Arthur (Sang Penguasa)

Arthur (Sang Penguasa)
Max dan Sam


__ADS_3

Perjuangan cinta Sam dan Max pada akhirnya menemukan titik bahagia.Sam yang berusaha mati-matian mendapatkan Bella pada akhirnya berbuah manis juga, walaupun Bella kadang kala nampak canggung dan menjaga jarak dengan nya, namun Sam tak pernah berhenti berusaha untuk meyakinkan Bella,bahwa dia benar-benar akan membuat Bella bahagia. Bella sekarang pun sudah tinggal bersama dengan Sam, siapa lagi kalau bukan Zio yang memaksa nya,dan lagi-lagi, entah mengapa Bella selalu tak bisa menolaknya. Zio bagai magnet yang menarik Bella ke arah Sam, dan hal itu tentu saja membuat Sam semakin bahagia.


"Makan apa kita malam ini?" tanya Sam sambil melingkarkan tangannya di pinggang Bella yang sedang mempersiapkan bahan masakannya.


"Sam lepaskan, aku gak bisa gerak" kata Bella sambil menggeliat mencoba untuk melepaskan diri dari belitan tangan Sam di pinggang nya, karena tentu saja dia masih terlihat sangat canggung, apalagi Sam akhir-akhir ini, sering melancarkan perilaku yang cukup mesra kepadanya, sungguh Bella belum terbiasa dengan semuanya,dia perlu banyak sekali waktu untuk menyelesaikan diri dengan statusnya yang sekarang menjadi tunangan dari seorang Sam.


"Aku hanya kangen denganmu" ucap Sam sambil mencium pipi kiri Bella, dia bahkan tak peduli dengan permintaan Bella.


"Oh Tuhan!!! Tuan Sam, anda hanya pergi beberapa jam ke kantor, dan mustahil secepat itu anda kangen!" ucap Bella.


"Aku tidak mau tau!!! kau selalu memanjakan Zio, sedangkan aku tidak pernah!!" rengek Sam, percayalah dia pasti akan jadi bahan tertawaan Arthur dan Max,kalau tau sikapnya pada Bella saat ini. Image seram dan dingin Sam, ilang seketika bila di dekat Bella.


"Iya...iya....manjanya nanti saja setelah aku selesai masak" ucap Bella sambil melepaskan tangan Sam dari tubuhnya.


Begitu lah keseharian mereka, Sam akan menempel dan mengikuti Bella kemanapun Bella pergi, dan ketika masuk ke kamar pun Sam selalu ingin ikut, dan tentu saja Bella menolaknya mentah-mentah, bahkan Bella mengancamnya,dia akan kabur dari rumah Sam,kalau kedapatan Sam mencuri kesempatan masuk ke dalam kamar Bella. Karena tak mau ambil resiko, Sam pasti menuruti keinginan Bella, namun kadang kala dia memakai Zio sebagai senjata. Zio akan merengek meminta Bella tidur di kamar nya, dan dengan dalih kangen Zio, akhirnya Sam pun ikut berbaring di ranjang yang sama dengan mereka,karena memang ranjang Zio cukup untuk mereka bertiga.


Berbeda dengan Sam, Max nampak sangat bahagia, Bahkan karyawan di kantor nya kadang kala di buat terpesona dengan senyum tipis Max ketika melintasi mereka, tentu saja itu tidak terjadi setiap hari, Namun senyuman Max adalah pemandangan langka bagi mereka semua. Setelah tersebarnya berita pernikahan Max dengan salah satu keluarga Hernandez, semua karyawan wanita yang menaruh hati pada Max secara bersamaan merasa patah hati, bahkan ada dari beberapa mereka yang sengaja mengambil cuti karena tak kuasa melihat Max setelah mendapatkan kabar pernikahan Max dengan Syahnaz, memang terlihat berlebihan,namun begitulah pesona seorang Max,wajahnya yang dingin dan juga tegas menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa karyawan wanitanya.


"Bagaimana persiapan pernikahan mu Max?" tanya Arthur yang saat ini sedang mengadakan meeting kecil dengan Max.


"semuanya sudah siap hampir 100%, Syahnaz tetap menginginkan pernikahan kami bersamaan dengan pernikahan Sam dan juga Bella" jawab Max.


"Ya... Kalian memang kembar hahahahahaha " tawa Arthur meledak, entah sejak kapan Arthur yang sama-sama terkenal dingin seperti Max, bisa berubah. Max nampak memandang malas ke arah Arthur, dia tentu saja tak bisa menolak permintaan Syahnaz, bukan apa-apa, Syahnaz beralasan bahwa Bella tak punya siapa-siapa di dunia ini lagi kecuali dirinya, dan tanggal pernikahan yang hanya berjarak beberapa hari, pasti akan membuat Syahnaz kerepotan dan tak bisa membantu nya, Syahnaz hanya takut Max akan mengurung nya selama beberapa hari, atau bahkan tiba-tiba mengajak nya berlibur, karena itu dia akhirnya memutuskan untuk menggabungkan pernikahan mereka, dan di adakan di hotel megah keluarga Hernandez.

