Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku
Bab 70 Iblis dalam dirimu


__ADS_3

...Semua adegan dibawah ini mengandung unsur 18+ jadi dimohon untuk para pembaca lebih bijak lagi dalam memilih bacaan....


...Selamat membaca...


................................................


" Sial kau Revan lagi lagi selalu saja kau yang menang benar benar licik" ucap Iriana dengan nada emosi sambil sesekali memukul kemudinya.


...Ketika Iriana sedang marah karena lagi lagi Revan selalu bisa mendahuluinya atau bahkan lebih tepatnya selalu saja berhasil lolos dari jeratan Iriana, tiba tiba saja ponselnya berbunyi membuyarkan amarahnya yang tengah memuncak....


Call on


" Apa kau selalu membuatku menunggu ha.." ucap Gerald di seberang sana dengan nada yang emosi.


" Iya baby bersabarlah aku akan segera kesana." ucap Iriana pada Gerald.


" Segera datang kemari!! aku paling tidak suka menunggu terlalu lama camkan itu baik baik" ucap Gerald lalu menutup sambungan telponnya secara sepihak.


" Benar benar sial sekali aku hari ini" ucap Iriana kemudian melajukan mobilnya pergi menuju mansion milik Gerald.


...Iriana melajukan kendaraannya dengan kecepatan yang lumayan tinggi karena ia takut Gerald akan marah jika Iriana terlambat datang sesuai permintaannya....


...Iriana sampai di mansion Gerald sekitar 20 menit. Iriana kemudian langsung bergegas masuk kedalam untuk menemui Gerald....


...Iriana lantas langsung menuju ke kamar Gerald karena itu sudah menjadi salah satu kebiasaan Iriana ketika ke mansion Gerald ia pasti akan pertama kali mengunjungi kamar Gerald untuk mencari keberadaan Gerald di sana....


...Ketika sampai di depan kamar Gerald Iriana mulai memegang handel kamar lalu memutarnya, disaat pintu sudah terbuka sekitar seperempat anehnya ada suara d*s*han dari dalam dan itu membuat Iriana kemudian dengan reflek langsung mendorong pintu kamar yang baru di buka seperempat itu....

__ADS_1


...Di saat pintu sudah terbuka dengan lebar Iriana dikejutkan dengan adegan tidak senonoh dimana Gerald telah bertelanjang bulat duduk di pinggir ranjang sedangkan di bawahnya terdapat 2 wanita yang memakai pakaian semacam lingerie namun lebih terbuka lagi sedang berjongkok dan memasang pose s*xy sambil berebut menikmati junior milik Gerald, bukankah itu sangat menjijikkan?...


" Gerald!! apa apaan ini? kamu menyuruhku segera datang hanya untuk melihat ini ha?" ucap Iriana dengan keras membentak Gerald.


...Gerald yang mendengar bentakan Iriana hanya tersenyum miring kemudian tetap melanjutkan kegiatannya kembali....


" Kenapa? apa kamu juga menginginkannya? mari bergabung kita lihat siapa diantara kalian bertiga yang dapat memuaskan ku." ucap Gerald dengan tertawa.


" Kau benar benar gila" ucap Iriana kemudian berjalan mendekat ke arah Gerald dan menjambak kedua wanita tersebut lalu menyeretnya keluar dan langsung membanting pintu kamar dengan keras.


...Gerald hanya memperhatikan tingkah Iriana lagi lagi yang dilakukan Gerald hanya tersenyum memandang ke arah Iriana....


" Bagus aku baru menyukai ini aku berhasil membuat jiwa iblis mu keluar, tidak sia sia aku membawa kedua j*l**g itu masuk dan mencicipi juniorku, begitu menggelikan namun itu pantas dan tidak sia sia. Aku menantikan bagaimana Iriana akan bertindak semakin brutal dalam menangkap Revan." ucap Gerald dalam hati sambil terus tersenyum tipis.


" Kau benar benar keterlaluan ge, dimana lagi letak kurang ku hingga kamu lebih memilih kedua ****** itu?" ucap Iriana ketika suasana kamar menjadi hening.


...Mendengar hal itu bukannya menjawab Gerald malah bangkit berdiri dan mengambil handuk kimono kemudian memakainya....


