Bukan Salah Takdir

Bukan Salah Takdir
Part 8 : Rencana Licik Fandra & Shalsa


__ADS_3

Sang Surya memancarkan cahayanya yang indah..Hangat!! itu lah yang di rasakan kedua gadis saat sinar mentari menyentuh wajah keduanya..Mereka perlahan mengerejapkan matanya dan menatap langit langit keduanya membaca doa bangun tidur dan mereka pergi ke kamar mandi untuk bersiap ke sekolah secara bergantian.Setelah semua nya selesai Erin dan Kiran turun ke bawah untuk ikut makan pagi bersama.


"Pagiii Mahh Pahh...Om..Tante."Sapa Kiran dan Erin serentak


"Pagiii juga sayangg."ucap Yudha mencium pucuk kepala Erin


"Pagii Nakk...Kiran."Jawab Shiren


Terlihat seorang pria yang mengenakan setelan jas berwarna hitam lengkap jalan menghampiri semua orang yang tenggah menunggunya sambil memakai dasi Shiren yang melihat sang putra sulungnya langsung membantu memakaikan dasi dengan benar dan rapi bagaimana tidak??setiap pagi dan setiap hari ia selalu mambantu sang suami memakai kan dasi menata rambut bahkan memakaikan jas pun jadi hal itu sudah terbiasa baginya.


"Terimakasih ma."


"sama sama sayang...ya udah kita makan!."titah Shiren yang di angguki oleh Ervan


"Erinnn sekarang kamu pergi sama kak Ervan yah."Ucap Yudha


"kok gitu pah?."tanya Erin


"Ngga apa apa...biar lah kaka kamu sekali kali datang ke sekolah..kita liat apa reaksi para teman mu itu!."Ucap Yudha di serangi senyuman licik


"baik lah!."


setelah selesai makan Erin,Kiran dan Ervan pamit kepada Yudha dan Shiren...Di perjalanan tak ada satu pun yang membuka suara Kiran duduk di belakang sedangkan Ervan dan Erin di depan Ervan mengantarkan Erin sampai di depan sekolah hingga terlihat oleh semua siswa yang sedang berlalu lalang menelusuri koridor sekolah..Erin turun dari mobil begitu juga dengan Ervan dan Kiran benar saja yang di ucapkan Yudha banyakk yang memeperhatikan mereka tatapan iri,benci,heran,bingung begitu lah tatapan mereka bagimana bisa???because mereka datang dengan anak tunggal sang pembisnis besar di dunia Ervan dengan wajah yang tampan berkulit putih..bibir yang manis..hidung mancung rambuttt?tertata rapii setelan jas lengkap dengan kacamata hitam


Evan memperhatikan sekitarnya kemudian membuka kaca mata hitamnya dan menatap Erin yang hanya tinggi badan sebahunya itu


"Terimakasih ka udah nganterin Erin sama Kiran."Ucap Erin lembut


"Iya kak makasih yah."Kiran tersenyum ramah


"Iya sama sama..de kamu liat sekeliling sekolah kamu?."tanya Ervan yang di angguki oleh Erin


"Mereka pasti sedang memperhatikan kaka ." senyum sinis Ervan mengembang


"dihhh GR bangettt!!."Erin mengembungkan mulutnya gemas


"duhhh adik kaka lucu kalau kaya gini."jelas Ervan sambil mengusap lembut Kepala Erin


"Iya dong hehe."


"owhh ini de..baju ganti kamu nanti."Ervan menyodorkan peaper bag kecil


"owhhh iya kak sekali lagi makasihh yahhh."Erin memeluk Ervan tentu saja membuat semua orang membulatkan mata Murka


"idihhhh tumben meluk meluk."Sinis Ervan


"Dihhh giliran di peluk ga mau!Ga di peluk marah aneh!!."Dengus Erin


"hahhaa iya udah kaka pergi dulu Assalamualaikum yang rajin!!!."Ucap Evan mengusap pipi lembut Erin


"Waalikumsalamm pasti bosss!!."Erin mengancungkan jempolnya


"Kiran saya pergi dulu titip Erin Assalamualaikum!."Ervan pamit tanpa ekspersi beda dengan berbicara pada Erin yang selalu menampakkan senyuman manisnya


"iya kak waalikumsalam."


