
" Apa haha. " tawa Lucky.
" baiklah dipahami. " pungkas Lucky berdiri.
" bisakah melanjutkan kunyahan-Nya nanti saja? Bolehkah kita memulai wawancara sekarang? " ujar Lucky.
Kira yang keberadaannya tengah nikmat sekali menyantap hidangan tersebut, seketika langsung bergegas-gegas merapikan diri lekas berdiri.
" ba-baiklah... Sangat bagus. " cengang Lucky.
" mari kita mulai. " ujarnya seraya bangkit tegak juga.
Cukup lama waktu berjalan, akhir pun tiba. Setelah usai, benar saja Guru pria itu lalu pergi. Tapi sebelumnya ia sempat berkata,
" boleh meminjam hpmu sebentar? "
__ADS_1
Kira dengan rasa bingung juga ingin tahu tanpa pikir panjang lekas memberikan ponselnya. Tak lama, Lucky kemudian mengembalikan lagi.
Keheningan datang kembali di kediaman Kira, alhasil, ini pun bisa dijadikan kesempatannya juga untuk memusatkan diri belajar lebih giat lagi.
Nampak malam sudah menyelimuti hari Kira, meski begitu sebab ia memang benar-benar tak ingin harapannya selama ini hancur begitu saja, gadis itu tetap berusaha keras mempelajari dan mempelajari hingga bergantinya waktu pun tak dapat disadari olehnya.
Merasa tempat keberadaannya mulai sudah tak nyaman di tinggali, alhasil pun ia berpindah ruang pergi ke kamar duduk di meja belajar. Kembali fokus dalam pembelajaran.
Matahari terang benderang, sangat cerah hari ini. Jam menunjukkan pukul 05:13 AM. Kesunyian ketenangan di dalam rumah kian tak lama, sekonyong-konyong saja telepon milik Kira berdering dengan mengeluarkan suara yang tidak biasa, sangat menggelegar hingga sebagian benda-benda di sekitarannya ikut bergoyang-goyang bergetar, alhasil sampai mampu membuat Kira terbangun langsung setelah mendengarnya.
__ADS_1
" Apa? A-apa? Ada apa ini? " linglung Kira sembari menoleh ke berbagai arah ruangan.
Sigap ia pun menutup telinganya karena mulai merasa sadar dan terganggu akan suara keras dari dalam telepon genggam tersebut.
" a-apa yang salah? Da-darimana asal bunyinya ini? " bingungnya.
Menengok kesana kemari, kemudian ia pun menyadarinya cepat-cepat mematikan ponsel yang tergeletak di atas meja tidak jauh dari sana. Setelah bunyi itu mati, spontan Kira langsung melihat ke layar Handphone
" alarm?? A-apa ini? Sangat aneh, aku merasa tidak memasang pengingat bangun menggunakan suara seperti ini? " bingung Kira.
" oh!! Sudah jam 5 lebih. "
Kira pun bergegas bersiapkan diri untuk berangkat ke sekolah hari ini. Setelah usai ia langsung pergi. Lalu, sampainya disana nampak 80% siswa-siswi yang lain juga sudah hadir di kelas masing-masing. Kira yang hendak berjalan masuk ke dalam ruangannya juga tanpa di duga tiba-tiba saja perutnya mengeluarkan bunyi aneh.
" aw aw aw! Argh... Sakit sekali. Ahh... Apa yang salah ya? Mengapa bisa begini? " dongkol marah Kira.
__ADS_1
Akhirnya pun Kira memutuskan untuk pergi ke toilet. Beberapa waktu terlihat sudah termakan. Kira keluar dan berjalan ke wastafel untuk mencuci tangan. Di tengah bergerak membersihkan diri, mendabak seseorang tiba seraya bernyanyi di samping Kira dan ikut serta menggosok-gosok tangannya. Nampak siswi itu tak henti bernyanyi. Jika di perhatikan lagi, mengejutkan isi kandungan dari senandungannya tersebut mengarah seperti menyindir kepada Kira. Kira tak berbuat banyak hanya mendiam sebagai pengamat. Sebab selesai lebih dulu, ia tak berlama-lama tinggal disana lekas beranjak pergi untuk kembali ke dalam kelasnya. Akan tetapi, ketika hendak bergerak tiba-tiba saja siswi tadi yang sedang bernyanyi terhenti bericau, mengejutkan ia menahan tangan kanan Kira dari belakang.
" Wanita liar! " celanya.