Bukan Salah Takdir

Bukan Salah Takdir
Part 6 : Deg Degan


__ADS_3

Erin yang tengah diam di parkiran menunggu jemputan yang tak kunjung datang membuatnya berdecak kesal kakinya di hentak kan ke tanah jujur aja dia sangat lelah hari ini beribu pertanyaan dari sang guru,teman adik kelas menanyakan masalah tadi


hingga tanpa sadar mobil Sport hitam berhenti di depannya kaca mobil perlahan turun hingga menampakan pria tampan dengan senyuman di bibirnya dann satu lagi gadis lucu dan imut itu ada di samping pria itu


"Assalamualaikum..Erin lo ngapain di sini?."Tanya Revan


"Waalikumsallam...itu gue lagi nunggu jemputan tapi kayanya ga bisa deh jadi sekarang gue nunggu taksi."jelas Erin


"lo sendirian?."tanya lagi Revan


"iya gue sendirian tadinya sih mau sama si Kiran cuman dia nya balik duluan gitu."jawab Erin


"nahhh ya udah kak ikut kita aja ... nanti biar aku sama bang Revan yang anterin kaka."ajak Arrum yang kemudian turun dari mobil


"ngga ga us---."


"yah udah biar gue anterin lo pulang...masuk!!!."titah Revan yang memotong omongan Erin


"iya kak ayo masuk aku pindah belakang aja kaka di depan."sahut Arrum kemudian membuka pintu belakang


"emmm baik lah..terimakasih banyak."Erin masuk dan duduk di samping Revan


"Yoi sama sama ."


Di dalam perjalanan suasa hening menyelimuti orang orang di dalam mobil sport hitam itu..Arrum yang duduk di belakang sibuk memperhatikan dua orang yang sama sama menyibukkan diri Erin yang sibuk dengan ponselnya dan Revan yang fokus menyetir


"akhmmmm." Deheman Arrum berhasil membuat kedua orang itu melirik ke belakang Arrum tersenyum manis mentap keduanya


"kamu kenapa anak curut..sakit??." tanya Revan yang kembali fokus menyetir


"enak aja anak curut ... ngga apa apa cuman sepi aja gitu kek kuburan."Arrum memutar bola matanya


"terus kita harus gimana ya kali joged di sini .. serasa di tempat dangdut dong." kilah Revan


"kan ngga gitu juga ishhh dasar abang mah orangnya ga pekaan ih." Dengus Arrum


"emang."ucap Erin spontan membuat kedua orang itu membulatkan mata seketika Erin sadar


"i-iya iya emang kan??dia mah orang nya ga pekaan Arrum aja bisa nilai masa lo sendiri ga bisa!!! Giliran nilai orang bisa Diri lo sendiri ga bisa aneh!."


"nahhh kan bener Good Job kak."


"Aduhhhh lama lama kalau gue deket deket kalian bisa bisa gue kalah telak lagi."


"iya dong hahah."tawa Erin dan Arrum secara bersamaan


"Cewe mah selalu benar hufff."


"pasti dongg."


"tapi tenang!!Suatu saat nanti cowo yang akan selalu benar oke tunggu aja."


"iya kita tunggu kok...palingan lo udah tua duluan ."


"hahahhah."lagi lagi Erin dan Arrum tertawa


Rencana Arrum berhasil membuat suasana di mobil rame ia tersenyum puas ntah mengapa Arrum senang melihat Erin dan Revan bebarengan namun ntah lah dengan mereka berdua


seketika Erin membuka botol minumnya lalu meneguk minumnya


"kak Erin cantikk!! Aku ingin punya kaka ipar kaya kak Erin selain cantik,baik hati juga."


'Ukhhh Ukhhh'


Erin tersedak minumnya sendiri karena mendengar perkataan Arrum.Revan yang melihat itu memberikan tysue, Arrum makin tersenyum senang


"lo ga apa apa?Eh bocah curut gara gara kamu tuhh Kak Erin tersedak minta maaf sana!!."


"Kak maafin Arrum yahh...maaf banget." Lirih Arrum sambil menunduk


Erin yang melihat itu melirik ke belakang menghadap Arrum yang tengah tertunduk itu


"Ngga kok van ga apa apa! Kaka ga apa apa Arrum cantikk,jangan sedih dong kaka tau itu bercanda jadi santai aja heheh."hibur ku


"Terimakasih kaka...Arrum suka sama kakak."Arrum kembali mengembangkan senyumnya


"iya cantik sama sama."


'kok gue jadi deg degan gini' Batin Revan


'Ya Allah jantung gue kok deg degan gini' Batin Erin.


mereka kembali melanjutkan perjalanan..hingga tak terasa mobil Revan sudah berada di halaman rumah besar keluarga Wijaya..Revan tertegun rumah Wijaya ini lebih besar dari pada Rumahnya hanya sedikit perbandinganya namum menurut Revan ini menakjubkan dengan Rumah yang Elegant modern berlantai 3



"Terimakasih! Mau masuk dulu?."


