Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Keputusan Alvin


__ADS_3

“ Tapi pak , bisakah aku membenahi masalah yang ada di dalam bagian marketing terlebih dulu sebelum aku menjadi sekretaris dari pak Alvin ? ternyata San - San masih membuat penawaran , meskipun penawaran yang di minta San - San untuk kelangsungan perusahaan , tapi pak adi menggeleng kan kepala nya tanda tidak bisa mengabulkan permintaan San - San . Karena semua keputusan , ada pada direktur perusahaan ini dan direktur nya pun menginginkan San - San untuk menjadi sekretaris nya .


“ Kasih aku waktu 2 minggu untuk membenahi semuanya , terutama bagian marketing . “ San - San masih kekeh dengan keinginan nya , manager HRD tetap menggeleng kan kepala tanda tidak bisa menerima permintaan San - San lagian bukan wewenangnya juga mengubah keinginan sang direktur .


“ Tidak bisa “ bukan pak adi yang menjawab , melainkan Alvin yang menolak permintaan San - San . Entah sejak kapan Alvin berada di ruangan HRD nya , tapi Alvin benar-benar tidak setuju jika San - San masuk divisi marketing , terlebih tujuan nya untuk membenahi divisi marketing yang begitu amburadul menurut penuturan San - San . Bukan Alvin tidak tahu apa - apa tentang perusahaan nya yang sudah di ambang kehancuran ini , bukan juga Alvin meragukan kemampuan San - San dalam bidang memperbaiki masalah divisi marketing . Tapi Alvin tengah menunggu waktu yang tepat untuk menutup perusahaan yang sudah tidak layak di pertahankan .


San - San mendekati Alvin dan melipat kedua tangan nya di dadanya . “ Kamu meremehkan ku ? “ ujar San - San tanpa merasa takut sedikit pun , padahal San - San tahu Alvin adalah Direktur nya .

__ADS_1


Alvin menggunakan tangan nya untuk menyuruh pak adi keluar terlebih dulu dari ruangan nya , sebelum Alvin menjawab ucapan San - San . “ aku percaya dengan kemampuan kamu dalam menyelesaikan masalah di perusahaan ini , tapi kamu tidak perlu capek - capek membenahi perusahaan yang sudah hancur ini . “ balas Alvin , setelah pak adi keluar dari ruangannya sendiri . Alvin tidak ingin , orang kantor tahu tujuan Alvin masuk ke kantor ini . “ Lagian kamu akan tetap menjadi sekretaris ku , meskipun perusahaan ini sudah ku tutup . “ tambah nya . Alvin sama sekali tidak khawatir , jika harus kehilangan salah satu perusahaan nya . Apa lagi perusahaan di sini terbilang kecil , belum lagi banyak nya kecurangan yang di lakukan oknum - oknum yang sudah di berikan kepercayaan tapi mereka malah berkhianat , meskipun tidak sampai membuat Alvin mengalami kerugian yang cukup menguras hartanya juga .


San - San berdecih mendengar ucapan Alvin . “ Bapak ini aneh , perusahaan mau gulung tikar tapi bapak sebagai direktur nya terlihat tenang - tenang saja . Lagian kalo perusahaan bapak mau tutup , lalu buat apa aku jadi sekretaris bapak Alvin yang terhormat ini . “ San - San sampai geleng-geleng kepala , melihat sikap Alvin yang terlihat seperti laki-laki yang tidak mempunyai tanggung jawab sama sekali sebagai seorang pemimpin perusahaan .


Kesal dengan ucapan yang di lontarkan San - San , Alvin membawa San - San keluar dari ruangan HRD nya . Kali ini San - San tidak berontak , saat tangannya digenggam keluar . “ pak Alvin stop ! bapak mau membawaku kemana ? “ ujar San - San saat Alvin menggandeng tangannya dan membawanya keluar dari ruangan pak adi .


Alvin tak menjawab , dia terus melangkah kan kakinya hingga ke lantai 4 dan masuk ke dalam ruangan nya . Setelah sampai ruangan nya , Alvin mengunci pintu serta menutup tirai nya dengan remot pintarnya . “ kamu tahu , kenapa saya ingin sekali menutup perusahaan ini ? Lihatlah ! dan jangan bicara pada siapapun mengenai hal yang sudah kamu ketahui ini . “ ujar Alvin dengan memberikan sebuah berkas pada San - San , agar San - San tidak lagi berpikiran yang tidak - tidak mengenai hal ini .

__ADS_1


Alvin dengan santai menuju ke kursi kebesaran nya , setelah memberikan berkas - berkas tanda bukti jika perusahaan di sini benar-benar harus di tutup untuk sementara waktu . “ Lihat lah dulu ! setelah itu baru berkomentar . “ entah kenapa , Alvin sangat percaya San - San bisa menjaga rahasia perusahaan nya .


“ Apa tidak ada jalan lain selain menutup perusahaan ? okey di sini banyak sekali kecurangan yang di lakukan para pemilik jabatan serta antek - antek nya , tapi bisa kah kamu memikirkan nasib orang - orang yang sudah loyal dengan perusahaan ini , jika sampai di tutup ? tapi tunggu dulu deh , kenapa bapak mau menceritakan masalah perusahaan padaku ? aku ini kan cuma orang luar yang baru mau bekerja di perusahaan ini . Bapak tidak takut , aku membocorkan semua rahasia perusahaan ini . “ balas San - San .


“ Itu sebabnya aku ingin menjadi kamu sebagai sekretaris ku . Aku ingin kamu mempelajari semua yang tengah di alamin perusahaan di sini , bukan untuk membenahi perusahaan yang sudah hancur ini . “ balas Alvin


“ Maksud bapak gimana yah ? “ San - San benar-benar tidak mengerti , apa yang di inginkan laki-laki di hadapan nya .

__ADS_1


“ Sudah ku putuskan mulai hari ini , kamu jadi sekretaris ku . Kamu pun tidak usah memikirkan nasib karyawan yang sudah loyal terhadap perusahaan ku , karena aku akan mengalihkan mereka ke perusahaan ku yang sesungguhnya , Yang pasti bukan di sini .


Bersambung


__ADS_2