Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku
Bab 112 Kemana Revan yang dulu?


__ADS_3

...Setelah Manda di sidang cukup lama oleh Revan di ruangannya, Manda lantas keluar dengan langkah yang gontai memikirkan nasibnya....


" Apes banget hidup gue, baru aja naik jabatan udah di lengserkan, baru aja dapet duit jutaan udah di phk, apes banget sih gue! emangnya gak bisa ya gue hidup bahagia sekali aja? kenapa rasanya sulit sekali?" ucap Manda di dalam hatinya.


...Baru saja Manda ingin mendudukkan bokongnya di kursi tiba tiba saja notifikasi pesannya berbunyi membuat Manda yang ingin duduk mengurungkan niatnya dan mulai menscroll ponselnya untuk membuka pesan tersebut....


" Datang ke basement sekarang!"


...Manda yang membaca isi pesan tersebut lantas menjadi malas dan ogah ogahan menanggapinya, pasalnya Manda mengira awalnya tugas ini hanya tugas menyebar rumor biasa namun ternyata lebih dari perkiraannya dan bahkan sekarang konsekuensi yang harus ditanggungnya dari hal yang dianggapnya remeh adalah dengan kehilangan mata pencahariannya, tidak hanya itu kini Manda juga harus menerima nasib bahwa dia tidak akan bisa di terima di perusahaan manapun setelah resmi di pecat dari sini....


" Tau gini ogah gue ambil nih pekerjaan, kalau tau resikonya gede kayak gini... mau kerja apa dong gue habis ini? kalau gue gak kerja alamat di kawinin gue sama babe" ucap Manda dalam hati dengan uring uringan memikirkan nasibnya.


...Manda lantas melangkahkan kakinya menuju basement kantor dengan malas dan wajah yang di tekuk kemudian masuk ke dalam mobil milik Iriana yang sudah terparkir sedari tadi di sana....


" Kenapa wajahmu seperti itu?" tanya Iriana dengan raut wajah bingung menatap Manda.


...Manda yang mendengar pertanyaan Iriana lantas di buat semakin bete dan kesal....


" Ini semua gara gara ibu, ibu bilang waktu itu semua akan aman dan baik baik saja, ibu bilang pak Revan tidak akan turun langsung dalam masalah ini, lalu ini apa bu? gara gara ibu saya di pecat hari ini! tidak hanya itu bahkan pak Revan memblok nama saya dan memasukkannya kedalam daftar hitam agar tidak bisa di terima di perusahaan manapun! apa ibu sudah puas sekarang?" ucap Manda menumpahkan kekesalannya terhadap Iriana.


...Iriana yang mendengar hal itu lantas dibuat terkejut karena Iriana juga tidak menduga bahwa Revan akan melakukan hal sampai seperti itu....

__ADS_1


" Apa dia benar benar Revan yang ku kenal?" ucap Iriana dalam hati ketika mendengar cerita dari Manda.


" Hentikan ocehan mu itu! lagi pula kau juga sudah menerima uang dari ku, uang 100 juta itu bukanlah uang yang sedikit jika di bandingkan dengan usahamu yang hanya bermodal ocehan, anggap saja itu sebagai modal usaha dari ku.. gampang kan?" ucap Iriana dengan nada ketus


...Mendengar hal itu lantas membuat Manda menjadi melongo, ia benar benar terkejut Iriana yang dulu dianggapnya lemah lembut ternyata berhati busuk dan tidak tahu malu, bahkan mulutnya pun sangatlah tajam dalam bertutur kata....


" Oh jadi begitu, saya benar benar menyesal telah bersekutu dengan anda, bagus deh pak Revan menceraikan anda 5 tahun yang lalu kemudian menikahi bu Reina, ternyata jika saya lihat bahkan anda tidak ada seujung kukupun kelebihannya di banding dengan bu Reina, ups apa saya keceplosan?... maaf tapi selamat menyesal akan keputusan anda meninggalkan pak Revan dulu! saya permisi" ucap Manda sambil kemudian melangkah keluar dari mobil dengan sedikit membanting keras pintu mobil milik Iriana.


