BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri

BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri
Teman JS #7


__ADS_3

Sudah terlihat sekali dari tadi kecemasan keresahan dari wajah Kira membeludak sebab tekanan keras yang dilontarkan Anju kepadanya. Merasa ketakutan juga melilit dirinya pun, Kira hanya bisa pasrah mencoba melakukan kembali sebelum keinginan Anju semakin jauh. Ia mendekatkan wajahnya lagi secara perlahan-lahan.


“ aahh... “ ungkap rasa nyaman Anju spontan.


Mr p Anju sudah setipis tisu mengenai bibir Kira.


“ apa yang kau lakukan? Mengapa hanya diam, itu sudah bersentuhan lalu sekarang masukkan daging ayam-Nya ke dalam mulutmu. “ ujar Anju.


Cukup lama waktu terbuang Kira menenangkan hati terlebih dahulu, mengatur napasnya yang dari tadi rusuh resah. Benar Kira membuka mulut secara alon lalu menggerakkan kepalanya hendak memasukkan ***** tersebut seraya memejamkan mata. Setelah masuk spontan Kira menarik kembali sembari batuk-batuk, keruan Anju bertanya-tanya.


“ argh! Kau melakukannya lagi! Sebegitu tidak ingin-Nya kah dirimu saat ini malas berhubungan intim? Jangan terus-menerus mempermainkan-Ku! Ini semakin kencang lihat! “ kesalnya.


“ Uhuk uhuk uhuk... maaf, ujung batang itu mengenai dalam tenggorokan-Ku tadi. “ Kira menjelaskan.


“ Aku yakin kau tadi memulai-Nya itu secara perlahan-lahan, mengapa pas sudah masuk kau mendorongnya terlalu jauh? Tentu mereka akan saling menabrak. Mungkin milikku ini berbeda dengan milik orang lain, masukkan hanya sampai sini saja. “ ucap Anju sembari menunjukkan.


Kira terdiam, wajah penuh kesedihannya benar-benar sudah tidak bisa ditahan lagi, Anju ikut mendiam. Tak lama kemudian lelaki itu turun menunduk jongkok untuk saling menghadap, seketika Kira langsung membuang muka. Anju menatap ke arahnya, lalu mengelus-elus bahu Kira sontak sedikit menghindari sentuhan darinya.


“ aku benar-benar menghormatimu, tolong lakukan sekali ini saja. “ ucap lembut Anju.


Laki-laki itu berdiri kembali.


Kira memulai-Nya lagi dari awal. Kemudian sama seperti di posisi sebelumnya.

__ADS_1


“ aaahh... “ ungkap kenyamanan Anju.


“ ayolah... gerakan aku sudah tidak tahan ingin segera datang ini mengencang sekali... “ imbuhnya.


Kira terus memejamkan mata dan mengikuti setiap apa yang di katakan lelaki tersebut.


“ bergerak lebih cepat lagi... “ pinta Anju.


Terus dan menerus berangsur, alhasil pun Anju mencapai *******.


“ aaahhh... akan cum akan cum! “ ungkapnya.


“ Kring... “ suara alarm jam di meja berdering kencang.


Mani dari dalam akhirnya bisa keluar dan langsung menyembur wajah Kira seketika ia menutup mata respons terperanjat.


“ Aaahhh... sudah lama sekali!! Ini benar-benar melegakan juga sangat nikmat... “ paparnya.


 


Kira terdiam, sebagian tubuhnya juga ikut bergemetar akan tertekan-Nya situasi sekarang.


Anju menoleh ke bawah untuk melihat Kira. Menatap diam sejenak kemudian Anju menaikkan kembali celananya tersebut lalu ikut duduk di hadapan wanita itu, sigap Kira sedikit membuang pandangan.

__ADS_1


“ aku sungguh mengucapkan terima kasih padamu. Kau bisa pergi sekolah sekarang. “ ucapnya ceria.


“ meski sejujurnya aku masih ingin—“ sembari hendak meraih tangan Kira.


“ Syuut... “ spontan gadis tersebut menghindari.


" Tidak perlu mengkhawatirkan apapun, aku bukanlah model pria yang akan mengingkari sebuah janji. Itu hanya ungkapan kejujuran bahwa memang aku tertarik dan menginginkan untuk melakukan lebih. " ujar Anju seraya membuang napas dan berdiri.


“ tolong lupakan saja... agar nyaman jika June Sin melihat kita nanti. “ imbuhnya.


Lelaki itu pun berjalan menuju pintu kamar meninggalkan Kira, sebelum memegang gagang pintu ia sempat berkata juga,


“ kita berteman, perlu kau ingat aku pernah menyelamatkan dirimu hingga bahkan nyawa-Ku ini hampir melayang. “


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2