Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku
Bab 77 Pria itu ....


__ADS_3

Kediaman Iriana


...Pagi itu Iriana bangun seperti biasa hari ini ia berniat untuk datang ke kantor Revan untuk mencoba merayu Revan kembali. Entahlah apa yang sebenarnya Iriana rasakan saat ini hanya saja Iriana tidak suka jika melihat Revan bahagia itu membuatnya seakan merasakan penyesalan yang begitu mendalam karena meninggalkan Revan apalagi melihat Saina yang begitu bahagia ketika bersama Reina dan Revan semakin membuatnya merasa cemburu akan kebahagian mereka....


" Apa yang bisa aku harapkan dari Gerald? bahkan Saina yang jelas jelas anak kandungnya saja Gerald tak perduli apalagi denganku. Yang ada dipikirannya hanya Reina Reina dan Reina benar benar sial bahkan 2 laki laki yang ku inginkan semua tergila gila pada Reina. Apa sih pesona dia hingga semua laki laki selalu lebih memilihnya ketimbang aku." ucap Iriana pada diri sendiri sambil meletakkan gelas yang berisi jus yang sedari tadi diminumnya.


Iriana kemudian berjalan ke ruang tamu untuk mencari ibunya.


" Ma... mama? mama dimana?" teriak Iriana memanggil Erika namun tidak kunjung ketemu.


...Iriana kemudian berjalan ke arah kamar Erika berharap menemukannya disana....


...Iriana membuka pintu kamar Erika dan menelusuri semua ruangan di kamar itu....


" Apa mama di kamar mandi? ma...... mama dimana sih." ucap Iriana yang mulai kesal mencari keberadaan ibunya.


...Karena kesal tak kunjung menemukan ibunya akhirnya Iriana berhenti tepat di meja rias sang ibu mencari sisir untuk menata kembali rambutnya yang sudah berantakan sebelum bertemu Revan....


...Iriana membuka laci meja rias satu persatu namun tidak menemukan sisir di manapun, sampai Iriana kemudian membuka laci paling ujung di bagian bawah meja rias namun bukannya sisir yang ia temukan Iriana malah melihat sebuah foto pernikahan yang tentu saja wanita yang difoto tersebut adalah Erika ibunya namun laki laki yang di sebelahnya kenapa Iriana merasa seperti tidak asing dengan wajah pria di samping ibunya....


" Aku seperti pernah melihat pria ini namun dimana ya.." ucap Iriana sambil berpikir di mana Iriana melihatnya.


...Lama Iriana berpikir sampai tiba tiba terdengar suara pintu kamar terbuka, Iriana yang terkejut lantas langsung menyembunyikan foto tersebut pada saku celananya kemudian berbalik melihat siapa yang membuka pintu....


" Mama..." ucap Iriana dengan sedikit gugup karena melihat mamanya yang datang.


" Kamu kenapa kesini nak?" ucap Erika sambil menatap anaknya karena memang Iriana terhitung jarang sekali memasuki kamarnya.

__ADS_1


" Anu ... tadi Iriana mencari mama namun tidak ketemu akhirnya karena sudah sampai di kamar mama sekalian saja Iriana membenarkan rambut disini." ucap Iriana


" Oh begitu, mama tadi habis dari gudang belakang untuk mencari pemotong rumput mungkin mama tidak dengar saat kamu panggil tadi." ucap Erika


" Oh begitu ya ku kira mama pergi kemana, ya sudah aku ke kamar dulu ya ma soalnya sebentar lagi aku mau pergi keluar."


" Iya, jangan pulang terlalu malam" ucap Erika mengingatkan


" Siyap bos" ucap Iriana kemudian berlalu dan langsung pergi ke kamarnya.


...Iriana memasuki kamarnya kemudian melangkah menuju balkon kamarnya....


" Apa dia ayahku?" ucap Iriana dengan lirih sambil terus memandangi foto pernikahan orang tuannya.


