
“ Mas sudah sadar . “ bunda langsung mendekati sang suami yang baru saja membuka matanya
“ De ____ wi a ___ “ ucap ayah dengan terbata .
“ Sudah mas jangan banyak bicara dulu , dewi mau panggil dokter dulu untuk memeriksa keadaan mas . “ bunda pun keluar dari ruangan sang suami untuk memanggil dokter terlebih dulu setelah melarang suaminya untuk tidak banyak bicara .
Bunda tahu , suami nya pasti ingin menanyakan kebenaran tentang putri mereka , melihat dari tatapan mata suaminya . Tapi sebelum menjelaskan kebenaran yang bunda tahu tentang masalah yang alami putri mereka , bunda ingin memastikan kesehatan suami nya terlebih dulu .
Cek lek
Bunda dan sang dokter beserta suster masuk untuk memeriksa kondisi ayah yang baru siuman .“ Bagaimana , apa masih ada keluhan lain yang pak hasan rasakan ? “ tanya sang dokter , dengan memeriksa keadaan ayah . '
“ Tidak ada dokter , saya sudah baik - baik saja sekarang . Dokter mau balapan lari sama saya juga , hayuk aku jabanin dok . “ balas ayah dengan yakin nya
Mendengar jawaban semangat dari ayah , dokternya pun tersenyum . “ Oke , bapak sekarang sudah baik - baik saja . Tapi pak hasan harus ingat , jangan terlalu memikul beban pikiran yang berlebihan , kalo bapak tidak mau lagi bertemu dengan saya di rumah sakit ini . “ pesan sang dokter .
Setelah sang dokter pergi , ayah terus menatap istri nya dengan tatapan intimidasi agar menjelaskan masalah yang di alami putri mereka . “ Mas , ingat kata dokter tadi , mas gak boleh terlalu banyak pikiran dulu. “ bunda lebih memilih menunda , membicarakan masalah yang di alami putri mereka , mengingat saran dokter yang di anjurkan untuk suami nya , meskipun sang suami terlihat sudah baik - baik saja .
“ Dewi , apa aku tidak berhak tahu apa yang dialami putri ku sekarang ? “ balas ayah dengan sengit , ayah merasa tersinggung pada istri nya yang sudah menyembunyikan fakta tentang putri mereka .
“ Mas bukan seperti itu , tapi mas kan baru siuman , tidak mungkin aku akan menambah beban pikiran kamu lagi . “ kilah bunda .
__ADS_1
“ Ceritakan apa yang kamu tahu ! apa kamu pikir aku selemah itu . “ ayah terus memaksa agar sang istri menjelaskan , apa yang di alami putri semata wayang mereka .
Jika sudah seperti ini , bunda tidak mungkin menunda - nunda apa yang telah di ketahui bunda tentang masalah yang menimpa putri mereka . Setelah menceritakan apa yang yang bunda ketahui tentang masalah yang dialami putri mereka pada sang suami , bunda sedikit bernafas lega , karena kondisi sang suami terlihat baik - baik saja setelah mengetahui , apa yang di alami putri kesayangan nya.
“ Lalu di mana ana sekarang ? “ ayah langsung menanyakan keberadaan ana , karena semenjak ayah membuka matanya , putri semata wayang nya belum terlihat batang hidungnya .
“ Tadi sih bilangnya mau ke ruangan dokter , tapi saat bunda manggil dokter, ana tidak terlihat sama sekali di ruangan dokter . “ balas bunda .
Tok
Tok
“ Mungkin itu ana yang ketuk pintu bun . “ ujar ayah , saat mendengar suara ketukan pintu .
Cek lek
“ Selamat malam om , tante , ini aku vini . “ ujar vini dengan melangkah masuk . “ bagaimana keadaan Om sekarang ? “ ujar Vina dengan mencium tangan kedua orang tua sahabat nya .
“ Oh vini , tante kira ana . Keadaan Om sekarang alhamdulillah sudah mendingan vin , Sama siapa kesini vin ? “ sahut bunda .
“ Alhamdulillah kalo Om sudah mendingan mah . Aku kesini sendirilah tante , emang mau ngajakin siapa coba . “ balas vini
__ADS_1
“ Om itu baik - baik saja vin , mau tanding makan seblak juga hayuk ___ . Ngomong - ngomong sahabat kamu mana vin ? “ kelakar ayah .
Bunda geleng-geleng kepala melihat tingkah suami nya yang sok kuat , sedangkan vini mengacungkan kedua jempol nya tanda setuju . “ siap Om . Bukan nya sahabat aku itu anak Om yah , tapi tenang Om dia gak mungkin di gondol penculik kok , palingan di gondol bosnya yang ngejar - ngejar tuh anak . “ balas vini dengan sedikit berkelakar , seperti yang Om nya lakukan . Hanya saja ucapan vini , berhasil membuat ayah dan bunda teringat kembali masalah yang dialami putri mereka .
“ Vin , bisa ku jelas kan ! apa yang sudah terjadi dengan ana dan bosnya ? Om rasa kamu satu - satunya orang yang tahu hubungan ana dan bosnya seperti apa . “ vini menutup mulut nya , karena sudah salah bicara seperti nya .
“ A _ ku gak tahu apa - apa kok Om . “ balas vini dengan gugup .
Melihat sahabat dari putri nya , yang tidak mau berkata jujur , ayah pun hendak meninggikan suaranya karena geram . “ TIDAK MUNGKIN , KAMU _____ “ bunda memegang pundak sang suami dan menggelengkan kepala nya , agar sang suami tidak emosi .
“ Vin , tante tahu kamu pasti hanya ingin menjaga rahasia dari sahabat kamu , karena kamu sahabat satu - satunya anak tante yang paling dekat . Kamu juga pasti tahukan , ana sama Juna ingin bercerai . Kamu juga pasti tahu kan , kalo ana sedang mengandung sekarang . “ cerca bunda .
“ Apa , ana hamil . “ ternyata ekspresi vini , di luar dugaan kedua orang tua ana .
“ Sekarang kamu panggilkan ana kemari vin ! “ mungkin lebih baik , ayah berbicara langsung saja dengan putri nya . Melihat ekspresi kaget vini , Seperti nya sahabat dari putrinya belum mengetahui kehamilan dari sahabat nya , apa lagi kalo tahu siapa yang menghamili putri nya .
“ Ana lagi bicara sama bosnya di luar Om , baik aku panggilin ana dulu . “ balas vini dengan sedikit gugup , kemudian melangkah kan keluar .
“ Vin , sekalian bosnya panggil kemari . “ tambah nya , saat vini ingin membuka pintu untuk keluar . Tapi vini tetap menganggukkan kepalanya , meski vini tak seberani itu memanggil bos dari sahabat nya .
Setelah vini keluar , bunda langsung membuka suara nya . Bunda cukup penasaran tujuan suami nya , memanggil ana dan bos dari anaknya masuk . “ Mas mau bicara apa sama ana dan bos nya ? “
__ADS_1
Bersambung