
...Revan sampai di kantor sekitar 25 menit kemudian, Revan lantas bergegas memasuki kantor menuju ke ruangannya....
" Pagi pak" ucap beberapa karyawan yang berpapasan dengan Revan.
" Pagi" ucap Revan singkat sambil terus berjalan menuju ruangannya.
...Revan lantas memasuki lift dan menuju ke lantai atas....
" Semoga saja semuanya bisa selesai dengan cepat tanpa merugikan pihak manapun " ucap Revan dalam hati ketika berada di dalam lift.
Ting
...pintu lift perlahan terbuka setelah terdengar bunyi ting menggema memenuhi bagian dalam lift....
...Revan lantas keluar dari lift dan melangkah menuju ruangannya....
" Pagi pak" sapa Wili tepat berada di pintu ruangan Revan dan langsung membukakan pintu untuk Revan.
" Bagaimana perkembangan rumor itu?" tanya Revan langsung pada intinya ketika ia sudah menduduki kursi kebesarannya.
" Semua sudah clear tuan, sesuai dugaan kita Manda adalah pelaku penyebaran rumor tersebut" ucap Wili kepada Revan
" Kalau begitu panggil Manda dan Anita ke sini" ucap Revan dengan senyum menyeringai menatap lurus ke depan.
" Baik tuan" ucap Wili kemudian melangkah pergi dari ruangan Revan untuk memanggil Manda dan Anita.
...Beberapa menit kemudian Wili kembali ke ruangan kerja Revan dengan membawa Anita dan juga Manda di belakangnya....
...Melihat kedatangan ketiganya Revan lantas bangkit kemudian memutari mejanya dan berhenti tepat di depan meja dengan tangan yang di lipat di atas dada bidang miliknya....
" Kalian tahu kenapa aku memanggil kalian ke sini?" tanya Revan pada ke duanya.
" Tidak tuan" jawab Anita dan Manda hampir secara bersamaan.
__ADS_1
" Apa pak Revan tahu ya... kalau aku yang menyebarkan gosip tersebut?" ucap Manda dalam hati
" Rasain kamu Manda, pasti pak Revan akan marah besar padamu" ucap Anita dalam hati
" Manda ... menurutmu hukuman apa yang tepat untuk seorang penyebar rumor tanpa tahu kebenarannya?" ucap Revan bertanya kepada Manda
" Eh pak Revan belum tahu ya? kok dia santai banget" ucap Manda dalam hati
" Tidak ada hukuman yang setimpal kecuali itu berbalik padanya pak" ucap Manda dengan penuh percaya diri
...Revan yang mendengar ucapan Manda lantas tersenyum miring karena ucapan wanita ini benar benar tak terkontrol dan seenaknya....
" Lantas bagaimana menurutmu Anita?" tanya Revan pada Anita dengan pertanyaan yang sama.
...Anita yang mendapat pertanyaan tersebut lantas langsung mendongak dan berpikir keras karena ia yakin selalu ada maksud dari ucapan Revan jika sampai ia salah menjawab dan tidak sesuai dengan keinginan Revan yang ada malah dia yang kembali mendapat tuduhan tersebut meski Anita tak pernah melakukannya sekalipun....
" Jika menurut saya, tidak ada hukuman yang setimpal selain ia sendiri yang membersihkan rumor yang telah tersebar dari mulutnya." ucap Anita dengan gugup
...Revan yang mendengar hal tersebut lantas kembali tersenyum dan kemudian bertepuk tangan dengan keras yang lantas membuat Anita, Manda, bahkan Wili mendadak menjadi bingung dengan tingkah bosnya....
" Apa maksud pak Revan?" ucap Anita dan Manda dalam hati hampir bersamaan.
" Wil tunjukan rekaman CCTV nya sekarang" ucap Revan pada Wili
...Wili yang mendengar perintah Revan lantas langsung memutar rekaman CCTV pada saat di basement kantor....
...Melihat rekaman tersebut seketika Manda menjadi pucat pasih dan berkeringat dingin karena ia yakin kali ini Revan tidak akan memberinya ampun atas masalah yang telah ia perbuat....
