BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri

BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri
Episode 45


__ADS_3

Pagi tiba, Kira keluar dari dari dalam kamar berniat berjalan menuju toilet, namun tiba-tiba saat hendak melangkah maju kepalanya terasa berat juga sakit karena hal itu Kira hampir saja jatuh, untungnya June gesit datang dan menadah-Nya hingga akhirnya pun jatuh kepelukan.


" Ada apa ini? " tanya June Sin khawatir.


" June Sin " panggil Kira spontan dengan nada lesu serta bangkit dari jatuhnya.


" Kamu tidak tidur?? " kejutnya.


" June Sin bisakah kamu membuatkan aku kopi dingin? " ujar Kira.


" Euuu... baiklah, tunggu. Oh aku juga sudah menyediakan sarapan di meja. Makanlah terlebih dahulu selagi aku mengerjakan minumannya.   " bingungnya bergegas pergi.


Kira mengangguk bentuk menyahut.


Seiring berjalannya waktu June Sin sudah selesai dan hendak duduk di kursi untuk makan sembari membawa minuman yang diinginkan Kira tadi. Sebab perempuan itu ternyata belum kunjung kembali, alhasil pun June Sin menunggu di tempat. Cukup waktu berjalan, akhirnya Kira tiba dan duduk di kursi juga, melihat kondisi wajah serta daya yang di lontarkan Kira hari ini tampak tidak biasa, June Sin bertanya.


" Masih tetap akan berangkat? "


" Hah? " Kira linglung.


" Apa saja yang sudah kamu perbuat tadi malam sampai menghasil begitu? " tanya-Nya lagi.


Kira mengambil piring serta mengambil makanan seraya bercakap.

__ADS_1


" Aku ingin secepatnya lulus dengan nilai yang sehat, merasa sangat khawatir jika gagal. "


" Begitu keras. Aku benar-benar berharap itu membuah hasil positif. " ujar June Sin sembari menyuapkan sarapannya.


" Nyam, nyam... " suara kunyahan mereka.


" Aku juga berharap sama. " tutur Kira sambil mengangkat minumannya lalu menyeruput.


" Srup, uhuk! " kenikmatan-Nya terhenti.


Sontak June Sin sigap menoleh ke arahnya dan berkata.


" Mengapa? "


" Um... pahit sekali. " menyeringai.


" Um... Jika rasa pahitnya sepekat ini aku tidak bisa minum. " jelas Kira suara lembut.


" Oh! Euu... y...yasudah akan aku buat... " ucap June Sin dipotong.


" Baiklah, jika ini sungguh-sungguh bisa membantu akan aku nikmati. " selang Kira langsung mengambil minuman itu lagi dan menyeruput kembali.


" Srup, srup... "

__ADS_1


" Bagaimana? Mungkin bisa? " tanya June Sin.


Kira mengangguk meski wajah terlihat kesukaran untuk menerima.


June Sin tersenyum manis, rasa geli hati sekonyong-konyong datang di dalam dirinya. Di tengah-tengah menyenangi sarapan bersama, mendabak June Sin teralihkan perhatiannya terhadap pakaian yang dikenakan Kira saat ini.


" eh tunggu, mana jas-Mu? Mengapa tak dipakai? "


" Oh! Tidak ada, aku menghilangkan-Nya. " jawab-Nya.


" Apa?! " terperanjat.


" Ada apa? Mengapa sampai seterkejut begitu? " heran Kira.


" Pantas saja saat kejadian kamu hampir diperkosa waktu itu notifikasi-Nya tidak berfungsi, aku mengira barang yang aku simpan di jas milikmu telah dihancurkan oleh laki-laki brengsek itu. " ujar June Sin.


" Oh kamu meletakkan benda itu di dalam jas-Ku? Aku tidak tahu, jika begitu seharusnya aku lebih keras lagi untuk mencari. Lalu bagaimana? Haruskah meminta bantuan kepada orang-orang di sekitar sekolah? " bingung Kira agak gelisah.


" Mengapa kamu tidak langsung melapor pada waktunya? Akan memburuk jika dibiarkan, jas itu sangat penting dan tentu menjadi pakaian dasar menjadi murid disana. " tutur June Sin.


" Apa?! Benarkah? Oh tidak! Lalu bagaimana... jika seseorang berpakaian tanpa mengenakan jas, apa yang akan terjadi memang? " tanya Kira panik.


" Sebaiknya hari ini absen dulu tidak akan lama besok kamu juga bisa bersekolah lagi. Aku akan secepatnya menggantikan jas itu. Meski... hari ini masuk pun, kamu hanya akan dibuat babu oleh para guru disana dan pada akhirnya kamu akan disuruh pulang tanpa belajar seperti biasanya. Mungkin guru-guru hari ini sudah bisa hadir semua, itu akan mencoreng nama baik kamu di depan mereka. "  tuturnya.

__ADS_1


" Lalu bagaimana dengan kehadiran-Ku hari ini? Bukankah justru itu akan melihat kesan buruk mereka terhadap aku sebab melakukan absen nanti? " tanya Kira.


June Sin langsung tertegun setelah mendengar keluh kesah darinya.


__ADS_2