Arthur (Sang Penguasa)

Arthur (Sang Penguasa)
Keganasan Arthur


__ADS_3

Nayla berulang kali mengumpat dirinya sendiri, karena kebodohannya yang ingin membuat kedua calon pelakor itu tak berkutik dan merasa iri padanya, namun nyatanya kata-kata senjata makan Tuan benar-benar di alami oleh Nayla saat ini, Arthur membawanya melenggang masuk ke dalam kamar mewah yang baru saja di pesan oleh Max. Arthur bukannya tak tau kalau sang istri sudah dalam mode cemberut sedari tadi, apakah Arthur peduli? dan jawabannya jelas tidak! yang terpenting adalah dia bisa menjadikan malam ini malam panas mereka. Karena harus cuti di detik-detik hari pernikahan nya, Bobby meninggalkan begitu banyak pekerjaan di kantor nya, Morgan yang masih berduka dan tak dapat berkonsentrasi karena masalah Praz,tidak bisa membantu pekerjaan yang Bobby tinggalkan, walhasil Arthur lah yang harus mengambil alih pekerjaan nya.Hingga beberapa hari ini Arthur sangat sibuk dan selalu pulang malam, ketika dia pulang dan mendapati sang istri tertidur lelap pun tak berani membangunkan nya, Karena Nay pun harus ikut mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan pakaian para pendamping pengantin dan pakaian seluruh keluarga besar Hernandez dan Kartajaya.


"Bee.....aku mandi dulu!" ucap Nay ketika Arthur sudah mendorong tubuh mungil sang istri di samping pintu masuk di dalam kamar mewah nya.


Arthur tak peduli dengan perkataan Nayla, dia menyusuri leher jenjang sang istri yang sedari tadi sudah menggodanya, Arthur bahkan sudah mencetak bercak-bercak merah kecil di leher putih mulus milik Nayla.


"Bee......aaah......" Nayla tak kuasa menahan desa hannya, Arthur semakin pintar membuatnya melambung ke angkasa, dengan gerakan lembut dan perlahan, Arthur melucuti pakaian pesta sang istri, Arthur semakin mendorong tubuh nya ke arah Nayla, hingga tubuhnya dan Nayla semakin menempel.Tiba- tiba bibir Arthur sudah menghisap perlahan puncak dada Nayla.Nayla yang baru menyadari nya memekik, antara geli dan kaget secara bersamaan.Dia benar-benar tak menyadari bahwa tubuhnya sudah polos dan hanya menyisakan segitiga putih di bawah sana.Selesai di bagian dada, Arthur naik kembali dan memangut bibir merah istri nya, tanpa melepaskan pangutan nya, Arthur mengangkat tubuh sang istri di depan, membawa nya ke atas ring empuk pertarungan mereka.


"Bee!!!" pekik Nayla ketika sampai di ranjang, karena dengan ganasnya, Arthur mengisap daerah paling sensitif di tubuhnya.Arthur bermain-main dengan lidah nya,dan tangannya melucuti pakaiannya sendiri dan menyisakan celana pendek ketat yang di pakai nya. Malam ini Arthur benar-benar akan memanjakan sang istri, dia bahkan tak butuh di sentuh Nayla, Namun begitu, gairah nya bisa naik seketika hanya dengan bermain-main dengan tubuh sang istri.


Jleebbb.......


"A@aah......." desa han keluar dari bibir mereka berdua, Nayla merasakan sesuatu yang besar dan kokoh masuk ke dalam intinya, sedangkan Arthur,si pemilik Rudal perkasa itu merasa milik nya di cengkeram di dalam sana.saat milik mereka bersatu, Arthur mengangkat tubuh Nayla,hingga Nayla mengalungkan tangannya di leher sang istri, dengan posisi berdiri dan Nayla berada di gendongan nya, Arthur memaju-mundurkan pinggulnya dengan pelan, Nayla terbuai dengan apa yang di lakukan Arthur, malam ini adalah gaya terbaru percintaan mereka, Arthur selalu punya cara untuk melakukan nya dengan nyaman, tubuh mungil sang istri memudahkan Arthur mendapatkan posisi bercinta tersebut.Gerakan yang tadinya pelan tiba-tiba semakin cepat.