__ADS_1


Setelah beberapa hari, akhirnya acara pernikahan mereka diselenggarakan, dan saat ini Syahnaz dan juga Bella sedang berada di ruang ganti, mengganti dan merias diri untuk mengikuti sesi acara berikutnya. Bahkan Zio sudah sangat telaten menyuapi Mama barunya tersebut karena sedari tadi Bella merasa sangat kelaparan.


"Mama suka dengan daging ini?" tanya Zio, tangan mungil nya mencoba menyendok kan daging yang ada di piring yang ada di hadapan Bella.


"Tidak Zi, mama mau sosis bakar saja" saut Bella pelan, karena seorang penata rias tengah memperbaiki riasan nya.


"Tapi Mama harus makan yang bergizi" pinta Zio.


"baiklah anak kesayangan Mama, Mama akan memakan apapun yang kamu suapkan ke mulut Mama, oke sayang??!" saut Bella pasrah, padahal dia tak begitu menyukai semua olahan daging.


Setelah selesai, Bella dan Syahnaz di bawa ke pelaminan, dua buah hiasan pelaminan menjadi saksi dua pasang pengantin tersebut, berulang kali Bella mencoba agar tak menumpahkan air mata nya, dia benar-benar tak menyangka,akan menikah dengan kemegahan yang seperti ini, dia mengingat kedua orangtuanya, mengingat Robert dan istrinya yang begitu baik padanya, dia ingin sekali mereka berada di tengah-tengah nya saat ini, Bella tersadar dari lamunannya ketika tangan Sam melingkar di pinggang nya, Sam tersenyum manis padanya, seakan tau akan kegundahan hati sang istri, ya... beberapa waktu lalu, Bella sah menjadi istri Sam.


Tak berbeda jauh dengan Bella, Syahnaz juga sangat terharu melihat bagaimana Max mempersembahkan sebuah pernikahan megah untuk nya, Bahkan seluruh keluarga Hernandez berkumpul dan terus mengembangkan senyum mereka, dan di satu sudut,matanya menangkap seseorang yang juga sangat dia cintai, lelaki yang selama bertahun-tahun menyayangi nya dengan cara nya sendiri.


"Dia berhak hadir di acara pernikahan putri nya" saut Max.


Viko berjalan pelan mendekati putrinya, selama 4 tahun belakangan ini, Syahnaz memang memutuskan hubungan dengan nya, Syahnaz merasa dia harus adil, tidak lagi berhubungan dengan Abigail dan Viko, walaupun sang Papa bersikeras meminta nya.Dan saat orang suruhan Max datang menjemput nya, Viko sangat bahagia.Viko terus berjalan sambil memandang putri dari wanita yang sangat dia cintai, sekilas wajah cantik mendiang istrinya terlintas, Syahnaz memang sangat mirip dengan mendiang sang istri, tanpa terasa air mata Viko menetes, putri nya saat ini sudah bahagia, kebahagiaan yang sedari kecil pernah dia renggut karena kesalahpahaman Papa nya Viko.


"Papa.." panggil Syahnaz


Viko langsung meraih tubuh anaknya, tubuh Viko yang sudah tak lagi mudah terlihat kurus di mata Syahnaz, dia membalas pelukan Viko, rasa rindu yang teramat sangat kini dia tumpah kan seluruh nya.


"Kamu bahagia?" tanya Viko setelah mengurai pelukan nya.

__ADS_1


"ya..... Syahnaz bahagia pa"saut nya sambil mengangguk kan kepalanya.


Max memandang kedua nya, dia merasa lega karena bisa memberikan kebahagiaan sepenuhnya kepada Syahnaz, wanita yang selama bertahun-tahun menjadi alat pembalasan dendam seseorang, bahkan dia masih harus menerima rasa sakit setelah semua nya terungkap.


Dari kejauhan nampak Abigail tersenyum dengan air mata yang menetes di pipinya, Nayla yang berada di samping nya memeluk bahu wanita paruh baya tersebut.


"Dia pantas mendapatkan nya" ucap Abigail di sela-sela tangisannya.


"Ya... Syahnaz pantas bahagia" saut Nayla.


Arthur nampak menatap wajah sang istri, dalam hati nya berkata, Nayla juga pantas bahagia, karena sebuah dendam, kedua orangtuanya pun harus berkorban nyawa, padahal mereka tak ada kaitannya sama sekali dengan keluarga Hernandez. Ayah dan ibunya harus meninggalkan dengan cara yang tak baik, dan karena hal itu jugalah, Arthur dapat mempersunting Nayla, gadis yang tak mudah menurut padanya, padahal dia di juluki sang penguasa, tapi pada kenyataannya, istrinya lah yang menjadi penguasa atas diri Arthur saat ini. Lengkap sudah kebahagiaan keluarga Hernandez.


------TAMAT-------


Note :


Ada Ektra Part.......Masa gak mau tau bagaimana malam pertama Sam dan Max? mau dong......


Tunggu ya...sambil kasih aq kopi? bunga? atau yang terbaru.. nonton iklan nya ya🤭🤭


TERIMA KASIH SEMUANYA.


YANG NUNGGU...SANG ASISTEN CEO JILID 2....DI TUNGGU YA....

__ADS_1


__ADS_2