"ihhh emangnya Erin anak kecil di titip titipin."Kesal Erin menghentakkan kakinya


"udahhh udahhh ayo masuk ah."ajak Kiran


Erin dan Kiran masuk kedalam gedung sekolahnya nampak semua orang sedang memperhatikkan mereka dengan tatapan yang tidak bisa di artikan terilihat dari kejauhan para sahabat tercintenya sedang berlarian menuju mereka berdua sekarang mereka ada di koridor utama


"Assalamualaikummm guysss."Sapa Gina,Nisa,Lisa serentak


"Waalikumsalammm.."Jawab Erin dan Kiran


"Ehhh koo lo bareng sama kaka lo ke sini ada apa???dan lo tau berita lo yang tadi jadi trending topikk utama di sekolah lohhh parahhh."Kata Nisa sambil memakai ekspersinya


"ngga apa apa..gue cuman di antar doang dan itu di suruh papa!."Terang Erin

__ADS_1


"tunggu tunggu...Tuan Yudha sang pembisnis besar memerintahkan anak bungsu nya di antar sama sang kaka yang terkenal??Pasti ada apa apa nih!!Atau jangan jangan!! Lo udah ceritain semuanya?."ucap Lisa panjang kali lebar di kali tinggi kek rumus matematika


"begitu lah..udah ah ntr gue ceritain okss."kata Erin sambil tersenyum


"Tapi gue belum tuh liat muka kaka lo...penasaran gue ish."ucap Lisa


"Assalamualaikum para ukhtii."Revan,Angga, dan Andre yang baru datang


"waalikumsalam para badboy!."Ucap serentak para cewe


"enak aja huff."dengus mereka


"Ehh kalian tau ga apa trending topik sekarang kok gue linglung yahh...Erin jangan jangan-- Stttt."Lagi lagi ucapan Gina terpotong oleh bekapan Lisa dan mareka tau pasti Gina kumat Lola nya


"Udah ke kelas aja yu."ajaknya


"ayo ayo."


Sampai di kelas semua mata menatap mereka intes termasuk tatapan tajam yang di berikan untuk Erin rasa iri menggebu di hati mereka..tapi dengan santai Erin dan yang lain duduk menghiraukan mereka


'**Gila yah si Erin bisa bareng dengan pengusaha besar Tuan Ervan!!'


'huuh apa dia pake pelet yah bisa deket gitu!.'


'bisa jadi tuh.'


'mana di peluk peluk lagi...gue jijik liatnya.'


Cibir mereka yang udah mulai terdengar di telinga Erin dan yang lain..Lisa dan Nisa memengang tangan Erin untuk tetap bersabar Erin hanya membuang nafas dengan sekuat tenaga ia menahan Emosinya


pelajaran di mulai semua siswa fokus memperhatikan guru yang sedang menjelaskan beberapa materi..ada yang mulai ngantuk,bosen,gabut serius daj main main...itu lah rata rata mereka jika guru sedang menerangkan.


"Mbaaa Atikkk Cantik!!Gue pesen mie ayam 7 yah seperti biasa."Gombal Andre membuat Mbaa Atik tersipu malu


"Baikk den Andre yang ganteng!."jawab Bi Atikk dengan gombalan pula


"Guys jadi gimana tuh nenek lampir!."Tanya angga


"Udah di atasi sama Erin."jawab Lisa


"owh iya giamna gimana?."tanya Revan


"Jadi gini...."Erin menceritakan semuanya membuat mereka mengangguk ngerti


"gue ga sabar deh."Ucap Gina


"emang lo ngerti." Tanya Andre


"Ngga heheh." Gina menjawab sambil cengengesan


"Dasarr LoLa!!!."Cibir Andre


"Biarin ribet deh ah dasarr raja gomball abal abal."Gina melipat kedua tanganya di dada


Akhirnya makanan yang sekian lama di pesan datang juga mereka makan dengan nikmat meski pun masih aja ada yang menatap mereka dengan tatapan murka..


