Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Kekhawatiran Alvin


__ADS_3

“ Kamu tunggu di sini dulu , bunda ingin mengecek keadaan di dalam ruang rawat kakek kamu ada siapa saja . “ ujar ibu dewi .


Saat ini ana tengah berada di deretan ruang rawat kelas 1 , atau lebih tepat nya sebelah kanan ruang rawat sang kakek . Sebelum ana di sembunyikan di ruangan yang belum terisi pasien ini , terlebih dulu ibu dewi mengkoordinir tempat yang aman untuk persembunyian sang putri agar tidak sampai bertemu dengan salah satu keluarga dari suami , itu pun ibu dewi harus melibatkan temannya yang berprofesi sebagai dokter di rumah sakit ini , untungnya temannya mau membantunya dan mau mengosongkan satu ruangan seperti yang ibu dewi minta , ibu dewi pun meminta ana untuk tetap di tinggal di ruangan ini dan akan keluar dari sini setelah ibu dewi sendiri yang akan kembali masuk dan mengantar ana ke ruangan rawat sang kakek . “ Kenapa gue jadi seperti buronan gini yah . “ gumam ana setelah bundanya keluar untuk melihat situasi di ruang rawat kakek adam atau lebih tepat nya sebelah ruangan di mana saat ini ana bersembunyi .


   Ana merasa bak seorang buronan polisi , setelah melakukan kesalahan atau pun telah melanggar hukum , karena bukan hanya di sembunyikan , ana pun harus menyamar dengan mengenakan pakaian syar'i, berwarna hitam beserta cadar nya . Ibu dewi datang ke kediaman Alvin untuk memberitahu kondisi sang kakek pada ana , ana pun memutuskan untuk ikut menjenguk sang kakek yang di larikan ke rumah sakit karena rasa sayang nya ana pada sang kakek , meski ana tahu bahaya mengancamnya jika ana keluar dari rumah Alvin dan menjenguk sang kakek . Dari cerita sang ibu , kakek adam tiba-tiba saja pingsan saat kakek adam tengah menikmati sarapan pagi nya dengan nenek Syarifah .


Cek lek


“ Bun , gim_ mana . “ ana tak menerus kan ucapan nya , karena yang masuk barusan bukan perempuan yang telah melahirkan nya , melainkan laki-laki yang sudah membuat nya berbadan dua seperti sekarang ini . “ Loh kok pak Alvin bisa ada di sini ? “ ujar ana dengan kaget , karena tiba-tiba saja Alvin berada di hadapan nya dan Alvin pun tahu tempat ana bersembunyi , padahal ana belum memberi kabar atau pun meminta ijin padanya untuk ikut menjenguk kakek adam di rumah sakit bersama sang bunda .


“ Hanya mengikuti insting sebagai calon daddy yang baik saja untuk menjaga calon penerusku . “ elak Alvin , padahal Alvin tahu ana saat ini berada di rumah sakit untuk menjenguk kakek adam , karena informasi dari vini yang terlalu mengkhawatirkan sang sahabat dan vini memberitahu Alvin melalui sambungan telepon dan secara kebetulan saat Alvin tengah mencari ruang rawat kakek adam , Alvin melihat ibu dewi keluar dari ruangan kosong ini , tak membuang waktu Alvin pun langsung masuk ke ruang rawat yang sebelumnya ibu dewi sempat masuki .


“ Pak saya serius , kenapa bapak bisa berada di rumah sakit ini ? bahkan bapak tahu saya bersembunyi di sini , maksud nya bapak juga tahu saya berada di ruangan . “

__ADS_1


“ Apa aku terlihat bercanda ana ? apa kamu tidak sekalipun memikirkan ku atau paling tidak kamu memikirkan keselamatan bayi kita . Kenapa kamu pergi dari rumah tanpa memberitahu ku , sebenarnya apa yang ada di dalam pikiran kamu ? “ Alvin terlihat sangat marah , melihat ana berada di rumah sakit tanpa sepengetahuan nya .


“ Aku hanya ingin melihat keadaan kakek ku “ balas ana


****


Sementara di ruang rawat sebelah, kedatangan ibu dewi ternyata di sambut dengan tatapan tak suka dari ibu Syarifah , ibu mertua dari ibu dewi sendiri . “ Mertuanya sakit bukannya langsung di tengokin , ini malah baru datang . Jangan - jangan hasan baru kesini dua hari yang lalu itu karena hasutan dari kamu , bukan kah fakru sudah memberitahu hasan sebelumnya saat Mama nya akan di lari kan ke rumah sakit . “ cerca ibu Syarifah , pada istri dari putra bungsu nya .


Dewi menghela napas dalam-dalam , saat kedatangan nya malah mendapat cercaan dari ibu mertua nya . Ini lah salah satu sebab , kenapa dewi tidak langsung menjenguk sang ayah mertua saat ayah mertua nya di lari kan ke rumah sakit dan menyuruh sang suami untuk datang lebih dulu . “ Ibu sudah lah , kenapa ibu malah menyalahkan istri ku . Istri ku baru datang itu karena kesibukan mengurus usaha ku yang ku tinggal kan , karena selama dua hari ini hasan berada di rumah sakit . “ bela hasan , saat istri nya mendapat rundungan dari sang ibu .


“ Bu , kalo _____ “ hasan urung membalas perkataan sang ibu , karena sang istri melarang nya dengan memegang pundak sang suami untuk tidak meneruskan perdebatan nya dengan sang ibu , apalagi sang ayah mertua terlihat akan menghentikan perdebatan antara sang istri dan putra bungsu nya dengan mengetuk ranjang beberapa kali agar mereka tidak lagi berdebat , tapi sayang nya istri dan putranya tidak mendengar isyarat yang di lakukan kakek adam dan hanya dewi yang memperhatikan nya .


“ Mas sudah lah tidak usah di jawab lagi perkataan ibu . “ sela dewi .

__ADS_1


“ Tapi ibu selalu seperti itu jika dengan kamu , sedangkan ibu selalu bersikap baik jika dengan menantu - menantu nya yang lainnya . “ balas hasan .


“ Aku gak apa - apa mas , lagian mas gak kasian sama Mama . “ balas dewi dengan memberi isyarat , agar sang suami melihat ke ranjang dimana sang ayah mertua berbaring .


“ Mama kenapa ? “ hasan langsung mendekati ayah nya , karena ayah nya memberi isyarat agar hasan lebih mendekat padanya .


“ Ana “ kakek adam sampai harus membuka alat pernapasan yang ada di hidungnya , agar putranya bisa mendengar ucapan nya meskipun bicaranya sangat pelan .


Hasan langsung melihat kearah sang istri , saat mendengar apa yang di ucapkan sang ayah . Lagi dan lagi sang ayah terus menanyakan keberadaan ana , itu sebabnya hasan meminta sang istri untuk membawa serta sang putri jika dewi ingin menjenguk sang ayah ke rumah sakit . “ Ma , saat ini ana belum bisa di hubungi , mama bersabar lah dulu . “ balas hasan di telinga sang ayah .


Hasan belum tahu , jika saat ini ana sudah berada di rumah sakit dan berada di ruangan samping kanan ruang rawat sang ayah . ’ Apa dewi tidak berhasil membawa ana kemari , kenapa dewi hanya masuk seorang diri tidak serta merta membawa ana . ’ batin hasan .


Sementara dewi belum sempat mengatakan apapun pada sang suami , jika ana berada di ruang sebelah .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2