...Iriana memang tidak tahu dengan pasti bagaimana wajah ayahnya dulu hanya samar samar namun Iriana juga tidak yakin dengan ingatannya. Iriana pernah bertanya pada Erika tentang siapa ayahnya dan bagaimana rupanya, namun Erika tidak pernah mau menjawabnya dan hanya mengatakan untuk apa mencari orang yang sudah mati benar benar membuang waktu. Semenjak saat itu Iriana sudah tidak lagi menanyakan perihal ayahnya jika ibunya saja bersikap seperti itu pasti ada sesuatu yang sudah terjadi dan tidak diketahuinya terlepas apakah ayahnya masih hidup atau bahkan benar benar mati....


...Iriana kemudian menoleh ke bawah sambil terus memegangi foto itu sampai kemudian tatapannya terhenti pada rumah di seberangnya Iriana melihat seseorang yang sama dengan di foto meski agak berbeda karena perbedaan usia antara orang yang difoto dengan orang yang dilihatnya namun Iriana yakin bahwa orang itu adalah orang yang sama....


" Kebetulan macam apa ini, bukankah mereka orang yang sama? aku yakin itu, aku akan mencari tahu segalanya. Urusan Revan biar ku tunda dulu karena ada yang lebih penting dari itu, semoga Gerald tidak mengetahuinya." ucap Iriana kemudian masuk ke dalam.


…............................................


Mansion milik Revan


...Revan tengah menunggu kedatangan Wili diruang kerjanya untuk membawa hasil dari apa yang diminta Revan kemarin....


Tok tok tok

__ADS_1


" Masuk " ucap Revan dari dalam ruangan.


...Wili kemudian masuk kedalam ruangan dengan membawa beberapa map juga tablet smartphone berukuran cukup besar....


" Apa sudah kau dapatkan wil apa yang ku minta?" tanya Revan langsung pada intinya ketika melihat kedatangan Wili.


" Sudah tuan, setelah saya teliti ternyata ini lebih rumit dari yang kita kira." ucap Wili


" Apa maksudmu wil? katakan dengan jelas" ucap Revan.


...Mendengar ucapan Revan kemudian Wili langsung memberikan dua lembar foto di mana foto pertama adalah foto pernikahan Iskandar dengan Erika sedangkan foto yang kedua foto pernikahan Iskandar dengan Shella....


Melihat kedua foto tersebut Revan kemudian menatap Wili.


" Aku sudah mengetahui yang ini aku menginginkan info lainnya." ucap Revan


...Wili kemudian memberi Revan dua map yang berisi data kelahiran seorang bayi dari dua rumah sakit yang berbeda. Revan yang melihat hal itu tentu mengerutkan keningnya sedikit bingung....


" Sebelumnya saya juga bingung dengan dua informasi ini namun setelah saya selidiki lebih dalam lagi saya menemukan sebuah fakta bahwa nyonya Erika dan nyonya Shella mengandung dalam waktu yang sama, memang tidak ada yang aneh dalam hal itu tapi yang membuat saya curiga adalah bayi nyonya Erika meninggal dengan tidak wajar atau di luar logika memang benar nyonya Erika sempat pendarahan pasca persalinan namun dari data yang tertulis di situ bayi yang dilahirkan nyonya Erika dalam keadaan sehat bisa dipastikan bahwa bayi itu masih hidup dan tidak meninggal." ucap Wili kemudian menghela nafas dan melanjutkannya lagi.


" Karena hal itu sangat aneh saya kemudian mencari info kelahiran bayi nyonya Shella dan hal yang tidak saya duga ternyata bayi yang dilahirkan nyonya Shella saat itu meninggal dunia bahkan ketika masih berada dalam kandungan. Bukankah itu aneh tuan?" ucap Wili kemudian menatap Revan yang sedari tadi hanya diam mendengarkan.


" Jadi menurutmu ada kemungkinan bayi mereka ditukar?" ucap Revan kemudian sambil mengetuk ketukan jarinya pada meja.


" Betul sekali tuan dan yang lebih membuat saya terkejut lagi adalah seseorang yang menukar bayi mereka adalah tuan Iskandar sendiri." ucap Wili


...Revan yang mendengar perkataan Wili sontak terkejut dengan fakta baru tersebut Revan benar benar tidak menyangka bahwa ayah mertuanya bisa melakukan hal sekeji itu....

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2