
Tanpa terasa kehamilan ana saat ini sudah memasuki minggu ke 18 atau sekitar 4 bulanan , selama itu pula tidak ada kegiatan yang berarti dalam keseharian nya , ana pun lebih senang berada di dalam rumah atau lebih tepat nya berada di dalam kamar , ketimbang keluyuran di luar . Itu sebab nya , tidak banyak orang yang tahu tentang kehamilan ana . Datang ke kopi shop pun hanya seminggu sekali , kadang ana pun tidak datang sama sekali ke kopi shop nya .
Entah lah semenjak hamil , ana menjadi sangat pemalas dalam melakukan segala hal . Mungkin karena pengaruh hormon juga , ana yang biasanya sangat memperhatikan penampilan nya , kini berubah 180 derajat . Ana yang sekarang , jangan kan memperhatikan penampilan nya , mandi pun ana malas melakukan nya . Coba kalo bunda nya tak memaksa ana atau mengomeli nya terlebih dulu , mungkin ana bisa tidak mandi selama seminggu .
Dog
Dog
“ Ana , ngapain sih lo betah banget ngerem di dalam kamar terus . Jangan - jangan sore - sore gini lo belum mandi lagi , buka pintu nya woy ! “ seru vini dari balik pintu kamar ana .
Cek lek
Vini langsung berteriak melihat keadaan sahabat nya , saat membuka pintu kamar nya . “ Astagfirullah , Laahaula ana . Jam berapa ini kamu kok belum mandi ? heran gue lihat perbedaan lo sekarang saat hamil , lo itu dulu wangi terus loh kaya tukang parfum . Sekarang kok lo baunya sama kaya tukang bangunan , tukang bangunan bau mah karena bekerja keras , lah lo kerja apaan sampai bau badan lo kayak gak di sirami air selama satu tahun . “ Omel vini saat melihat keadaan sahabat nya yang benar-benar harus banyak - banyak istighfar , bayangkan saja ana hanya memakai kaos kebesaran warna hitam yang cuci kering pake , celana pun hanya panjang sepaha . Sampai - sampai ana terlihat seperti tidak memakai celana , karena tertutup baju favorit nya .
“ Males pake banget vin , lagian buat apa gue mandi ? kan gue gak mau kemana - mana ? “ balas ana dengan enteng .
“ Mau gue seret ke kamar mandi , atau mau mandi sendiri ? “ ancam vini , agar sahabat nya terlihat segar . Sebenarnya vini datang , karena Ibu dewi yang menghubungi nya . Berhubung Ibu dewi sedang ada keperluan dengan sang suami , Ibu dewi pun meminta sahabat dari putri nya untuk menggantikan dirinya mengurus ana , mengingat ana sangat susah jika di suruh mandi .
__ADS_1
“ Itu juga rambut lo ya Allah lepek begitu , kok bisa kamu bisa betah dengan rambut seperti itu . “ padahal vini tahu perubahan sahabat nya , karena hormon kehamilan nya . Hanya saja vini masih kaget melihat perbedaan sahabat nya yang dulu dengan yang sekarang berbeda 180 ° .
“ Gue perhatikan juga selama hamil , lo sering banget pakai baju jelek ini . Perasaan dulu lo kan gak punya baju jelek seperti ini , lagian sejak kapan sih lo punya baju cowok kaya gini . “ cecar vini , ana bukan nya menjawab ucapan sahabat nya , ana malah menangis tersedu-sedu saat vini mengatai baju kesayangan nya .
Ana sendiri pun tidak mengerti , semenjak hamil ana seneng banget memakai kaos Alvin yang dia dapat saat ana kehilangan mahkota nya . Waktu itu ana meminjam kaos Alvin , karena Alvin merobek bajunya sehingga dengan terpaksa ana pun memakai kaos yang berikan Alvin untuk dia kenakan .
“ Ana kok lo nangis sih , emang gue tadi salah bicara ? perasaan gue cuma nanya baju jelek kamu ini deh . “ bukan nya berhenti , ana malah semakin terisak saat sahabat nya kembali mengatai baju nya .
“ Ya Allah ana , lo kenapa sih ? kenapa makin kenceng aja sih nangis nya . Ana udah dong jangan nangis ? “ vini jadi semakin bingung melihat sahabat nya menangis , seperti anak kecil yang meminta sesuatu tapi tidak di turuti ibunya .
“ Hua ____ Lo jahat vin , ngatain baju kesayangan aku jelek . Padahal baju ini sudah di cuci bersih kok sama bibi , hanya saja aku langsung memakai nya kembali . “ vini melongo mendengar penjelasan , kenapa tiba-tiba sahabat nya menangis seperti tadi .
“ Kok lo ketawa kenceng banget sih , kan gue lagi sedih gara-gara lo . “ ana menghentikan tangisan nya mendengar sahabat nya malah tertawa sampai terbahak-bahak , bukannya menghentikan atau menghibur nya .
Tok
Tok
__ADS_1
“ Non ana , ada tamu mencari non ana . “ ucap assisten rumah tangga nya .
Setelah ana kembali ke rumah dalam kondisi hamil , ibu dewi memakai jasa ART untuk mengurus rumah , karena Ibu dewi ingin fokus mengurus ana yang tengah hamil dan suaminya .
“ Suruh tunggu di ruang tamu aja bi , aku mau mandi dulu bentar . “ balas ana di dalam kamar , tanpa terlebih dulu membuka pintunya untu melihat . “ Terus aja lo ketawa sampai tenggorokan lo kering keronta . “ ujar ana pada sahabat nya yang masih menertawakan nya .
“ Sumpah gue gak kuat ana , lo bener - bener udah buat gue sakit perut sore ini . Udah sana lo mandi dulu ! biar tamu lo , gue yang nemuin . Ingat baju jelek nya di ganti , kalo perlu nanti gue suruh bibi buang baju jelek lo . “ goda vini dengan berlarian keluar dari kamar sang sahabat .
“ Vini, sialan emang lo yah . “ teriak ana membalas perkataan sahabat nya yang sudah tidak terlihat lagi batang hidungnya .
Sementara ana masuk ke kamar mandi nya , vini pun menggantikan sahabat nya untuk menemui tamu sahabat nya . Vini menghentikan langkah nya , saat melihat dengan jelas siapa tamu sahabat nya yang tengah duduk di kursi tamu dengan santai nya . “ loh , ngapain laki-laki itu kemari . Dia juga bawa - bawa perempuan ****** itu kemari , benar - benar laki-laki tidak punya urat malu tuh manusia dua itu . “ gumam vini , saat melihat tamu yang datang nya adalah Juna dengan perempuan selingkuhan nya .
“ Astagfirullah , benar - benar laki-laki yang urat malunya sudah putus. Mau apa kalian datang kemari ? mau ngerampok sahabat gue lagi . “ sungut vini , saat sudah berada di hadapan pasangan selingkuhan di depan nya .
“ Mana is____ maksudku ana ? “ juna mengurungkan niatnya memanggil ana istri , Juna baru ingat jika dirinya datang dengan angel .
“ Gak usah bertele-tele , bilang saja pada ku tujuan lo datang kemari . Setelah itu lo pergi dari sini ! Ana lagi sibuk banyak kerjaan , lagian mana mau dia nemuin lo lagi . “ Balas vini . Vini harus segera mengusir pasangan tak tahu diri itu ke rumah sahabat nya , sebelum Juna melihat kondisi ana . Apalagi perut ana sudah sedikit menonjol , pasti Juna akan tahu ke hamilan sahabat nya .
__ADS_1
Bersambung