
“ Sebaiknya kita pulang aja dulu , seperti nya ponakan tercinta kita tahu jika kita menunggu di rumah nya untuk membawanya
kepengasingan . Lihat saja udah jam 9 malam lebih , masa belum terlihat batang hidungnya . Sebenarnya ponakan tercinta kita itu , menjabat sebagai manager atau hanya karyawan rendahan sih . “ tutur Rudi dengan geram .
Semua anggota keluarga yang masih berkumpul mulai terlihat jenuh , karena orang yang mereka tunggu tak kunjung datang . Bahkan syamsu dan istrinya sudah duluan pulang , syamsu pulang duluan karena syamsu rasanya tidak tega melihat ke ponakan nya di bawa ke pengasingan . Sebenarnya dari dulu syamsu sangat menolak adat dari keluarga nya , hanya saja syamsu memilih bungkam atau pun tak ingin terlibat sama sekali adat yang terus di jalani keluarga nya .
Padahal menurut syamsu , laki-laki yang berprofesi sebagai dosen itu , adat yang di miliki keluarga nya itu selain merugikan di tambah sangat tidak manusiawi . Sebenarnya dari dulu pun syamsu terus memperingati kedua orang tua nya terutama ayah nya , agar tidak mengikuti adat dari nenek moyang nya . Bukan nya mengikuti ucapan syamsu , syamsu justru harus menelan pil pahit dengan sikap ayah yang berubah padanya , bahkan bukan hanya ayahnya yang berubah , tapi semua anggota keluarga nya pun mendiamkan nya sampai sekarang , kecuali hasan yang masih mau berkomunikasi dengannya .
Mungkin untuk sekarang dengan diam atau pun tak ikut campur mengenai adat yang di- percaya keluarga nya lebih baik , katakan lah syamsu mencari aman karena syamsu tidak ingin semakin di benci oleh ayahnya dan keluarga yang lainnya , mengingat syamsu pun mempunyai 3 anak , 2 diantara nya perempuan dan 1 laki-laki .
Saat pembicaraan berlangsung pun syamsu sama sekali tidak berkomentar apapun mengenai hukuman yang akan keponakan nya Terima , syamsu hanya sibuk menenangkan adiknya yang terlihat marah bercampur tak terima , syamsu bisa mengerti bagaimana perasaan adiknya , mengingat ana adalah putri satu - satu nya yang hasan miliki .
“ Lebih baik kalian semua pulang , urusan ana biar menjadi urusan Mama . “ ujar pak adam .
“ Tidak bisa , jika kita semua pulang tak menutup kemungkinan hasan akan terus menyembunyikan ana . “ sahut fakhru .
’ Aku pun tidak akan rela , kalian membawa putri ku . Mungkin untuk sementara ana aku izinkan tinggal dengan nak Alvin , meskipun sangat lah tidak pantas jika laki-laki dan perempuan yang belum muhrim tinggal satu atap , tapi itu lebih baik dari pada ana harus di bawa ke pengasingan dalam kondisi sedang hamil . ’ batin hasan .
Hasan saat ini sudah terlihat lebih tenang , karena istri nya sudah bisa menghubungi nomor ana , agar tidak kembali ke rumah untuk sementara waktu . Selain itu , istri pun sudah tidak terlihat marah lagi padanya , karena dewi saat ini ikut berkumpul dengan keluarga nya .
“ Silahkan saja mas fakhru tunggu ana sampai pulang , aku dan dewi ingin istirahat karena sudah malam , belum lagi aku dan istri ku melewatkan makan malam kami . “ balas hasan dengan santai nya , seolah tidak ada rasa khawatir pun mengenai nasib putri nya .
“ Sebaiknya kita pulang pah , kan bisa lain waktu kita membawa ana ke pengasingan . Aku yakin ana sudah mereka sembunyikan , jadi kita hanya akan membuang waktu saja menunggu ana pulang . “ sahut istri fakhru dengan menunjuk hasan dan dewi .