__ADS_1


"Oh... Nay......aah..... Baby.....!" Arthur mendesah kan nama Nayla di sela-sela kegiatan mereka.


Arthur mengehentikan hentakan sejenak, dia berjalan ke arah sofa, dan mendudukkan dirinya di sofa, Nayla yang berada di atas tubuhnya pun di paksa bergoyang.Nayla yang memang sudah menjadi ahlinya bermain di atas tubuh sang suami, hingga membuat Arthur mengerang dan mende sah ketika dengan cepat Nayla naik turun di atas tubuh Arthur,dan sesaat kemudian Nayla bergetar hebat karena mendapat pelepasan nya.


Arthur menaikkan sang istri di atas sofa, dan dengan posisi tengkurap, Arthur menghentakkan milik nya dari arah belakang Nayla, menarik pinggang sang istri hingga mempermudah dirinya memasuki lebih dalam sang istri.Arthur yang awalnya ingin bermain lembut akhirnya di urungkan,karena gairahnya tiba-tiba menuntut nya untuk berbuat lebih, dengan gerakan cepat dia memacu Nayla, jangan tanyakan bagaimana Nayla, Nayla mendapatkan pelepasan nya yang ke sekian kali, hingga membuat dia semakin lemas.


"Bee.... selesai kan....aaah......aku.....lelah" ucap Nayla di sela-sela kegiatan panasnya, dan saat ini posisi nya sudah berganti lagi. Arthur membaringkan tubuh Nayla di atas ranjang, dan menghentak-hentakkan milik nya dengan cepat di atas tubuh Nayla, bahkan dia sudah memegang kedua kaki Nayla dan mengangkat serta meletakkan nya di atas bahunya.


Begitu melihat sang istri yang nampak terlelap,Arthur melepaskan penyatuannya dan mengambil tisu basah untuk membersihkan sisa-sisa pertarungan mereka, Nayla bahkan hanya terdiam saja karena matanya sudah sangat mengantuk, berulang kali Arthur membangunkan Nayla karena takut Nayla pingsan,Namun nyatanya istri kecilnya itu masih bisa menjawab pertanyaan Arthur walaupun hanya dengan suara yang sungguh sangat lirih.


"Aku lelah dan mengantuk Bee" jawab Nayla bahkan hampir tak terdengar.


Setelah membersihkan tubuh Nayla dan menyelimuti tubuh sang istri, Arthur kemudian berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri,setelah membersihkan diri Arthur keluar dari kamar mandi,dia menengok ke jam dinding yang ada di kamar tersebut dan benar saja pertarungannya kali ini melebihi waktu yang biasa mereka gunakan selama ini,tanpa berpikir panjang Arthur mengambil ponselnya lalu menghubungi Max.

__ADS_1


"Max apa yang tadi kau berikan kepadaku tadi?"


Tanya Arthur karena dia mengingat bahwa Max memberikan sebuah pil kepada Arthur,dan Arthur mengira itu adalah vitamin seperti biasa,karena memang biasanya Max yang menyimpan semua keperluannya.


"Obat penambah stamina Ar" kata Max di seberang sama dengan serangan liriknya.


"Oh Tuhan Max!! kau sengaja mengerjai ku???" kata Arthur dengan nada kesal nya.


"Hahahaha..... nikmati kemarahan istri mu besok pagi Ar!" kata Max, ya... di luar jam kerja, Max dan Arthur memang seorang sahabat.dan Max akan lebih santai bila berbicara dengan Arthur.


"Kau membuat Nona kecil ku tak bisa berjalan besok pagi Max!!" ucap Arthur kesal, dan sudah bisa di pastikan, Nayla akan menjadi singa betina yang galak besok pagi karena perbuatan Arthur.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2