Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku
Bab 120 Kejutan dinner mewah


__ADS_3

...Sementara itu di dalam kamar Reina menunggu Revan dengan bibir yang sudah monyong karena Revan tak kunjung datang juga ke kamar padahal saat ini sudah pukul 7 malam....


" Revan kemana sih betah banget di luar, bete deh aku kan mau siomay .... siomay...." gerutu Reina karena tidak kunjung melihat Revan masuk ke dalam kamar juga.


Tok tok tok


" Ha jangan jangan itu Revan" ucap Reina kala mendengar pintu kamar di ketuk oleh seseorang.


" nya ini si mbok " ucap mbok Yem dari luar kamar.


" Yah .. bukan Revan toh" ucap Reina dalam hati dengan raut wajah kecewa.


" Masuk aja mbok" ucap Reina dari dalam kamar


...Beberapa menit kemudian setelah Reina mengatakan hal tersebut suasana di kamar tampak hening mbok Yem yang di suruh Reina masuk sedari tadi malah tetap di luar dan tidak bergerak....


" Loh mbok kok gak masuk ke dalam?" tanya Reina lagi


" Anu... bagaimana saya bisa masuk jika pintu kamarnya di kunci nya?" ucap mbok Yem dengan polosnya


" Astaga, pantas saja Revan dari tadi gak masuk masuk orang pintu kamarnya aku kunci... Reina Reina oon banget sih" ucap Reina pada diri sendiri sambil terkekeh geli.


Cklek


" Ada apa mbok?" ucap Reina sambil membuka pintu kamarnya


" Tuan menyuruh nyonya untuk bersiap karena di bawah Wili sudah menunggu, hendak mengantar anda" jelas mbok Yem


" Ha? mengantar saya ke mana mbok?" tanya Reina dengan bingung sambil menatap ke arah mbok Yem.


" Waduh saya gak tahu soal itu nya" ucap mbok Yem


" Ya udah saya ganti baju dulu habis ini langsung turun" ucap Reina


" Iya, saya permisi dulu nya" ucap mbok Yem


...Setelah kepergian mbok Yem Reina lantas masuk kembali ke kamar dan langsung menuju walk in closet untuk memilih baju yang cocok untuknya....


" Baju ini bagus gak sih...?" tanya Reina pada diri sendiri sambil mematut dirinya di cermin.


" Oke lah ya... lumayan gak jelek jelek amat aku.." ucap Reina lagi kemudian berjalan ke arah kamar mandi untuk mengganti baju.


...Setelah beberapa menit kemudian Reina turun ke bawah menggunakan Dress longgar dengan panjang di bawah lutut berwarna soft pink di padu dengan sepatu kets berwarna putih membuat tampilan Reina terlihat sederhana namun tetap menawan dan cantik, Reina sengaja memakai sepatu kets karena perutnya yang sudah besar tentu tidak mungkin bukan jika Reina menggunakan heels saat ini....


" Silahkan nyonya" ucap Wili sambil membukakan pintu mobil untuk Reina.

__ADS_1


" Wih berasa queen nih aku..." ucap Reina dalam hati sambil melangkah masuk ke dalam mobil.


...Beberapa saat kemudian Wili lantas masuk ke kursi pengemudi dan bersiap melajukan mobilnya....


" Mau ke mana kita Wil?" tanya Reina


" Anda akan tahu nanti" ucap Wili dengan singkat


" Dasar kulkas..... percuma juga aku bicara padanya.. Wili kan fotokopiannya Revan, mana pernah ngomong kalau gak sama orang terdekatnya" gerutu Reina dalam hati karena pertanyaannya hanya di balas teka teki oleh Wili.


...Beberapa menit kemudian mobil yang di kendarai Wili sampai di sebuah hotel mewah bintang lima yang terdapat di pusat ibu kota....


" hotel? ngapain? jangan jangan pikiran mesum Revan kembali muncul lagi nih" ucap Reina dalam hati ketika melihat mobil yang di kendarai Wili berhenti di lobi hotel.


" Silahkan turun nyonya" ucap Wili sambil membukakan pintu sehingga membuyarkan lamunan Reina.


" eh iya.." ucap Reina kemudian turun sesuai dengan arahan Wili.


