BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri

BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri
Teman JS #6


__ADS_3

Sekonyong-konyong Anju malah meraih dan menggenggam tangan Kira dengan kuat sembari berbicara.


" Kira aku mohon! Tolong berikan sekali ini saja agar-- " terhenti berkata.


" Apa yang kau lakukan lepaskan! " perintah Kira panik.


" Agar aku tidak merasa penasaran lagi terhadap-Mu, jadi tolong... " rengek Anju kembali.


" Aw!! kamu menyakiti tangan-Ku! Lepaskan! " erang-Nya.


" Aku minta maaf tapi kau sendiri yang membuatku begini! " kesal Anju seraya menarik kencang tangan Kira hingga terjatuh ke lantai.


" Gedebum! "


" Ukh... " Kira terperanjat.


Anju menjambak rambut gadis itu.


" akh akh akh!! Kenapa denganmu? " rintih Kira keheranan sambil menutup mata menahan kesakitan.


Anju sekonyong-konyong melorotkan kedua celana-Nya secara bersamaan langsung, lalu menarik kepala perempuan itu mendekati untuk berhadapan. Kira membuka mata seraya berujar.

__ADS_1


" tolon-- " terhenti.


" eh!! " kejut sangat Kira spontan menutup mata.


" t-tunggu! A-apa yang kau lakukan hah? " panik gelisah resah mendabak.


Anju menekan kuat lagi, Kira terkejut langsung menahan dengan kedua tangan-Nya terpaksa berpegangan ke dua paha milik Anju.


" tidak!!! " syok Kira.


Mereka berdua terus saling menguatkan diri untuk mencapai keinginannya masing-masing. Kemudian, Anju memelankan tekanannya dan berujar.


" Bagaimana sekarang? Ingin melakukan dengan caramu sendiri atau biar hanya aku saja yang bertindak? " ancam-Nya.


" mengapa malah berdiam begitu! Buta?! Kau tidak melihat unggas ini berdiri tegang! Karena ulahmu juga! " bentak Anju mendesak.


" Aku sama sekali tidak bisa paham maksud dari ucapan-Mu tapi tolong hentikan, kau ini suruhannya June Sin itu berarti kau juga bawahan-Nya aku. " peringat Kira.


Anju malah tertawa sedikit.


" Haha... aku merasakan kegelian hati. Tapi... bukankah itu menarik? " olok-oloknya.

__ADS_1


" Apa maksudmu!? " judes Kira.


" Selagi aku masih baik menganggap kau itu adalah teman dari June Sin, Anju masih bisa bertahan bersikap akrab juga lembut terhadap-Mu, sebelum semua itu kandas jika kau masih memelihara sifat kejengkelan-Mu itu, tentu perlakuan-Ku sama sekali tidak ada bedanya dengan mereka tadi, bahkan bisa tanpa batas melebihi. " ancang-ancang Anju.


" aku masih bisa bersikap baik jadi lakukanlah, gerakkan daging ini oleh dirimu sendiri, 'bisa? " lanjut Anju.


Kira terpaku mendiam. Kedongkolan mulai nampak kembali di wajah lelaki tersebut.


" d-di-am? " mengolok-olok sebal Anju.


" akan memakan daging ayam? " imbuhnya.


Cukup berlama-lama Kira dari tadi berdiam, alhasil pun ia sudah membuat keputusannya sendiri. Kira perlahan mengangkat tangan untuk berniat melakukan apa yang diperintahkan laki-laki tersebut. Ragu-ragu takut juga tidak nyaman hati ia terus menaikkan tangan tak lama lalu menurunkan kembali dan terus berulang-ulang tidak menyentuh sedikit pun karena saking besarnya rasa cemas takut terhadap situasi Kira sekarang. Tiba-tiba,


" Aw!! Akh! " rintih Kira seraya memegang rambutnya yang tengah ditarik kencang sekali ke atas oleh Anju.


" Apa kau berniat mempermainkan-Ku! Sudah aku ingatkan bukan?! " cetus Anju gusar tersenyum berdesah mengeluarkan amarah.


" cobalah sekali lagi. Haha... setiap makhluk hidup pasti berhak mendapatkan kesempatan untuk kedua kalinya. " ancang-ancang Anju tersenyum licik.


" Aku mohon... " pinta Kira seraya menatap ke wajah Anju dari bawah dengan sedih hati.

__ADS_1


" Argh... Kau ini memang... " Anju berdesah menghilangkan kekesalan.


" semakin kau bertingkah daging ayam ini semakin menjadi! Aku peringatkan untuk kau segera menyelesaikannya dengan cepat! " hardik Anju.


__ADS_2