"ngga usah gue langsung balik aja,kasian Arrum takutnya di bangun."

__ADS_1


"iya udah makasih sekali lagi."


"iya sama sama..kalau gitu gue balik yah Assalamualaikum."


"waalikumsalam."


Erin kemudian masuk ke dalam rumah namun nampak sepi akhirnya Erin pergi ke ruang keluarga tempat mereka kumpul


"Maaa..Pahh..Assalamualaikum Erin pulang nih."teriak Erin sedikit berteriak dan berjalan menuju ruang keluarga


"Waalaikumsalam nakk.."jawab shiren yang tengah membaca majalah kemudian menutup majalahnya dan menatap anaknya yang sudah duduk di samping shiren


"Maaf yah nak mama ga bisa jemput...tadi pak Amir mama suruh untuk mengantarkan bekal papa ke kantor dan yang kedua mama males heheh."cengir shiren


"ahh mama mah untung aja ada Revan yang Anterin Erin jadi ga usah naik taksi."


"Alhamdulillah terus mana Revannya??ga masuk dulu."


"ngga mahh dia langsung pulang katanya."


"owhhh gitu."


tiba tiba seseorang nampak dari pintu utama dengan stelan casual levis hitam,kaos putih dan kemeja hitam serta sepatu sneakers bermerek jam tangan yang terlingkar di tangan kirinya serta wajah yang tidak menampakkan senyuman sedikit pum membuat aura ketampanan dan kedinginann nya terpancar.


"Kaka ga ke kantor?."tanya Erin yang melihat kakanya duduk.di kursi sebelahnya


"ngga!!hari ini kaka ada kuliah jadi kemungkinan besok pagi baru pergi ke kantor."jelas Ervan


"Papah mana mah?." Tanya Erin


"Masih di kantor katanya ada beberapa client dari luar yang harus di temui sekarang kemungkinan bentar lagi pulang ya udah sekarang istirahat dulu sana pasti kalian cape banget."


"emmm yah udah Ervan dan Erin pergi ke kamar dulu yah mahh." Pamit Ervan yang di ikuti oleh Erin


Sampai di kamar Erin membantingkan tubuhnya ke atas kasur rasa ngantuk mulai terasa matanya perlahan terpejam hingga akhirnya terlelap..


Ervan masuk ke kamar beda dengan Erin yang langsung tidur namun ia memilih berendam di bathroom menurutnya menghilangkan penat dengan cara berendam adalah satu cara terbaik..mungkinn!


namun kali ini ia teringat pada gadis yang tadi tak sengaja ia menubruknya menurutnya gadis itu manis di pikirannya karena selama ini Ervan selalu menjadi incaran para cewe di kampus mau pun di kantor berbagai cara untuk mendekati Ervan selalu mereka lakukan buktinya setiap hari selalu ada bunga,coklat dan surat di meja kantor mau pun kampus,mungkin menurut sahabatnya Reno ia sangat beruntung tapi tidak dengan Ervan yang merasa risih karena tipe cewe yang Ervan mau bukan itu...Ervan sendiri masih bingung dalam memilih cewe dan oebih memilih untuk memperdalam pendidikan di dalam bidang bisnisnya


"ahhhhhh."pekiknya


"kok gue mikirn gadis kecil tadi yahhh..."Ervan bergunggam pada dirinya sendiri sambil mengacak rambutnya


#FlashBack


brukkk


ia menabrak seorang gadis berpakaian putih abu dengan hijab berwarna putih di kepalanya hingga membuat buku buku gadis itu berserakan di lantai dengan cepat gadis itu membereskan buku bukunya sedangkan Ervan??ia hanya memandang bingung pasalnya ini kan kampus sedang apa gadis yang mungkin seumuran dengan adiknya itu berkeliaran di sini..Gadis itu berdiri dan menatap Ervan lekat


"maaf"ucap Ervan singkat


"maaf maaf...harus nya kaka bantuin aku bukanya malah ngeliatin aja huf." marah di gadis itu sambil memeluk buku bukunya


"terserah." Ervan pergi begitu aja tanpa menghiraukan ocehan dari gadis yang masih berdiri di tempat itu


"huuu dasar manusia es balok es ... ga tau kata maaf dasar!!!!." teriak si gadis


tiba tiba seorang pria mendekati gadis itu


"Kamu udah datang? dan terus ngapain kamu teriak teriak?."tanya pria itu


"itu kak tadi ada seseorang yang nabrak aku hingga buku aku berserakan dan dia hanya memperhatikkan ku tanpa ada mau bantu gitu..malah pergi aja kek jalangkung anjay parah udah gitu sikap nya itu kakkkkk!!!Dingin bener kek balok es!!."Jelasnya dengan berbagai ekspersi di keluarkan


pria yang mendengarkan itu hanya tersenyum sambil mengeleng geleng pelan


"dasar sepupu gue yang satu ini cerewet,galak fikss lahh ga akan ada cowo yang mau."


