
👫 : Up nya kok gak normal Thor?
🙆 : Iya...efek puasa, author malah banyak kerjaan!!
👫 : Di usahain up dong Thor!!!!
🙆 : Ini udah usaha banget!!!...tiap hari bangun sebelum subuh...tidur selepas jam 11 malam...udah capek...n otak blank!!!dari pada cerita jadi ngaco, mending sek mampu nya nulis aja....
Mohon dukungan nya ya...di semangat in dong Othor nya 🤭🤭🤭
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Arthur dan Max akhirnya membahas tentang pekerjaan setelah Nayla selesai menikmati makanan nya, dan Arthur yang tak mau di tinggal Nayla,pada akhirnya meminta Nayla tidur di pangkuan nya, Nayla menjadikan paha Arthur sebagai bantalan kepala nya, dan Nayla tidur nyenyak menghadap ke arah perut Arthur sambil memeluk pinggang sang suami.
"Aku mendapatkan informasi dari Praz, asisten Morgan" kata Max setelah selesai memeriksa pekerjaannya.
"Kau sudah benar-benar yakin dia orangnya?" tanya Arthur.
"Hemmmmm....dendam lama!" kata Max.
Arthur nampak menghela nafas nya pelan, Jujur dia belum bisa menyaksikan kehancuran dan perpecahan keluarga Hernandez saat ini, Arthur masih ingin bergerak sendiri,tanpa melibatkan keluarga besar nya, seperti yang selama ini dia lakukan, tanpa sepengetahuan keluarga Hernandez.
"Jadi dia yang lebih berbahaya?" tanya Arthur pada Max.
"Ya......Dia sepertinya tak terlalu berminat dengan kekuasaan keluarga Hernandez, tapi lebih kepada kehancuran keluarga?" saut Max.
"Lalu bagaimana rencana kita?" tanya Arthur
__ADS_1
" Seperti nya keputusan kita untuk memanfaatkan gadis itu cukup tepat! aku akan mencoba mendekati dia, dia sangat menyayangi gadis itu!" jawab Max.
"Apa kau akan baik-baik saja?" tanya Arthur, pasalnya mereka tak pernah sekalipun memakai cara seperti itu dalam mengatasi segala masalah.
"Harus ada yang di korban kan dalam segala hal!!" ucap Max dengan penuh keyakinan.
Akhirnya mereka mulai menyusun rencana untuk menghancurkan musuh keluarga Hernandez, Arthur yang selama ini diam hanya untuk menjadi keutuhan keluarga Hernandez,kini rasanya sudah tidak bisa lagi membiarkan musuh berkeliaran dengan bebas.Arthur merasa dia harus segera bertindak.
"Baiklah,aku pulang saja! besok Nona kecil ini harus ke dokter kandungan" kata Arthur sambil menggendong Nayla yang sudah tertidur.
"Hemmm, aku akan ke kantor terlebih dahulu, Ariel akan mengantar mu besok" kata Max sambil berjalan dan membuka pintu apartemen untuk Arthur.
###########
"Waaahh ini benar-benar kejutan Tuan Arthur!" kata dokter Alana.
"Maksud nya?" tanya Arthur yang sedang berada di samping Nayla yang sedang di periksa.
"Benarkah?" kali ini Nayla yang bersemangat, dia tak tau bahwa setelah mendengar berita tentang bayi kembar nya, Arthur akan semakin posesif padanya.
"Benar Nona, anda mendapatkan dua bayi sekaligus!" kata Alana.
'' Lalu..... apa saja yang boleh dan tak boleh dia makan? lakukan? atau apapun itu!" tanya Arthur.
"Nona masih bisa memakan apa saja, tapi hindari minuman beralkohol dan segala jenisnya, selebihnya... apapun itu tidak masalah" jawab Alana.
"Se*ks?..... bagaimana? apa masih boleh melakukan nya?" tanya Arthur dengan tenang, padahal hal itu sudah membuat Nayla bersemu karena malu, dengan vulgar nya, Arthur menanyakan hal itu, sebenarnya bukan hal yang harus membuat malu, namun Nayla masih merasa malu dengan pertanyaan Arthur pada Alana, Dokter kandungan nya.
__ADS_1
"Tentu saja boleh Tuan, asal dengan posisi dan dengan tempo yang lebih pelan dan tidak kasar" Jawab Alana,sambil tersenyum manis ke arah Nayla, karena dia menyadari bahwa Nayla tengah merasa malu.
"Tidak! hanya beberapa ronde saja!" saut Arthur dengan tenang, Alana bahkan sampai di buat menelan salivanya sendiri.
"Se-sebaiknya...se-sekali permainan hanya satu ronde saja Tuan,....i-itu hanya saran saja!" kata Alana entah mengapa dia tiba-tiba gugup.
"Kenapa kau yang menentukan urusan ranjang ku Dokter Alana?" kata Arthur dengan sedikit memiringkan kepalanya dan dengan wajah yang cukup menakutkan untuk Alana.
"Hah??''
"Bee.....diam!" kata Nayla penuh penekanan dengan tatapan tajam ke Arthur.Nayla tau bahwa dokter Alana sudah mulai tak nyaman dengan tatapan mata tajam Arthur.
"Sudahlah sayang .... ayo Kita pulang!" ajak Arthur sambil berdiri hendak meninggalkan tempat tersebut.
"Tunggu Bee!!..... dokter Alana... terimakasih, kira-kira kapan aku periksa lagi?" tanya Nayla
"Anda harus periksa satu bulan sekali Nona, jadi sampai jumpa bulan depan .....dan ini.....resep vitamin yang harus anda konsumsi, saya memberikan resep terbaik untuk anda!" kata Alana sambil melebarkan senyuman nya.
"Terima kasih dokter"
Pada akhirnya Nayla dan Arthur meninggalkan ruangan Alana, dan ketika pintu tertutup Alana benar-benar menghela nafasnya lega, dia tahu bahwa pemilik Rumah sakit dimana dia bekerja adalah Arthur, dan ini kali pertama dia bertatap muka langsung Arthur,jika semua orang di rumah sakit mengatakan bahwa Arthur adalah lelaki yang sangat cuek, dingin dan juga datar,namun ketika dia bertemu langsung dengan Arthur, maka yang dia dapat adalah lelaki yang memang benar-benar sangat cuek, dingin dan juga datar dan jangan lupa kan mulutnya yang juga ternyata sangat pedas bila berbicara!.
"Ariel!....lama tak jumpa...apa kabar mu?" tanya Nayla ke ketika melihat Ariel membukakan pintu mobil untuk dunia dan juga Arthur memang beberapa waktu ini Ariel meminta izin kepada kartu untuk mengurus beras sedangkan Nayla Ariel sengaja mengirimkan Bodyguard perempuan untuk menggantikannya namun saat ini Pras sudah baik-baik saja dan bisa melakukan aktivitasnya sendiri maka Ariel kembali menjadi Bodyguard sekaligus asisten Nayla
"saya baik Nona!" saut Ariel.
"Sebentar lagi aku akan menjadi nyonya....aku sedang hamil Riel!!" ucap Nay antusias.
__ADS_1
"Selamat nyonya!! saya ikut senang" jawab Ariel dengan antusias pula.
bersambung