BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri

BLUE FLOWER : Pertahankan Keperawanan-Diri
School Test Time Part 1


__ADS_3

" Wanita liar! " celanya.


Keruan Kira terperanjat, lalu perlahan menoleh ke belakang.


" bisakah kita berbicara sebentar? " ujar siswi itu lagi.


Kira yang menatap memperhatikan dari raut aura wajahnya seketika merasa tidak nyaman juga ganjil terhadap siswi tersebut.


" Apa? " sahut Kira.


" Haha... Konyol sekali ya rupanya. " ejeknya.


" Apa yang ingin kamu katakan denganku? " ulang tanya Kira.


Tawaan sontak terhenti. Memandang terus menatap tajam ke arah Kira. Nampak dari aura wajah di penuhi rasa ketidaksukaan sinis kepada gadis tersebut.


" Berhentilah apapun itu yang selama ini selalu kau lakukan sebagai senjata menggoda lelaki. " tegasnya.


Kira diam kebingungan akan apa yang baru saja lewat di dalam telinganya mendengar. Melihat tak ada tanggapan sontak membuat siswi itu rentan hati. Mengejutkan sekonyong-konyong,


" Sssssss. " suara siraman air.


" Akh!!! " erang Kira spontan.


Sulit diduga ternyata siswi itu menyiramkan sesuatu benda cair yang cukup lumayan mengherankan mengenai wajah Kira, karenanya terlihat Kira langsung merasa kesakitan setelah air itu mendarat di mukanya.

__ADS_1


" a-ah... A-apa yang kamu lakukan hah? Rencana apa yang telah kamu buat? " ujar Kira agak panik.


" Aku sama sekali tidak mengerjakan apapun yang melanggar hukum, itu hanya sebuah cairan. Tujuan aku mengapa menjatuhkannya hanya ingin melihat seberapa bertahan kamu menanggulangi penderitaan nanti, hanya itu. Anggap saja hadiah perkenalan dariku. " jawabnya seraya beranjak meninggalkan Kira.


...----------------...


" Uhuk uhuk! Pak Lucky, memangnya sekolah ini tidak memiliki ruangan yang lain selain tempat ini? " ujar siswi yang tengah berdiri menyapu.


" Benar pak. Bukan begitu maksudnya, tapi mustahil, 'kan sekolah sebesar ini tidak mempunyainya? " ujar salah satunya.


Seketika rasa keluhan mereka membuat Lucky geli hati.


" Haha... Aku juga tidak tahu pasti. Itu memang benar, sebab saking besarnya aku tidak ingin membuang banyak waktu hanya untuk pencarian. Ruangan ini lumayan cukup besar untuk bisa kita gunakan sekarang. Hari ujian juga sudah tiba. " sahutnya.


" Sulit aku akui, sekolah ternyata mempunyai ruangan seusang ini. Bahkan waktu kita ingin bergerak masuk kemari, nyata harus memiliki perjuangan lebih dulu ya? Haha... " tutur salah satunya.


" Haha iya kau benar. "


" Maaf mungkin ini kurang senang untuk didengar tapi bisakah kita hanya fokus saja dalam prioritas utamanya? " Lucky menengahi.


Mereka yang peka atas kesalahannya pun sigap meminta maaf kepada Guru tersebut.


" M-mohon maafkan kami pak, sungguh-sungguh minta maaf. " ungkapnya sembari menundukkan kepala.


Teman yang satunya juga ikut menundukkan pandangan.

__ADS_1


" Baiklah bisa dimaklumi, sekarang kita memang seharusnya bisa cepat-cepat menyelesaikan pekerjaan ini, 'kan? meski agak merepotkan. " kata Lucky lagi.


" Baik! " sahutan mereka serentak.


Lucky juga kedua muridnya saling bergesa-gesa mengerjakannya. Cukup banyak waktu terbuang akhir pun tinggal sedikit langkah lagi titik pengakhiran terlihat.


" Baik, sepertinya sampai sini saja sudah cukup, kalian boleh pergi sekarang. " ucap Lucky.


" Tapi kita masih perlu membereskannya sedikit la-- " perkataannya diselang.


" Aku bisa melakukannya, cepatlah segera kembali ke atas. Mungkin yang lainnya sekarang ini sedang memusatkan diri mereka masing-masing untuk persiapan yang besar. Selagi menunggu, bersinggahlah ke ruang perpustakaan meski memang tidak cukup banyak waktu tapi mungkin aku bisa mempercayai kalian" perintahnya.


" Ba-baik pak! Terima kasih banyak pembelajarannya, kami akan berusaha keras dan terus berusaha keras. Kami pergi. " pamitnya.


Mereka pun benar berlari cepat dari dalam ruangan tersebut keluar.


" Bodoh. " ujar Lucky tersenyum licik.


Ia pun kembali bekerja. Tetapi, tiba-tiba saja terdengar jelas sekali di telinga Lucky suara,


" Brak! " pintu tertutup keras.


Dengan perasaan menduga ia perlahan menengok ke belakang. Terkejut-kejutlah dirinya setelah melihat,


" K-kira? " syok Lucky.

__ADS_1


__ADS_2