Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Kabar kehamilan ana


__ADS_3

“ Tidak usah khawatir tante dewi , ana pingsan karena sebentar lagi tante dewi dan om hasan akan jadi nenek dan kakek dan mas akan menjadi seorang ayah .“ terang dokter sinta , keponakan dari hasan yang menjadi seorang dokter .


Ternyata dokter Sinta mengira , Alvin adalah suami dari sepupunya . Karena saat pernikahan ana dan Juna , dokter sinta tidak hadir di karena kan tengah berada di luar kota mengikuti seminar .


Raut wajah bunda pun dalam seketika berubah menjadi kecewa , setelah mendengar kabar kehamilan ana , bukan lagi terlihat khawatir . Sebenarnya bunda sudah menduga putrinya saat ini tengah hamil , tapi bunda berusaha menyangkal dugaan nya . ’ Seharusnya aku bahagia , mendengar putri ku tengah mengandung cucu ku yang selama ini ku dambakan . ' batin bunda


Sementara ana langsung menatap tajam Alvin yang berdiri tidak jauh dari nya , saat dirinya di nyatakan hamil . Tentu saja ana tahu siapa ayah dari anak yang dia kandung , karena ana hanya melakukannya dengan satu orang , yaitu dengan Alvin . Itu pun hanya sekali ana melakukan nya dengan Alvin , kenapa dirinya bisa hamil .


Satu-satunya orang yang bahagia mendengar kehamilan ana hanya Alvin , Alvin yakin , bahkan sangat yakin , anak yang di kandung ana adalah darah daging nya . Karena Alvin lah yang pertama kali mendapatkan mahkota ana , meski ana sudah beberapa bulan menikah dengan juna . Tapi Alvin percaya ana tidak pernah melakukan nya dengan Juna , apalagi setelah kejadian itu .


“ Kenapa ekspresi kalian berdua di luar ekspetasi ku , biasanya orang akan bahagia mendengar nya berita yang ku sampai kan , kenapa tante sama ana malah sebaliknya . Hanya suaminya saja yang terlihat bahagia , aku jadi bingung dengan ibu dan anak ini . “ ujar dokter Sinta .


’ Tentu saja tante bahagia , mendengar kehamilan putri tante satu - satunya . Kalo boleh berharap , kenapa bukan nak Alvin saja yang membuat anakku hamil sih . Kenapa harus sama laki-laki kurang ajar itu , yang menjadi suami ana . ’ batin bunda berkeluh kesah .


“ Sin , kamu bisa kan rahasiain dulu kehamilan ana dari Om kamu dan semua keluarga besar kamu ? “ pinta Bunda .

__ADS_1


Bukan tanpa alasan bunda meminta dokter Sinta merahasiakan kehamilan putri nya . Selain dokter Sinta adalah anak dari kakak suami nya , bunda juga tidak ingin keluarga besar suaminya tahu mengenai kehamilan putrinya , terlebih bunda ingin ana cepat berpisah dengan mantu tidak tahu diri seperti Juna . Jika semakin banyak orang yang tahu mengenai kehamilan ana , otomatis perceraian ana dan juna akan tertunda setelah melahirkan .


Bunda sebenarnya sangat mengutuk tradisi dari keluarga besar suaminya , selain sangat merugikan , bunda juga takut akan menimpa putri satu - satunya dan apa yang ditakutkan bunda selama ini benar - benar terjadi , putrinya akan bercerai dengan Juna , itu tanda nya bunda harus siap kehilangan putri semata wayang nya untuk di asing kan dan jujur Bunda tidak ingin semua itu menimpa ana , karena bunda tidak ingin kehilangan putri semata wayang nya .


Tradisi yang di percaya keluarga suaminya benar-benar menjadi momok untuk bunda sendiri , tak seharusnya kita ngejudge seorang janda itu hina dan kerdil di mata masyarakat nanti nya . Karena menjadi seorang janda Itu bukan pilihan utama seorang perempuan yang berumah tangga , melainkan pilihan terakhir yang harus dipilih karena sudah tidak berkeseimbangan dalam rumah tangga nya .


Ana sendiri memilih bungkam , ana merasa bunda nya sangat mendukung keputusan nya berpisah dengan Juna . Terbukti bunda tidak ingin keluarga besar ayah tahu , mengenai kehamilan nya . Pasti bunda punya alasan sendiri , sampai menutupi kehamilan nya dari keluarga besar ayah nya .


’ Coba kalo bunda tahu , yang ku kandung itu anak pak Alvin , bukan anak mas Juna . Apa bunda akan tetap mendukungku dan membelaku , jika tahu yang sebenarnya . ’ batin ana .


. ’ gue harus segera memiliki ana dan untuk mencapai nya , gue harus segera mengurus perpisahan ibu dari anakku dengan laki-laki itu . ’ batin Alvin .


“ Loh emang kenapa tan ? bukan nya ana sudah menikah dan jelas ini tuh kabar gembira untuk semua keluarga . Om juga pasti akan sangat senang , jika di beritahu akan menjadi seorang kakek . Tapi ngomong - ngomong Tan , Om hasan kemana ? “ tanya dokter Sinta dengan heran .


“ Tante hanya ingin membuat kejutan untuk om kamu Sin , Nanti kalo keluarga besar kamu tahu dari kamu , yang ada bukan surprise lagi dong . “ alasan bunda . “ Om kamu sudah tidur Sin “ tambah

__ADS_1


Bunda sengaja tidak membangunkan suaminya , karena setelah memeriksa kondisi putri nya , bunda juga ingin membahas masalah perpisahan ana dan Juna .


“ Ya sudah Tan , Sinta pamit . Salam buat Om hasan , sekali lagi selamat yah ana . “ pamit dokter Sinta .


“ Yuk tante anterin ke bawah . “ ajak bunda .


Setelah Bunda dan dokter Sinta keluar dari kamar nya , ana kembali menatap Alvin yang sejak tadi terus mengulas senyum bahagia . “ Pak Al jangan salah faham , anak yang ku kandung bukan anak bapak . “ ujar ana .


Alvin malah meraih tubuh ana dan memeluk nya . “ jaga baik - baik anak kita , aku akan segera urus perceraian kamu dan Juna , lalu kita menikah . “ balas Alvin dengan menitikan air mata bahagia nya .


“ Aku bilang ini bukan anak bapak , kenapa bapak tidak percaya dan siapa juga yang mau menikah dengan bapak . “ ucap ana dengan melepas pelukan Alvin .


“ Mulai sekarang aku putus kan , mulai malam ini kamu resmi menjadi calon istri ku . Kalo kamu berani membantah ku , aku akan memberitahu kedua orang tua mu , jika anak yang kamu kandung adalah anakku . Karena aku yang pertama mendapatkan mahkota mu , aku juga yang menginvestasikan benih berkualitas ku pada rahim mu . “ balas Alvin dengan frontal .


“ Apa , jadi anak yang kamu kandung bukan anak Juna . “ ujar bunda saat masuk ke kamar putri nya dan mendengar perdebatan putri nya dan bosnya .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2