“ Bagaimana kita bisa memberitahu ana atau menyembunyikan ana , bukan kah ponsel aku dan istriku sudah kalian sita , kalian juga sudah memeriksa ponsel ku dan istriku dan tidak ada bukti kita berdua sudah menghubungi ana kan . Mungkin dewi fortuna sedang berpihak pada kami , sehingga ana benar-benar tidak pulang malam ini dan aku pun akan terus mencari cara agar ana tidak kalian bawa kepengasingan , termasuk melawan kalian semua . Aku pun sudah tidak perduli dengan tali persaudaraan , sekalipun sudah tak di anggap anak oleh Mama dan Ibu . “ ucap hasan dengan tegas dan sungguh - sungguh , hasan mulai tersulut kembali emosi nya , mendengar ucapan kakak ipar nya , padahal apa yang di ucapkan kakak ipar nya benar adanya , hanya saja istrinya menghubungi nomor ana bukan nomor yang biasa di pakai , tapi menggunakan nomor yang dulu dan nomor nya pun di pasang ke ponsel nya yang lama .
__ADS_1
“ Ayo sayang kita ke kamar . “ hasan pun menarik tangan sang istri , setelah memberi peringatan pada saudara dan orang tuanya .
Krek
Hasan langsung mengunci pintu kamar nya , begitu masuk . “ bagaimana sayang , apa ana membalas saat ini sedang berada di mana ? “ tanya hasan , saat sang istri langsung mengambil ponsel yang dia sembunyikan .
Beberapa balasan dari ana yang belum sempat dewi baca pun memenuhi kolom pesannya .
“ Bun , apa tidak masalah jika ana tinggal dengan laki-laki yang bukan suami ana . “
“ Apa ana tinggal di kopi shop aja , ana takut dengan ana tinggal bersama pak Alvin malah akan memperuncing masalah yang terjadi . “
“ Apa ana pulang saja dan ikut kepengasingan , ana tidak mau kakek nenek akan murka pada ayah dan bunda . “
Untuk menjawab semua pesan ana , dewi pun menekan tombol hijau dan menghubungi nomor sang putri , tapi bukan suara putri nya yang terdengar melainkan suara dari operator . “ Mas , kenapa nomor ana tidak aktif . “ ujar dewi , saat sudah beberapa kali menghubungi nomor ana tapi selalu operator yang menjawab .
“ Loh , bukan nya mas hasan yang selalu berhubungan dengan Alvin , masa mas tidak mengingat nomor nya . “
“ Mas itu sudah tua , bagaimana mungkin mas mengingat nomor nak Alvin , nomor ana dan kamu saja mas tidak hapal . “ dewi menghela napas panjang , saat mendengar jawaban dari suaminya nya .
“ Balas aja pesan dari ana , mungkin jika ponsel ana sudah aktif kembali bisa membacanya . “ usul hasan .
Dewi pun mengikuti saran dari suaminya dengan membalas pesan untuk sang putri , tapi saat dewi belum selesai berbalas pesan , suara pintu kamar nya begitu sangat nyaring terdengar .
Dog
__ADS_1
Dog
“ Hasan keluar . “ teriak rudi dari luar kamar nya .
“ Mas bagaimana ini , dewi belum selesai berbalas pesan dengan ana . “ dewi mulai panik , saat mendengar suara kakak ipar nya memanggil nama suaminya .
“ Sebaiknya kamu sembunyikan ponsel nya di tempat yang tadi . “ usul hasan
Dewi pun langsung mengikuti usul dari suaminya dengan menyembunyikan ponsel nya ke tempat yang semula , tapi dewi ternyata lupa menonaktifkan terlebih dulu ponsel nya sebelum menyimpan nya .
Hasan dan dewi terlebih dulu menghirup udara , agar tidak terlihat tengah panik ketika membuka pintu kamar nya .
Krek
“ Katakan di mana alamat kantor ana ? “ rudi langsung mencerca hasan , begitu hasan membuka pintu kamar nya .
“ Kenapa mas rudi bertanya pada ku , jika aku memberitahu sama aja dengan aku menyerah kan ana pada kalian dan ingat mas itu tidak akan terjadi . “ balas hasan .
“ Oke , jika kamu tidak mau memberitahu , kita bisa mencari sendiri . Tapi ingat , jika kita menemukan ana , kita akan menyeret putri mu dengan paksa dan kamu tidak akan bisa menolong putri mu . “ tandas rudi .
Dret
Dret
“ Waw , ternyata adik ku sangat cerdik . “ ujar rudi , saat mendengar suara getar ponsel yang begitu kuat .
__ADS_1
Bersambung