...Iriana yang mendengar ia di hina bahkan di depan mata kepalanya secara langsung merasa marah dan tidak terima lantas kemudian Iriana langsung bangkit keluar dari mobil ingin menyusul Manda dan memberinya perhitungan....


...Baru saja Iriana melangkahkan kakinya hendak menyusul Manda untuk memberi peringatan, dari arah samping terdengar suara yang tidak asing di telinganya....


...Mendengar suara yang sangat di kenalnya lantas menghentikan langkah kaki Iriana untuk mengejar Manda. Iriana lantas berbalik dan menatap lurus ke arah Revan, saat tatapan keduanya bertemu Iriana dapat melihat jelas bahwa di manik mata milik Revan kini hanya tersisa gurat kebencian di sana, sungguh jauh berbeda dengan Revan dahulu yang selalu memandangnya dengan tatapan cinta dan penuh kehangatan. ...


...Melihat perbedaan yang begitu jelas tiba tiba saja kenangan demi kenangan masa masa indahnya bersama Revan muncul dan berputar di dalam kepalanya bagaikan sebuah cuplikan film....


" Kemana Revan yang dulu? Revan yang selalu menatapku dengan cinta dan kasih sayang, bahkan senyum manis yang selalu terukir dulu kini benar benar lenyap dan hanya menyisakan tatapan dingin yang penuh kebencian kepadaku, apa aku sungguh telah melukainya terlalu dalam? hingga tidak menyisakan ruang lagi di hatinya untukku" ucap Iriana sambil menatap ke arah Revan dengan termenung tanpa mengatakan apapun dan bergerak.


...Revan yang melihat Iriana melamun lantas berjalan mendekat ke arah Iriana....


" Ternyata ibu dan anak sama saja ya? sama sama biang kerok dan hanya mementingkan dirinya masing masing tanpa melihat keadaan sekitar" ucap Revan dengan sinis

__ADS_1


...Mendengar ucapan Revan yang begitu menyakitkan lantas membuat Iriana tersadar dari lamunannya....


" Bukankah kata katamu terdengar sangat menyakitkan van?" ucap Iriana sambil menatap nanar ke arah Revan.


" Oh ya? lalu bagaimana kau menanggapi perbuatan ibumu kepada Reina selama ini?oh tidak ....kita tidak usah membahas orang lain di sini, bagaimana jika kata kata ku, aku ralat menjadi lantas apakah perbuatan mu tidak menyakitkan bagi orang lain ha?" sindir Revan yang lantas langsung membuat Iriana menatap ke arahnya.


" Van....apakah segitu bencinya kamu kepadaku?" tanya Iriana lagi


" Iya, bahkan lebih dari yang kamu pikirkan, bukankah kamu yang lebih memilih pergi 5 tahun yang lalu? oh sepertinya salah bahkan kini sudah hampir 7 tahun! lalu apa sekarang? saat aku sudah memiliki kehidupanku kau masih ingin mengusiknya lagi? apakah kamu punya hati Iriana?" ucap Revan dengan nada setengah berteriak menatap tajam ke arah Iriana.


" Van itu semua hanya kesalahpahaman dan sekarang aku benar benar menyesal telah melakukan itu dulu kepadamu, aku minta maaf van.. aku benar benar minta maaf" ucap Iriana sambil memegang tangan Revan.


...Revan yang tangannya di pegang lantas langsung menepis pegangan tangan Iriana dengan kasar....


" Aku sudah memaafkan mu jauh sebelum kau minta maaf, namun jika untuk kembali sorry saja Iriana ... disini telah berganti pemilik menjadi Reina mentari dan tidak akan bisa di rubah lagi sampai kapan pun walau salah satu dari kami berdua sudah tiada" ucap Revan sambil menunjuk ke arah hatinya.


...Mendengar hal itu lantas membuat Iriana menatap Revan tak percaya....


" Apakah aku sebegitu mudahnya digantikan oleh Reina?" ucap Iriana dalam hati sambil menatap sendu ke arah Revan.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2