" Mati aku!" ucap Manda dengan raut wajah yang pucat.
" Bagaimana kamu menjelaskan ini Manda?" ucap Revan sambil tersenyum menatap ke arah Manda.
...Atmosfir di dalam ruangan mendadak menjadi suram ketika pertanyaan Revan terlontar ke arah Manda....
__ADS_1
" Untung saja bukan aku yang melakukannya" ucap Anita dalam hati
" Sa..ya...saya..." ucap Manda tergagap saking gugupnya
" Kenapa ? apa sekarang kau mendadak menjadi bisu? ha?" bentak Revan yang lantas membuat Anita dan Manda terkejut mendengarnya.
" Astaga salah cari lawan aku kayaknya" ucap Manda lagi dalam hatinya tidak berani membantah Revan.
...Revan lantas mengambil sebuah map dan langsung melemparnya ke arah Manda....
...Manda dan Anita lantas menatap bingung map tersebut tanpa berani ada yang menyentuhnya....
" Apa lagi yang kamu tunggu? buka map itu!" bentak Revan yang lantas membuat suaranya langsung menggema memenuhi ruangan.
...Mendengar bentakan Revan, Manda lantas langsung mengambil map tersebut dengan tangan yang gemetar, saat map tersebut terbuka Manda semakin di buat pucat dan berkeringat dingin pasalnya isi map tersebut adalah segala bukti tindak penyelewengannya termasuk juga hubungan gelap terhadap beberapa direktur serta pemegang saham untuk memudahkan aksinya....
...Sedangkan Anita yang juga melihat isi map tersebut lantas terkejut dan tidak percaya bahwa Manda benar benar sekotor itu....
" Dapat dari mana pak Revan semua ini? bukankah aku sudah bermain secantik mungkin?" tanya Manda dalam hati kepada diri sendiri
" Bagaimana Manda? apa kamu suka? aku memberimu waktu seminggu untuk membersihkan namaku setelah itu angkat kaki dari perusahaan ini, dan satu hal lagi jangan harap kamu akan di terima di perusahaan manapun ketika kamu sudah resmi keluar dari sini, itu adalah hadiah dariku selamat menikmati hadiah itu" ucap Revan dengan senyum iblis menghiasi wajahnya.
" Dan untuk kamu Anita, selamat karena kamu naik jabatan menjadi Direktur umum pemasaran menggantikan Manda, dan itu juga hadiah dariku" ucap Revan lagi
" Saya pak? apa bapak yakin?" tanya Anita tidak percaya
" Ya, saya sudah lihat kinerja mu dan tidak ada salahnya kamu naik ke posisi itu karena kamu lebih layak menyandang gelar Direktur umum pemasaran daripada dia yang mendapatkannya dengan jalan kotor." ucap Revan dengan nada menyindir Manda
" Sialan" ucap Manda dalam hati sambil menatap benci ke arah Revan dan Anita.
" Oh satu hal lagi, asal kalian tahu aku sudah bercerai dengan Iriana 5 tahun yang lalu dan aku menikah lagi dengan Reina pun baru satu tahun belakangan ini, jadi aku ingin memberitahu kepada kalian bahwa Reina bukan pelakor seperti yang kamu katakan Manda, aku harap semua rumor itu clear dalam waktu seminggu. Jika aku masih mendengar rumor buruk tentang Reina menyebar, walau kau bersembunyi di lubang tikus sekalipun aku akan tetap menyeretmu dan menemukanmu" ucap Revan dengan penekanan di setiap kata katanya.
" Jadi pak Revan sudah lama bercerai dengan bu Iriana? tapi mengapa bu Iriana tidak mengatakan apapun waktu itu?" sesal Manda dalam hatinya
__ADS_1
" Jadi pak Revan sudah bercerai cukup lama dengan bu Iriana? wah daebak bahkan satu perusahaan tidak ada yang mengetahui hal itu" ucap Anita dalam hati yang juga terkejut akan ucapan Revan.
Bersambung