Bukan Salah Takdir

Bukan Salah Takdir
Bab 69


__ADS_3

"Jadi itulah cerita awal aku bertemu denganmu,Elis. Elizabeth, gadis kecilku, mungkin tanpamu saat itu, aku sudah mati, Elis. Aku hidup karena mu dan aku berjanji mulai saat itu, bahwa aku akan selalu membuatmu bahagia" ujar Abraham yang membuat hati Elizabeth hancur bagai di silet.


"Apa hanya alasan itu, kau bersamaku sampai saat ini? Apa karena janji dan hutang nyawamu, kau bersamaku saat ini?" tanya Elizabeth sedih.


Abraham kembali membuat dirinya ke dalam posisi duduk. Menatap Elizabeth lekat.


"Kau benar, Elis. Emang dulu seperti itu. Aku mencari mu untuk balas budi dan menepati janjiku. Membuatmu nyaman di sampingku, memberikan apapun yang kau butuhkan. Dan melakukan segalanya untuk membuatmu bahagia. Aku pernah membuat kesalahan saat aku marah. Aku marah, karena kau pergi dariku saat itu, tapi aku sepertinya tak sanggup melakukannya lama-lama. Kau gadis yang telah menyelamatkan nyawaku, bagaimana mungkin aku marah, hanya karena hal sepele. Tolong maaf untuk hal itu, sayang" ucap Abraham mengecup dahi Elizabeth. Elizabeth hanya menutup matanya.


"Lalu sekarang? Apa sampai sekarang masih hanya dengan alasan yang sama? Kau berada di sampingku saat ini?" tanya Elizabeth menahan air matanya.


Abraham tersenyum menarik tekuk leher Elizabeth mencium bibir itu sekilas.


"Apa yang kau takutkan, Elis?" Abraham menatap Elizabeth "Kau istriku. Sekarang bukan hanya masalah balas budi atau janji yang aku buat,..."


"Lalu karena apa? Apa sekarang kau mencintaiku?"


"Tentu! Kau kan istriku. Kau Elis ku . Aku mencintaimu, Elis" Ucap Abraham tulus "Apa itu yang ingin kau dengar ha?!" Abraham tersenyum.


"Lalu....?" Elizabeth berhenti. Pertanyaannya berhenti, seakan ada yang menyekatnya.


"Lalu apa?" Abraham ingin tau apa yang ingin istrinya itu tanyakan.


"Apa aku boleh bertanya lagi?" ucap Elizabeth pelan.

__ADS_1


"Apa dari tadi, aku tidak mengizinkanmu bertanya? tanyalah aku akan menjawabnya. Malam ini, aku akan menjawab semua pertanyaan mu"


"Bagaimana jika gadis yang menyelamatkanmu bukan aku? Ada gadis lain yang memiliki kalung seperti ini dengan nama yang sama"


"Aku sudah memastikannya, Elis. Kalung itu buatan si A (designer ternama di Amerika) dan dia juga mengatakan padaku, bahwa dia l hanya membuat satu saja, itu berarti hanya ada 1 di dunia ini. Itupun hanya diambil oleh sepasang suami istri"


"Bagaimana jika ada duplikatnya? Dan mungkin ini atau punya gadis kecil itu hanya palsu"


"Saat aku kecil aku tau mana barang asli dan palsu, Elis. Aku tahu dengan sangat baik, punyamu dan dirinya sama dan semua asli" Jawab Abraham " Lihatlah kalung ini" Abraham mengambil kalung Elizabeth. "Ada tanda ini di ujung ini. Inilah tanda asli dari desainer A dan aku melihatnya saat kau membantuku, sebelum aku juga ikut terlelap disamping mu" Lanjut Abraham menunjukkan Elizabeth apa yang dia maksud.


"Dan kalung ini bahannya pun tak mudah di dapatkan, terbuat dari berlian yang sangat-sangat langka. Aku pun sudah meminta desainer A untuk membuatkan aku 1, tapi dia langsung menolaknya, karena dia tidak akan pernah mendapatkan bahannya dimanapun" jelas Abraham.


Elizabeth melihat kalungnya dengan seksama.


"Kau pasti tidak percaya kan ini berlian langkah? Jika kau tau harganya, aku yakin kau akan sangat terkejut" ucap Abraham, membuat Elizabeth menatap Abraham semakin tidak percaya.


"Mungkin jika orang biasa yang melihatnya, pasti hanya mengira, kalung mu itu hanya terbuat dari permata biasa, tapi di mata orang seperti ku akan tau mana barang yang berharga" lanjut Abraham, semakin membuat Elizabeth tidak percaya.


"Aku harus bertanya pada ayah tentang kalung ini. Aku harus memastikannya"


"Apa ada yang ingin kau tanyakan lagi, Elis?" tanya Abraham yang membuat Elizabeth terbangun dari lamunannya.


"Ah. Apa kau juga memastikan kalungku di 2 tahun yang lalu sama seperti ini?"

__ADS_1


Abraham tersenyum.


"Kau pasti penasaran, karena sampai sekarang kau masih tidak menggingatnya, kan? Kalung mu masa kecil, 2 tahun yang lalu, dan sekarang sama dan aku sudah memastikannya dahulu, bahkan yang sekarang. Dari melihatnya saja aku sudah tahu"


"Tapi Gadis kecil itu pasti bukan aku dan 2 tahun yang lalu pasti bukan aku. Dan dialah gadis penyelamat Abraham. Karena aku yakin aku bukanlah yang menyelamatkan Abraham. Yang artinya tidak mungkin ada 1 kalung, pasti ada 2 kalung. Tapi kenapa desainernya mengatakan hanya 1? Apa aku benar lupa ingatan" Elizabeth ternyata kecut dalam hati. "Jika aku benar-benar lupa ingatan, maka tidak ada ayah yang membalas ku semalam. Tidak akan ada yang meretas handpone ku. Lalu siapa sang peretas? Apa gunanya?"


"Ah iya, honey. Bagaimana jika sebenarnya ada 2 kalung dan Elizabeth 2 tahun lalu dan aku sekarang berbeda?" Elizabeth mencoba bertanya kembali.


"Itu tidak mungkin Elis. Mana mungkin ada 2 orang yang memiliki wajah yang sama dan nama yang sama, juga sama-sama memiliki kalung yang sama" jawab Abraham yang membuat Elizabeth tidak tenang.


"Bagaimana kalau ada?..."


"Dia hanya mengaku-ngaku sebagai dirimu" Jawab Abraham mantap. "Dan aku akan langsung mengetahui mana Elizabeth ku dan mana yang palsu"


"Benarkah?" Tanya Elizabeth tidak percaya, bahkan sekarang dia tidak menyadari Elizabeth 2 tahun yang lalu dan juga Elizabeth yang sekarang berbeda.


"Tentu!" jawab Abraham singkat. "Sudahi sesi tanya jawab malam ini. Ayo kita tidur!" Abraham menarik Elizabeth ke dalam pelukannya.


"Dan kau harus tau, Elis. Kaulah satu-satunya istriku. Selamanya kaulah istriku. Jadi janganlah berfikir yang tidak-tidak" ucap Abraham mengecup dahi Elizabeth dan membawa Elizabeth ke dalam pelukan.


Penasaran kan? apa kelanjutannya.


******Nantikan kelanjutan hanya di BST******.

__ADS_1


See you next time


__ADS_2