Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Terungkap 2


__ADS_3

“ Ayah sudah lah , mungkin laki-laki itu hanya asal bicara saja . Ayah kan tahu , ana sudah menikah . Kalo ana hamil ya itu pasti anak suaminya , bukan anak laki-laki itu . Lebih baik kita masuk ke kamar yah , bunda sudah sangat mengantuk . Biarkan yang muda menyelesaikan urusan mereka , kita mah yang tua jangan ikut campur urusan yang muda . “ bunda mencoba mengalihkan ucapan Alvin , agar suaminya tidak percaya apa yang di ucap kan Alvin .


Ternyata penjelasan bunda , malah menyulut kemarahan Alvin . Alvin tidak terima darah daging nya di katakan anak Juna , meski Alvin tidak memiliki bukti jika anak yang di kandung ana adalah darah daging nya . Tapi Alvin sangat yakin dan sangat percaya dengan ikatan batin antara dirinya dan anak yang di kandung ana begitu besar , sehingga Alvin benar-benar merasakan kehadiran darah dagingnya di perut ana .


Alvin merasa ibu dari wanita yang di cintai nya itu , sungguh sangat keterlaluan . Bukannya ibunya ana sudah mendengar sendiri , jika ana dan Juna akan segera bercerai . Lalu kenapa ibunya ana mengatakan , anak yang di kandung ana adalah benih dari laki-laki yang sudah mengkhianati putri nya . “ kenapa ibu berbicara omong kosong . Bukannya ibu tahu , ana dan Juna akan segera berpisah . Lalu apa yang membuat ibu yakin , jika anak yang di kandung ana adalah anak dari laki-laki yang sudah mengkhianati putri ibu sen______ . “ terang Alvin .


Plak


Ana menampar Alvin , karena Alvin sudah terlalu jauh ikut campur masalah lah nya dengan keluarga . Ana tak menampik anak yang dia kandung , anak dari atasan nya . Tapi kenapa Alvin malah membeberkan perpisahannya dengan Juna , di waktu yang sangat tidak tepat . “ Sudah bicara nya ? bapak hanya orang luar , bukan bagian dari keluarga ini . Kenapa bapak ikut campur masalah keluarga ku ? Tau apa bapak , tentang ku dan keluargaku . Hubungan kita hanya sebatas atasan dan bawahan , tidak lebih dari itu . Lebih baik bapak pulang ! “ ana sungguh tak perduli , jika Alvin akan memecatnya atau akan membalas perlakuan nya .


“ Aku memang hanya orang luar , tapi cam kan kata - kata ku . Aku Alvin Mahesa , akan tetap bertanggung jawab atas anak yang kamu kandung . Karena aku sangat yakin , anak yang kamu kandung itu darah daging ku dan jangan berani - berani nya kamu berniat melenyapkan darah daging ku , jika tidak ingin mendapat akibatnya . “ Alvin pun langsung meninggalkan kediaman ana , dengan amarah .

__ADS_1


Alvin murka bukan karena ana menamparnya , melainkan ana menganggap dirinya hanya orang luar yang tidak berhak atas apapun tentang ana , padahal Alvin selalu ada dan menemani ana selama ini .


Ayah terus menatap ana dengan tatapan intimidasi setelah kepergian Alvin , meski tanpa kata , ana faham tatapan ayah nya bermaksud meminta penjelasan tentang ucapan Alvin . “ Hayu ke kamar mas ___ . “ ajak bunda , tapi ayah langsung memberi isyarat agar istrinya tak bicara .


Bukan hanya pada putri nya ayah kecewa , pada istri nya pun ayah kecewa , karena istri nya sudah menutupi apa yang sudah di alamin putri nya . “ kenapa kamu bersikap seolah , aku sebagai ayah nya tidak berhak atas apa yang menimpa putri ku . “ tutur ayah pada bunda .


Bunda menundukkan kepalanya , mendengar ucapan suami nya yang mengandung rasa kecewa pada nya . “ Yah , bunda tidak salah . Tapi ana yang tidak ingin _____ “ bela ana , agar ayah nya tidak menyalahkan bunda . Karena memang di sini yang salah hanya ana bukan bunda nya .


“ Kenapa , ana juga tidak ingin ayah tahu . Apa ayah segitu tidak berarti nya buat kalian ? apa a _ yah ti ___ dak berhak tau a_ tas putri ayah . “ Tutur ayah terbata - bata dengan memegang dadanya yang tiba-tiba terasa sesak . Sedetik kemudian , ayah langsung limbung kelantai tak sadar kan diri .


“ Ayah . “ panggil ana dengan berlari mendekati ayah nya yang sudah tak sadar kan diri . “ Bun , ayah kenapa ? “

__ADS_1


Bunda langsung memangku kepala sang suami


“ Mas bangun , maafin aku mas . Ana tolong panggilin ambulan atau cari bantuan di luar nak ! “ ana pun langsung bergegas keluar untuk mencari bantuan , tapi di luar tidak ada siapa pun untuk di mintain pertolongan .


“ Siapa pun orang nya tolong aku . “ teriak ana dan berharap ada yang mendengar teriakan nya .


Alvin yang belum meninggalkan kediaman ana pun , bergegas keluar dari mobil nya lllsaat mendengar suara teriakan seseorang yang sangat dia kenal . “ ada apa ana ? “ Alvin mendekati ana yang terlihat panik .


“ Bapak masih di sini ? “ ana tergugu , saat bosnya ternyata belum pergi dari rumah nya .


“ Kenapa kamu terlihat panik , sampai berteriak di sini . “ ana langsung tersadar dari rasa bingung nya , meski setelah sadar ana langsung di hinggapi perasaan malu pada atasan nya , tapi dengan cepat ana mengesampingkan perasaan malunya , karena tidak ada orang untuk menolong nya selain atasan nya yang sudah ana usir .

__ADS_1


“ Pak Alvin , Ayah pingsan di dalam , bapak bisa membantu ku membawa ayah ke rumah sakit ?


Bersambung


__ADS_2