
Sebelum kejadian itu.
Diruangan itu sebelum kejadian
"Nick mendekat lah" panggil Sekretaris Kim. Dengan sigap Nick mendekat pada Sekertaris Kim.
"Ada apa, tuan?!" Tanya Nick.
"Mendekatkan, Nick" panggil Sekretaris Kim pada Nick yang masih berjarak. Nick mendekat lagi pada Sekertaris.
"Di bagian mana?" Tanya Sekertaris Kim pada Nick tanpa basa-basi. Ucapan sekertaris Kim hanya pelan bahkan hampir hanya mulutnya yang terbuka.
Nick yang mengerti, dia cukup terkejut melirik pada Abraham dan Dorris yang terlihat diam saja. Nick menunjukkan pada bahunya.
Abraham memberikan isyarat pada Dorris untuk membantu Nick.
"Bagaimana dengan perkembangan yang kau cari, Nick?" tanya Sekertaris Kim
"Saya belum menemukan apa-apa, tuan" ucap Nick sambil menahan sakit.
"Aku tidak mengerti, kenapa kau sangat lambat sekarang?"
"Maafkan saya, tuan. Saya rasa mereka sangat hebat"
"Mereka yang sangat hebat atau kau yang mulai tua, Nick"
"Saya akan melakukan yang terbaik, tuan" jawab Nick.
Dorris memberikan isyarat oke dengan jarinya.
"Jangan katakan yang terbaik, Nick. Ini hampir seminggu!"
__ADS_1
Abraham melihat ke arah Kim.
"Kenapa makanan ini tidak sampai-sampai. Nick coba kau lihat. Aku sudah lapar" perintah abraham Abraham
"Baik, tuan besar" jawab Nick, namun yang pergi adalah Dorris.
"Itu tidak begitu sakit kan, Nick?" Tanya Abraham saat Dorris menutup pintu.
Nick langsung berlutut.
" Maafkan saya, tuan besar. Maafkan saya" ucap Nick pada Abraham.
"Aku tidak akan pernah memaafkan dirimu. Aku bukan orang yang menerima maaf. Apalagi dari seorang penghianat" ujar Abraham.
"Maafkan saya, tuan besar. Maafkan saya"
"Aku tidak butuh alasanmu, Nick. Aku tau segalanya. Dan terimalah hukumanmu!" Ucap Abraham.
"Kematian hukuman paling mudah untukmu. Bukankah aku sudah bilang terima hukuman mu?"
"Saya sangat hina, tuan besar. Bunuh lah Saya. Aku memohon padamu, tuan besar"
"Kau yang berbuat salah padaku dan sepertinya aku yang berhak menghukum mu. Sekertaris Kim saja tak bisa menentukan hukuman untuk dirinya sendiri. Apa kau merasa lebih baik dari Kim?"
"Maafkan saya tuan besar. Saya akan menerima semua hukuman untukku. Termasuk kematian"
"Dan aku sangat kesal padamu, Nick. Kita sudah bagaikan keluarga, namun kau sembunyikan hal penting dariku. Bahkan istrimu telah terbunuh, kau sembunyikan dariku" ujar Abraham. Nick yang terkejut langsung melihat Abraham sejenak.
"Jika aku membunuhmu sekarang, bagaimana dengan putrimu yang mereka sandera, Nick?"
Nick langsung lesu dan langsung sujud. memohon pada Abraham.
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah memaafkan mu. Ingat itu!"
"Terimakasih, tuan besar. Terimakasih. Jangan maafkan aku. Aku memang berdosa pada anda. Terimakasih, tuan besar" Nick menangis, dia benar-benar tidak bisa menahan tangisnya.
"Jangan berterimakasih dahulu, dia belum bebas" balas Abraham "Keluarlah dan panggil Dorris?! Kau mengerti kan?"
"Terimakasih, tuan besar. Terima kasih" Nick mengambil jaket untuk menutupi darah yang mengalir.
"Bagaimana, Nick? Apa sudah selesai? Lama sekali" Tanya Dorris melihat Nick yang sudah keluar.
"Sudah, Tuan" jawab Nick.
"Ayo kita kembali!"
"Baik tuan"
Dorris mengembalikan penyadap kembali ke tangan Nick. Nick memasukkan penyadap itu kedalam kantong bajunya.
Ada yang tau kenapa drama tadi?
Ya di tubuh Nick ada penyadap. Dorris mengeluarkan nya Dan Dorris keluar sebagai Nick. Sedangkan Nick di dalam bersama Abraham... Yang pasti Abraham melakukannya ada yang penting yang ingin Abraham pastikan, sebelum menghukum seseorang.
di tubuh Nick ada dua alat komunikasi dan penyadap. Nick akan mendengar mereka dari alat komunikas dan mereka mendengar Nick dari penyadap.
Saat Nick tadi menulis surat
"Mereka memintaku untuk membunuhmu tuan, atau anakku akan mereka bunuh".
Semua ini di lakukan karena anak Nick di tahan di tahanan yang hanya bisa di masuki oleh anak buah dari ayah Emi. Jika mereka membobol dan masuk paksa, maka akan menjadi masalah untuk mereka, jadi mereka menunggu pintu terbuka, artinya ada orang yang masuk. Dengan Drama ini, pasti mereka akan langsung mendatangi tawanan untuk mengancam Nick dan artinya mereka bisa masuk dengan menyelinap dan menemukan sandera...
oke Next level. see you
__ADS_1