
Kira mundur dan Lucky menggantikan posisi Kira, nampak Guru itu sedang sangat bersungguh-sungguh menangani-Nya. Kira hanya terpaku diam berdiri di samping.
Cukup banyak waktu termakan akhirnya Lucky bisa menyelesaikan juga memperbaiki kesalahan tulisan sebelumnya.
" Aaahhh... ini melegakan sekali. " ucap Lucky.
Terlihat Kira masih tetap berdiri ditempat, merasa tak nyaman hati dari tadi ia pun langsung mengungkapkan perasaan-Nya.
" A-anu... P-pak Lucky, saya benar-benar minta maaf, sungguh saya mengira hanya perlu menyalin-Nya saja. " ujar Kira tergagap-gagap.
" Ah... sebenarnya itu bukanlah hal yang menjadi halangan kamu, benar bukan? Apakah sebegitu tidak pahamnya mengenai tentang bahasa inggris? Jika kamu mengetahui setidaknya sebagian kata, tentu hal ini tidak akan terjadi jelas kamu bisa menyesuaikan tulisan yang saya berikan dari tadi. " tanggap Lucky.
Kira mengangguk-angguk.
" kamu sudah belajar cukup banyak, 'kan dari guru tutor kamu di rumah? " tanya Lucky kembali.
Seketika Kira termangu.
" Benar, bahkan aku sampai tidak mengingat hal sepenting itu. " ucap Kira dalam hati.
" tapi... tentu aku tidak bisa bertindak seorang diri. June Sin? Aku belum melihatnya disini. " imbuhnya.
" Hey. " panggil Lucky.
Kira tersadar dan menoleh.
" masih sulit juga untuk dipahami pelajaran yang diberikan gurumu disana? " sembur Lucky.
" O-oh! Tidak tidak bukan begitu. Saya pasti akan sesegera-Nya bisa memahami pelajaran yang diserahkan nanti. E-euu... kalo begitu saya permisi masuk ke dalam kelas. " pamit Kira.
Sekonyong-konyong Lucky malah menghentikan-Nya.
" Tunggu tunggu, duduklah disini lebih dulu. " perintahnya.
" Hah?? " bingung Kira.
__ADS_1
" Duduk. " ujarnya lagi.
Kira pun mengambil kursi yang berada di sebelahnya lalu duduk di samping Guru tersebut.
Lucky malah hanya menatap Kira terus-menerus. Merasa terganggu pun ia angkat bicara.
" A-ada apa pak? "
" **** oral? " celetuk Lucky
" Hah?! O-ooo t-tidak! Saya sedang tidak melakukannya. " elak Kira terkejut-kejut menggagap panik.
Lucky mengangguk-angguk.
" Ya... baiklah. Ingat saja pesan dari saya, jangan terlalu sibuk menyenangkan diri sendiri sedangkan lubang hitam besar saat ini tengah terus mengawasimu. Jadi... maksudnya pusatkan saja semua apapun itu terhadap pelajaran-Mu sendiri. " peringat Lucky.
Nampak Kira masih gelisah akan ujaran yang dilontarkan Guru itu baru saja. Lucky mengamati kembali.
" apa... telah terjadi sesuatu menimpamu? " tanyanya.
Nyata Lucky melihat banyak bekas luka di sebagian tubuh luar Wanita itu.
" Apa itu benar? Ya... meski memang betul begitu, saya berharap yang terbaik untuk kamu. " ungkap Guru.
Kira mengangguk.
" Terima kasih pak. "
" Oh iya, tunggu sebentar. " tahannya lagi.
Terlihat Lucky sedang meraba-raba ke berbagai kantung pakaiannya lalu mengeluarkan selampai dari dalam saku jas hitamnya tersebut.
" ini, usaplah noda di wajahmu. " bebernya sembari menyerahkan saputangan.
Kira linglung.
__ADS_1
" Oh?? "
" Ambil. " ujar Lucky lagi menyodor-nyodorkan benda tersebut.
Kira menerima seraya masih berekspresi kebingungan, kemudian ia mengeluarkan ponselnya dari dalam saku dan melihat di layar telepon. Terkejut-kejutlah dirinya.
" Celaka! " ucap Kira panik seraya mengelap langsung.
Seketika Lucky merasa geli hati dan menertawakan sedikit.
" Hehe... "
" apa rasa berahi dia tidak tertahankan lagi? " ejek Lucky.
Tak lama, kemudian Kira menundukkan kepala sembari sambil berkata.
" Mohon maafkan saya pak, saya permisi. " pamit Kira beranjak pergi.
" Hari sabtu dan minggu jangan pernah beranikan dirimu untuk berkeliaran di malam hari. " selangnya.
Seketika Kira menoleh lagi.
" berlaku hanya untuk malam ini dan malam besok. Pesan dari saya itu. " imbuhnya.
Kira terdiam seraya menatap ke arahnya.
" ya... sekarang kau boleh pergi. " ucapnya sambil duduk kembali.
Lucky mendiam melihat Kira berjalan menuju pintu keluar ruangan. Masuk ke dalam kelas serta mata jelalat untuk mencari keberadaan June Sin, jantung ia berdegup kencang.
" Halo Kira selamat pagi! Kamu sudah datang kembali? " sapa sebagian siswa.
" Oh hai! Selamat pagi juga! " sahut Kira ikut mengangguk.
Ia pun berjalan dan duduk di kursi.
__ADS_1
" Ini aneh, dimana sebenarnya dia? June Sin, apakah kamu baik-baik saja? " gelisah resah Kira.