, rasanya bertemu dengan Max saja, Syahnaz tak ingin. Karena terus terang saja, Syahnaz akan kembali sulit melupakan lelaki dingin itu bila mereka kembali bertemu, Syahnaz mati-matian berusaha melupakan Max selama hampir empat tahun ini, apalagi Max merupakan bagian dari keluarga Hernandez yang tak bisa di lepaskan begitu saja.
"Nana....." panggil Isabella, gadis yang selama ini membantunya merawat perkebunan bunga Robert.
"Ya Bella, ada apa?" tanya Syahnaz yang sedang memotong beberapa tangkai bunga.
"Kita dapat orderan!!" pekik Bella senang, gadis itu begitu antusias dengan pesenan yang di dapat nya.
"Benarkah?" tanya Syahnaz
"Ya..... seseorang akan datang untuk membicarakan nya, dan seperti nya....." kata Bella sambil melihat jam yang melingkar di tangannya.
"Seperti nya setengah jam lagi, dia datang!" lanjut Bella.
"Baiklah...siapkan beberapa contoh kita" saut Syahnaz
Dan benar saja, beberapa saat kemudian sebuah mobil mewah nampak terparkir di pekarangan rumah Syahnaz, Bella dengan antusias mulai berjalan ke arah mobil tersebut, dan seorang lelaki gagah keluar dari mobil tersebut, Dengan gagah nya mendekati Bella yang sudah berdiri di depan pintu.
__ADS_1
"Selamat datang Tuan, kenalkan saya Bella dan ini.... Syahnaz" kata Bella memperkenalkan diri.
Lelaki itu nampak menatap lekat Bella dan beralih ke wajah Syahnaz, begitu melihat Syahnaz dia memicingkan matanya seolah mengenali wanita tersebut, dan sebuah senyuman tipis terlihat jelas di bibirnya ketika mengingat siapa wanita yang ada di depannya saat ini.
"Selamat datang Tuan" sapa Syahnaz.
"Hemmmmmm panggil saja Sam!"
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Aku gak nyangka,kalau Papa sejak lama menyetujui hubungan kita, bahkan dia sudah mempersiapkan pesta pernikahan kita sayang" ucap Morgan sambil memeluk tubuh Echa dari belakang,melihat pemandangan kota dari balik jendela kaca kamar hotel mereka.
"Hemmmm aku juga merasa terharu sayang, ternyata Papa mu bersikap sangat keras pada kita, hanya ingin melihat aku sukses menjadi dokter spesialis" saut Echa.
Ya.....selama hampir empat tahun ini, rupanya Echa melanjutkan kuliahnya untuk mendapatkan gelar sebagai dokter spesialis,dan cara Bara,cukup keras agar Morgan tak terlalu mengikat Echa,dan tak terlalu membatasi ruang gerak Echa.Rupanya Bara masih setia dengan keputusan nya yang belum memberikan restu pada mereka, dan ternyata itu hanya akal-akalan Bara untuk membantu Echa mewujudkan cita-cita nya. Dan saat ini adalah pekerjaan Morgan terakhir sebelum dia mengambil cuti untuk menikah.
Morgan menciumi tengkuk belakang Echa, dia begitu rindu dengan kekasih nya, sudah hampir satu minggu Echa tenggelam dari urusan nya.
__ADS_1
"Kangen banget sama kamu" ucap Morgan, Echa hanya diam menikmati kelakuan Morgan.
Dengan gerakan cepat, Morgan membalikkan tubuh Echa dan meluuumat bibir ranum sang kekasihnya. Echa hanya menikmati apa yang di lakukan oleh Morgan dengan cara membalas nya,Dan ketika tubuh Echa merasakan sentuhan tangan Morgan, seketika Echa menghentikan kegiatan nya.
"Sayang....... berhenti" ucap Echa memperingatkan Morgan.
"Sayang.......cukup!!!" lanjut Echa. Namun Morgan semakin menggila, gini Echa bahkan sudah setengah telanjang.
" Morgan..... berhenti" ucap Echa, menjauhkan wajah Morgan dari dadanya.
"Kenapa sayang?....aku sudah sangat rindu dengan mu sayang..!!" ucap Morgan dengan wajah penuh keinginan untuk menyatukan diri dengan kekasih nya.
"Berani menyentuh ku sebelum menikah? Ayah ku akan memastikan bahwa kamu akan di gantung di tiang burung di depan rumah Bunda!" Echa coba mengingatkan ancaman sang Ayah.
"Oohh sayang....kapan kita menikah?? lama-lama aku tidak tahan juga!!" ucap Morgan lirih sambil menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Echa, Dan Echa hanya bisa tertawa kecil melihat sang kekasih selalu menahan keinginan nya bila di dekat Echa.
bersambung
__ADS_1