" Ge kumohon." ucap Iriana dengan memelas


" Kekuranganmu adalah sikap sok suci mu itu yang selalu menutupi iblis di dalam dirimu, Jika kau hanya ingin menjadi seorang munafik lebih baik kau pergi jangan datang kemari lagi." ucap Gerald dengan memandang jijik ke arah Iriana.


" Apa maksudmu ge?" ucap Iriana tidak mengerti akan arah pembicaraan Gerald.


" Apa kau pikir aku tidak tahu apa saja yang kau lakukan selama ini? persaingan tidak sehatmu, memanfaatkan koneksi ku, balik nama vila milikku menjadi milikmu, provokasi dan masih banyak hal lain lagi. Kau pikir aku buta selama ini? kau benar benar salah Iriana. Tidak disangka selama ini bukan anjing kecil manis yang ku pelihara melainkan king kobra yang siap akan menggigitku kapan pun." ucap Gerald dengan senyum penuh arti.


...Iriana yang mendengar hal itu tentu saja terkejut ternyata Gerald benar benar tau segalanya....

__ADS_1


" Ge..... ge .... kamu kamu kamu" ucap Iriana dengan terbata.


...Gerald yang mendengar suara Iriana yang tergagap lantas bangkit dan berjalan mendekat ke arah Iriana....


...Melihat Gerald yang semakin mendekat ke arahnya Iriana perlahan mundur ke belakang bermaksud menghindari Gerald karena Iriana tahu betul seperti apa sifat Gerald ketika dia marah....


...Iriana semakin mundur sedangkan Gerald semakin maju sungguh sangat bertolak belakang, sampai kemudian Iriana tidak bisa mundur lagi karena tubuhnya sudah mentok membentur dinding kamar milik Gerald, bulir bulir keringat dingin mulai menetes di dahinya ketika melihat Gerald semakin mendekat dengan senyum yang mengerikan....


...Setelah jarak keduanya sudah terkikis habis dan hanya menyisakan sedikit ruang antara Gerald dan Iriana, Gerald kemudian langsung menciumi leher Iriana dengan brutal sambil menghisapnya cukup kuat yang tentu saja membuat Iriana sedikit kesakitan....


...Cukup lama Gerald menyesapi setiap inci area leher Iriana sedangkan Iriana hanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan Gerald....


...Tidak sampai di situ Gerald kemudian menarik tangan Iriana dan langsung melemparnya hingga tersungkur ke ranjang dengan cukup keras....


" Ge maafkan aku, aku hanya takut kamu tinggalkan jadi aku berjaga jaga sebelum itu." ucap Iriana memberi penjelasan sambil berusaha bangkit dari ranjang.


...Gerald hanya tersenyum mendengar hal itu kemudian menunduk mendekat ke arah Iriana dan membisikkannya sesuatu....


" Kamu tahu sesuatu yang menarik dan membuatku bahagia." bisik Gerald tepat di telinga kiri Iriana kemudian dengan sengaja menggigit ujung telinga Iriana yang membuat Iriana langsung berteriak kesakitan.


" Awww sakit Ge" ucap Iriana


" hahahaha hal yang membuatku bahagia adalah karena aku berhasil melahirkan sosok iblis dalam dirimu, apa kamu tidak menyadarinya? dasar bodoh" ucap Gerald sambil tertawa menggelegar yang langsung menggema di ruangan itu membuat suasana semakin mencekam.


" Apa maksud Gerald dengan mengatakan itu?" ucap Iriana dalam hati yang tidak mengerti ucapan Gerald barusan.


" Aku menyukainya, teruskan sifat iblis mu itu jika hanya vila tentu aku akan memberikannya itu hanya secuil dari hartaku dan tidak ada apa apanya. Hanya satu yang aku inginkan dapatkan Revan dengan caramu atau aku yang akan menyingkirkannya sendiri." ucap Gerald dengan nada yang mengerikan membuat Iriana langsung begidik ngeri mendengarnya.

__ADS_1


" Kamu tenang saja ge a...ku akan mendapatkan Revan kembali jadi kamu tidak perlu mengotori tanganmu." ucap Iriana dengan lirih.


Bersambung


__ADS_2