Di tempat lain seorang gadis tengah berkumpul dengan teman temanya ia duduk di atas meja dengan melipat kedua tangannya di depan dada dengan sombong ia mencibir


"Tenang kita balas dendam sama cewe murahan seperti dia."ujarnya


"Hellowww bener bangettt gue denger dia goda anak tuan wijaya parahhh tuh orang."Sahut Fandra


"Iya kak katanya sih gitu."sahut Shalsa


Jadi Shalsa dan Fandra itu bekerja sama untuk menjatuhkan Erin kali ini ia memiliki Rencana bagus..


"Bentar lagi kita olahraga liat aja apa yang bakalan gue lakukan."Fandra tersenyum licik


Erin dan yang lain tengah siap di pinggir lapang menunggu Pak Anto datang..Hari ini pelajaran penjas di gabung karena untuk Penialian Akhir Semester maka dari itu semua di gabung

__ADS_1


tentu saja ada Fandra dan Shalsa di sana mereka menatap tanjam ke arah Erin dan yang lain.


Pak Anto datang dengan membawa beberapa bola voli.


"Assalamualaikum anak anak ku...hari ini adalah hari Jum'at kita bakalan bermain voli..setiap gerakan setiap pukulan bapa nilai jadi bapa harap kalian bisa bermain dengan baik..sebelum kita mulai mari kita berdoa..berdoa dalam hati mulai."jelas Pak Anto yang mulai memimpin doa


"selesai Assalamualaikum wr wb."


"Waalikumsalam."Ucap semua siswa


Olahraga pun di mulai dari teknik dasar yaitu Teknik Servis (service),Teknik Passing Bawah,Teknik Passing atas,Teknik Smash dan Teknik Block mereka melalukan dengan baik..setelah penilaian mereka di bebaskan untuk bermain voli secara bertim


yah kali ini Fandra dan shalsa mulai beraksi .. Erin yang tengah melempar bola tiba tiba tersungkur


.Bughhh


"awww"Pekik Erin yang memengang kepalanya hingga tersungkur karena terkena bola voli


"Erinnn!!!." Teriak teman temanya


Fandra dan Shalsa tersenyum sinis kali ini mereka berhasil mengerjai Erin


"lo ga apa apa kan rin."Tanya Angga panik


"gue gue ga---."Erin berbicara sedikit lemah dan tiba tiba pandangannya buram dan kepalanya terasa pening sekali


"Erinnn...Erinnn bangun."Erin jatuh pingsan Lisa,Gina,Nisa dan Kiran berusaha membangunkan Erin


Revan dan Andre terasa geram melihat Fandra dan Shalsa yang memiliki wajah Tanoa dosa itu tersenyum..Mereka menghampiri Shalsa dan Fandra lalu


plakk!!!


Satu tamparan berhasil Revan keluarkan untuk Fandra dan


plakkk!!!


satu tampran lagi berhasil mengenai pipi Shalsa yang di berukan oleh Andre


"kok lo nam--."


"Diam!!!kalau ada apa apa dengan Erin lo bakalan Habis!!!!."Teriak Revan murka


keduanya pergi meninggalkan Fandra dan Shalsa yang tengah memengang pipinya yang panas akibat tamparan


Angga membopong tubuh Erin yang lemas ke ruang UKS...semua orang memperhatikan mereka..Tim PMR siap sedia membantu Erin di ruang UKS


"Sebaiknya kita telepon Kakanya Erin!."jelas Kiran


"boleh lo telepon aja gue mau liat dulu Erin."Angga berjalan meninggalkan Kiran


Lisa,Nisa dan Gina Menunggu Erin siuman Angga memengan tangan Erin erat rasa khawatir menghantuinya karena tiga cewe yang tengah memperhatikan Angga tau bahwa dia menyukai Erin


Kiran dengan deg degan menghubungi Ervan


"Assalqmualaikum kak!."Kiran gemetaran


"Waalikumsalam siapa?."tanya Ervan dingin


"kak ini aku Kiran teman Erin yang kemaren..aku mau memberi tahu..kalo Erinn..Erinn."Kiran benar benar gemetaran rasa takut menghantuinya


"kenapa dengan Erin.."Ervan mulai khawatir


"Erin pingsan kan!!Sekarang dia di UKS tadi dia kena lemparan bola oleh Fandra dan Shalsa."jelas Kiran dengan satu tarikan nafas


"APA!!!!"Ervan sedikit teriak kaget


nextt????


jangan lupa like , rate dan vote nya yah guys🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2