
MOHON MAAF SEBELUMNYA PARA READER YANG MASIH SETIA NUNGGU UP DATE NOVEL INI.
AKU NYA LAGI SIBUK BANGET! BANYAK URUSAN YANG HARUS DI SELESAI KAN, MAKLUM MENYAMBUT TAHUN AJARAN BARU.....KEGIATAN DADAKAN DAN TERENCANA SUDAH MENANTI BEBERAPA WAKTU INI.
DI USAHAKAN LANCAR LAGI UPDATE NYA YA....
JANGAN LUPA..LIKE, KOMEN DAN HADIAH DOONGG.... OTHOR SUKA KOPI!!( pecinta kopi sejati! walaupun gak pernah nongkrong di Star⭐bucks 🤪🤪🤪)
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sebuah pesan masuk di ponselnya, dia yang tengah makan malam bersama anaknya di sebuah restoran mewah,karena undangan temannya pun sedikit mengerutkan keningnya, dia benar-benar penasaran dengan isi kiriman di ponselnya. Namun dia merasa tak enak hati dengan temannya, hari ini rencananya dia akan memperkenalkan kedua anak mereka, seperti biasa, acara perjodohan.
---Datanglah ke sana..... setelah melihat video ini---
Begitulah isi pesan yang di dapatkan oleh Abigail, di sertakan sebuah kiriman video di bawahnya. Syahnaz sang anak hanya diam saja, sesungguhnya dia tak ingin sekali berada di sana, mereka sedang bersama seorang wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik, mereka tengah menanti anak dari wanita tersebut yang akan di jodohkan dengan Syahnaz oleh Abigail.
"Permisi....aku ke toilet sebentar" ucap Abigail.
"Oh ..iya...maaf ya, anakku lama ya?" saut wanita itu terlihat tak enak hati.
__ADS_1
"Tidak masalah, ini baru beberapa menit saja, kalau begitu aku permisi dulu" kata Abigail.
"Oh .. silahkan" ujar wanita tersebut sambil tersenyum manis.
Beberapa saat Abigail pergi, Syahnaz nampak berbincang dengan wanita tersebut, bahkan wanita tersebut sudah terlihat tak enak hati, karena beberapa saat setelah kepergian Abigail,sang anak menelpon dan mengatakan kalau dia tak bisa hadir. Betapa leganya hati Syahnaz,namun sebisa mungkin dia menyembunyikan nya,dia takut wanita di depannya tersinggung.
"Syahnaz!! ikut Mama!!" ucap Abigail nampak terburu-buru
"Maaf Nyonya Adrew,saya harus pergi, lain kali kita bisa menjadwalkan ulang, saya ada kepentingan darurat!" lanjut Abigail sambil menyalami tangan wanita tersebut.
"Tidak masalah, silahkan permisi dulu nyonya Abigail!"
"Waaahhhh ada pesta besar rupanya!!"
ucap Abigail dengan tenang ketika dengan mudahnya dia masuk ke dalam pesta perayaan ulang tahun Zeno, Namun tangan nya sudah terkepal kuat ketika melihat kemesraan suaminya dan seorang wanita yang terlihat lebih muda darinya beberapa tahun itu.
Deg.........
Viko seketika membalikkan tubuhnya, dia mengenali betul suara siapa itu.spontan beberapa orang di sekitar nya ikut menoleh.
__ADS_1
"Bigail?...." pekik Viko pelan, dia terlihat sangat kaget melihat Abigail berada di sana, memang Viko akan mengakhiri hubungan mereka, Namun bukan sekarang, rencananya dengan sang ayah belum selesai dia lakukan. Abigail nampak tenang di depan semua orang, walau pun sejatinya dia sangat marah saat ini, lelaki yang bertahun-tahun dia cintai dan dia pertahankan, tak lebih dari seorang penipu, Sekilas ingatan Abigail kembali ke masa lalu, di mana wanita itu begitu memperjuangkan hubungan nya dengan Viko, menyakinkan Papa serta Mama nya,bahwa Viko lelaki terbaik untuk nya,hingga dia harus kehilangan kedekatan nya dengan sang Papa, memunculkan kebencian sedikit demi sedikit pada keluarga nya yang hampir seluruhnya tak setuju dengan keputusan nya.
"Bisa kau jelaskan semuanya?" tanya Abigail pada Viko, namun matanya tertuju pada seorang wanita yang berdiri di samping Viko.
"Kenapa kau ada di sini sayang?" tanya Viko mendekat dan yang masih berpura-pura tak terjadi apa-apa, Viko hanya tak tau saja bahwa Abigail sudah tau semuanya.
Ya.... video yang beberapa waktu tadi di lihat nya, menunjukkan bahwa Viko, lelaki tersebut tengah merayakan hari ulang tahun sang Papa, dia bahkan berkumpul dengan seseorang yang dia kenalkan pada teman-teman nya sebagai istri nya, serta seorang remaja yang dia akui sebagai anaknya.
"Kau penghianat!!! Berani nya kau menghianati ku Viko!!!" bentak Abigail,
Kemarahan nya benar-benar sudah di ubun-ubun, alih-alih menjelaskan semuanya, Viko ternyata masih mencoba mengelak, dan hal itu semakin membuat Abigail marah, Syahnaz hanya dia di belakang sang Mama, dia yang tau semuanya ikut gemetaran, Syahnaz sungguh tak bermaksud ikut membohongi sang Mama, namun keadaan yang meminta nya mengikuti keinginan sang Papa.
"Heh!!!".... Viko menghela nafas nya kasar.
"Jadi kau ingin tau semuanya?" tanya Viko dengan nada santainya,dan hal itu cukup membuat Abigail kaget.
"Kau benar-benar menghianati ku?" tanya Abigail yang tak percaya akan apa yang di katakan Viko.
"Baiklah..... karena kau terlanjur tau, kita akan selesaikan semua nya di sini!"
__ADS_1
bersambung