Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Keinginan ana untuk datang ke Maladewa


__ADS_3

“ Kedatangan saya kemari , karena ingin memastikan kesiapan kamu untuk hidup bersama dengan _____ maksudku kesiapan kamu untuk mempunyai status janda dari ku , aku sudah tidak ingin ada hubungan apapun dengan kamu , ana . Jadi mulai sekarang , buang semua keinginan kamu untuk bisa kembali padaku , itu sebabnya kamu sampai memohon padaku untuk membatalkan perceraian kita . Tapi tekad ku sudah bulat memilih angel menjadi istri ku satu - satu nya , jadi aku akan mengurus kembali perceraian kita . Suka tidak suka , kamu harus setuju dengan keputusan ku . “


Sebenarnya apa yang sampai kan Juna tidak sesuai dengan keinginan hatinya , jika saja angel tidak mengikuti nya , Juna pun berencana akan menyampaikan isi hati nya pada ana , tentang keinginan nya untuk kembali atau rujuk .


Ana tersenyum geli mendengar apa yang di sampaikan mantan suami nya , jika saja waktu itu bukan karena terpaksa , ana sungguh tak sudi sampai berlutut di hadapan mantan suami pengkhianat nya . Tapi untuk kali ini ana sudah tidak perduli , sekalipun keluarga besar ayah nya mengetahui perceraiannya dengan Juna . “ segera urus perceraian kita , aku pun sudah muak karena masih menyandang status istri dari seorang pengkhianat di mata negara dan masyarakat yang belum mengetahui seberapa brengseknya laki-laki yang ku nikahi . “ tutur ana .


“ Mau bilang gitu doang , make acara datang kemari kalian . Benar - benar buang waktu berharga kita doang , apa kalian tidak punya duit buat sewa pengacara ? “ sahut vini .


Merasa muak , angel pun berdiri agar segera meninggal kan rumah mantan istri dari suaminya . “ cukup , atau kamu masih mau melanjutkan temu kangen kamu dengan MANTAN KAMU . “ karena geram angel pun sampai menekankan kata mantan , agar ana sadar jika dirinya hanya sekedar mantan untuk suaminya .


Melihat angel berdiri , Juna pun berdiri dan mengikuti angel keluar dari rumah ana tanpa berpamitan . Biarlah orang menganggap Juna seperti si pucung , yang penting Juna tidak kehilangan angel maupun pekerjaan yang susah payah Juna raih .


“ Gue heran , kenapa dulu lo bisa cinta sama si dajal laki-laki nya . Padahal dari dulu pun sikap buruk nya sudah terlihat , tapi emang lo nya aja buta . “ sindir vini .


“ Ck ____ lo kan tau cerita nya , kenapa gue bisa dekat dengan laki-laki itu . “ vini sebenarnya tahu awal pertemuan ana dengan Juna , vini menyindir karena gemas aja setelah melihat kedatangan Juna dan angel .

__ADS_1


Awal pertemuan ana dengan Juna , karena sebuah insiden . Saat itu ana dengan angel terjebak di lift kantor yang tiba-tiba tak berfungsi , waktu itu ana benar-benar hampir kehilangan nyawanya kalo saja Juna tak menolong nya .


Ana mengira Juna lah yang menyelamatkan nyawa nya , karena sebelum ana tak sadar kan diri , ana sempat melihat Juna berusaha menyelamatkan nya . Padahal tanpa sepengetahuan ana , Juna waktu itu hanya menyelamatkan angel dan membiarkan ana beberapa waktu di dalam lift seorang diri sampai tim penyelamat datang , baru ana mendapat pertolongan .


Berbeda dengan angel , angel hanya mengalami cedera ringan saja . Ana sendiri pun bingung , kenapa hanya dirinya yang mengalami cedera yang cukup serius . Waktu itu , ana sampai membutuhkan perawatan sampai beberapa hari di rumah sakit .


“ Mumpung lo udah mandi , nyari makan yu di luar . Lo gak bosan apa semedi terus di dalam rumah , sekalian ngilangin setres karena habis ketemu dua dajal yang barusan pergi . “ sela vini .


“ Mager ah , mending pesen online aja coba . “ balas ana dengan membaringkan tubuhnya di atas sofa .


“ Vin , mending lo panggilin bibi gih ! dari pada lo ngomel - ngomel gak jelas seperti itu , bikin pala gue makin pusing tau . “ vini geleng-geleng kepala , sangat susah memang membujuk sahabat nya untuk keluar dari sarangnya .


Semenjak sahabat nya hamil , vini pun ikut - ikutan jarang keluar kemana-mana . Bukan karena malas atau magar keluar , justru vini sangat bosan menghabiskan waktu di kopi shop , mengingat vini pun tinggal di kopi shop milik ana .


“ Ana lo gak kasian sama gue apa , semenjak lo hamil gue mendadak jadi orang kuper tau . Mau keluar , nanti di kira orang ilang karena gak punya temen jalan . “ keluh vini .

__ADS_1


Tak di pungkiri sih , ana pun merasa kasian dengan sahabat satu - satunya yang dia punya . Memang sih di awal kehamilan nya ana sangat malas keluar rumah , tapi semakin kesini bukan hanya malas , melainkan malu karena perut ana sudah mulai terlihat . Ana sendiri bingung , padahal kehamilan ana baru memasuki bulan ke 4 , tapi kok terlihat seperti kehamilan bulan ke 6 .


“ Oke deh kita keluar , tapi gue yah yang menentukan tempat nya ? “ karena tak tega , ana pun menyetujui ajakan keluar sahabat nya . Sebenarnya ana pun ingin pergi ke sesuatu tempat , hanya saja ana sangat malas sekaligus malu jika dirinya tiba-tiba pergi tempat yang di inginkan nya .


“ Beneran yah mau ? “ vini terlihat sumringah , saat ana menyetujui ajakan nya . Biar lah ana yang menentukan tempat nya , yang penting ana mau di ajak keluar dari sarangnya . “ lo tunggu disini , biar gue yang ambil tas dan jaket lo di kamar , Oke . “ ana geleng-geleng kepala , saat melihat sahabat nya begitu bahagia dan bersemangat saat ana menyetujui ajakan nya , ana pun ikut merasakan bahagia sekaligus terharu .


“ Nih jaket sama tas lo “ ujar vini dengan menyodorkan jaket beserta tas yang dia ambil dari kamar sang sahabat . “ sini biar gue bantu pakein jaketnya , biar cepet dan gak kemaleman . “ vini benar-benar terlihat sangat bahagia , sampai - sampai vini pun rela membantu ana memakai jaket .


“ Yuk jalan sekarang ! “ ana pun pasrah saja , saat vini menarik tangannya untuk segera keluar dari rumah nya .


“ Karena kondisi lo lagi hamil , kita pergi pakai taksi online yah . Sekarang lo bilang saja ke gue , lo mau pergi kemana ? “ ujar vini sebelum memesan taksi online .


“ Vin , bisa kita pergi sebentar ke perusahaan Maladewa ? Nanti setelah dari sana , kita cari bebek goreng yah . “ vini sampai menghentikan langkah nya , saat mendengar permintaan dari sahabat nya .


“ Lo tadi bilang apa , mau ke perusahaan Maladewa . Mau apa lo kesana ? tapi tunggu deh , bukan nya perusahaan Maladewa tuh tempat dulu lo kerja yah ? jangan - jangan lo sekarang sedang merindukan pak Alvin , bapak dari cebong yang ada di dalam perut lo lagi ?

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2