"dihhh sembarangan tuh mulut!Gue cabok juga."


"biarinn bodo amat!."


_o0o_


tok tok tok!!!


"Biii buka itu pintu siapa!!."Teriak Shiren yang sedang menemani Yudha makan


"iya nonya."Bi Marni muncul dari arah dapur membungkukan badanya hormat dan pergi ke arah pintu utama


"Assalamualaikum bi.."ucap gadis yang tengah berdiri di depan pintu dengan menggunakan gamis berwarna abu kerudung yang senada dan ada 2 tas yang ia bawa..


"waalikumsalam non Ki---"


"Siapa bi?." tanya shiren yang berjalan menghampiri Bi marni yang ada di depan pintu


"Kirann!!"


"Assalamualaikum tante!." Kiran mencium punggung telapak tangan Shiren dengan hormat

__ADS_1


"Waalikumsalam ayo masuk!."


"iya tante makasih."


Shiren mengajak Kiran duduk di ruang tamu nampak Yudha yang baru selesai makan ikut menghampiri mereka..Kiran yang melihat itu langsunh berdiri dan mencium punggung telapak tangan yudha


"Assalamualaikum om!."


"Waalikumsalam."


"Bii tolong panggilkan Erin suruh dia kebawah!." ucap shiren


"Baik nyonya."


Bi Marni naik ke lantai dua untuk memanggil Erin


Tok tok tok!!!


ketokan pintu berhasil membuat Erin terbangun dari tidurnya dan berdiri untuk membukakan pintu terlihat Bi Marni berdiri


"Maaf non mengganggu tadi ada non Kiran datang dan sekarang Non di panggil nyonya untuk turun kebawah."jelas bi marni sopan


"Astagfirullah...Aku lupa bi kalau kiran mau menginap di sini...katakan pada mereka aku akan segera turun."jelas Erin kemudian ia membuka handphone nya terkejut karena ia tertidur cukup lama dan nampak beberapa panggilan tak terjawab dari Kiran


"baik non."


Erin pergi menuju kamar mandi untuk bersiap turun ke bawah.


"Jadi apa nak tujuan kamu ke sini?." tanya Shiren


"Jadi gini tante...om maaf sebelumnya Kiran lancang atau tak sopan sama kalian..Jadi di sekolah...


#FlashBack


"Kiran apa yang kamu pikirkan?." Tanya Erin yang melihat kiran tengah melamun


"ituu jadi sebenarnya...Abi ada pekerjaan di jakarta selama 3 hari..dan kamu tau kan aku paling takut sendirian mana asisten rumah tangga aku pulang kampung...masa iya aku sama tukang kebun kan takut."jelas Kiran


"ohhh gitu terus lo gimana dong?."tanya Eri


"ntah lah gue bingung rin." Lirih Kiran


"Ahhh gue punya ide!!!Gimana kalau lo nginap di rumah Gue aja??."


"Emang lo ga keberatan?."


"iya ngga lahh masa iya sahabat mau ke rumah keberatan malahan gue seneng banget..."


"Terimakasih yah rin...iya gue mau tapi gue balik dulu mau siap siap yah."


"oke gue tunggu."


#FlashOn


"owhhh gitu."Sahut Sherin mengerti


"Jadi kamu mau tidur dimana??Kamar tamu apa sama Erin?."Tanya Sherin


"Ter--."


"Kiran tidur di kamar Erin maahh!."ucap Erin tiba tiba yang baru turun dari lantai dua dengan mengenakan pakaian tidur lengan panjang dan kerudung hitam geblus.


"okehhh baik lahhh.."Sherin tersenyum


Yudha hanya tersenyum melihat ketiga cewe di hadapan nya itu


"iya udah sana bawa kirannya ke atas .. setelah itu turun ke bawah nanti kita makan malam bersama."titah Yudha


"Iya pahhh."


"TerimaKasih om tante"


Next???


***Hayyyy guysss!!!!


*السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته*


Kami sekeluarga Mengucapkan *Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah*


*تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمَ*


*_Taqabbalallohu Minna wa Minkum shiyaamanaa washiyaamakum taqabbal yaa Kariim_*


Mohon maaf lahir batin atas segala salah & khilaf. Semoga amal ibadah dan Puasa kita diterima Allah SWT... Aamiin YRa


*وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه*


Endah dan keluarga 🙏🙏🙏***

__ADS_1


__ADS_2