" Antar kan nyonya ini ke lantai 3 " ucap Wili pada salah satu staf hotel di sana.


" Baik tuan" ucap staf tersebut yang sudah mengenal Wili sebagai asisten Revan karena memang hotel yang di datangi Wili merupakan salah satu hotel yang di kelola oleh keluarga Mahendra.


" Mari nyonya" ucap staf tersebut sambil menunjukkan jalan kepada Reina.


...Reina dan staf tersebut berjalan memasuki lift dan kemudian menekan tombol 3 di lift tersebut....


ting


...Ketika pintu lift terbuka staf tersebut kemudian kembali memandu Reina untuk mengikuti langkahnya hingga sampailah di sebuah restoran hotel yang di dekorasi oleh bunga mawar putih kesukaan Reina....


" Sudah sampai nyonya, saya permisi" ucap staf tersebut kemudian melangkah pergi meninggalkan Reina.


...Mata Reina benar benar terpukau kala melihat dekorasi restoran tersebut benar benar cantik layaknya sebuah dekorasi pesta pernikahan....


" Aaaa Revan manis sekali..." teriak Reina dalam hati kala melihat sekeliling Restoran.


" eh hanya aku seorang nih? benar benar di booking? wah..." ucap Reina lagi dalam hati dengan mata yang semakin berbinar kala melihat sekeliling begitu kosong dan hanya ada Reina dan beberapa pengiring musik di sana.


...Belum berhenti dari rasa berbunga dan bahagianya, tiba tiba saja Reina kembali di buat terpukau akan lampu Restoran yang mendadak menjadi redup sedangkan dari arah panggung langsung nampak cahaya yang begitu terang dengan Revan yang sudah berdiri di atas panggung dengan memegang sebuah mik....


" Cek cek ....Untuk istriku Reina yang selalu menemaniku baik susah maupun senang, baik tawa maupun sedih, aku sungguh mencintaimu sepenuh hatiku dan aku benar benar bersyukur telah di pertemukan dengan dirimu walau pertemuan kita mungkin terlambat dan harus melalui berbagai macam cobaan....aku harap kamu tidak akan menyesal hanya karena batu kerikil yang menerjang pernikahan kita ...." ucap Revan diatas sana mengungkapkan isi hatinya


" Revan..." ucap Reina yang terharu akan kata kata dari Revan


"... Tapi aku yakin tidak ada kata terlambat untuk cinta, aku bahagia bersamamu....jadilah pasangan terakhirku dan mari kita menua bersama....lagu ini ku persembahkan khusus untukmu... " imbuh Revan sambil tersenyum ke arah Reina.

__ADS_1


...Setelah mengatakan sepatah dua kata perasaannya, Revan kemudian lantas turun ke bawah dan melangkah mendekat ke arah Reina dengan diiringi irama musik yang lantas membuat langkah kaki Revan kian terasa sangat romantis bagi Reina....


" Lagu ini.... lagu yang selalu ku impikan akan ada seorang pangeran yang menyanyikannya untukku kelak, dan sekarang semua menjadi kenyataan ...pangeran itu dia adalah Revan Alexi Mahendra yang saat ini bersetatus menjadi suamiku." ucap Reina dengan mata berbinar menatap ke arah Revan yang melangkah semakin mendekat ke arah Reina.


Kau begitu sempurna, di mataku kau begitu indah


Kau membuat diriku akan selalu memujamu


Di setiap langkahku, 'ku 'kan selalu memikirkan dirimu


'Tak bisa 'ku bayangkan hidupku tanpa cintamu


Janganlah kau tinggalkan diriku


Takkan mampu menghadapi semua


Hanya bersamamu 'ku akan bisa


Kau adalah darahku


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku, lengkapi diriku


Oh, sayangku, kau begitu sempurna


Sempurna


Kau genggam tanganku saat diriku lemah dan terjatuh


Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku


Janganlah kau tinggalkan diriku


Takkan mampu menghadapi semua


Hanya bersamamu 'ku akan bisa


Kau adalah darahku


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku, lengkapi diriku


Oh, sayangku, kau begitu sempurna

__ADS_1


Sempurna


Bersambung


__ADS_2