
“ Mommy , apa gak bosen ngerem di rumah terus ? keluar kek kemana gitu mommy , mau healing ke singapura ? hayu daddy antar . Ke singaparna gas keun , atau mau keliling jakarta , mungkin ke mol apa gitu , dufan kek , ancol atau mau ke bantar gebang juga siap . “ ana geleng-geleng kepala , mendengar tawaran nyeleneh dari bapak calon anak nya .
’ Mommy , mommy , anda kira gue istri bapak . ’ batin ana
“ Aku mau ke padang saja . “ balas ana , sebenarnya sejak kedatangan kedua orang tuanya dan memberitahu jika kondisi cukup aman untuk ana bepergian , ana sangat ingin datang ke rumah makan padang yang letaknya dekat dengan perusahaan kripala , kantor nya dulu . Tapi ana sedikit bingung seandainya bertemu dengan orang - orang kripala di sana , apalagi kondisi ana sekarang berbeda .
Alvin berbinar , saat ana mengatakan keinginan nya . Berarti ana menerima ajakan nya , alvin hanya tidak ingin ana merasa stres atau pun tertekan dan berakibat pada calon penerusnya . Sungguh alvin tidak ingin itu terjadi , karena calon penerus yang masih ada di perut ana itu satu - satunya senjata yang di miliki alvin untuk mendapatkan ana . Anggap saja alvin memanfaatkan calon anaknya , karena pada dasarnya alvin sangat mensyukuri kehadiran calon penerusnya hadir , meski di waktu yang kurang tepat . Tapi alvin berjanji akan menyayangi dan menjaga calon penerusnya dengan sepenuh hati , terlebih pada ibu yang melahirkan calon penerusnya . “ Oke , daddy pesan dulu tiket pesawat nya . “ balas alvin .
“ Tidak perlu pak , Gu ___ maksudku bukan padang luar kota , melainkan rumah makan padang yang ada di dekat kantor kripala pak . “ tutur ana dengan menundukkan kepala nya karena malu , ana sedikit tidak enak meminta sesuatu dari alvin , padahal ini kali pertama nya ana minta sesuatu , tetap saja ana merasa tidak enak hati , sekalipun alvin adalah ayah kandung dari anak yang ada di dalam perutnya .
“ Siap mommy , tapi bisa kah sebelum ke rumah makan padang kita ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi bayi kita . Aku kan tidak pernah tahu perkembangan bayi kita seperti apa , lagian selama kita tinggal bersama , mommy juga seperti nya belum memeriksa kandungan anak kita kan ? “ papar alvin .
__ADS_1
“ Terserah bapak aja deh , lagian masih terlalu pagi juga untuk pergi ke rumah makan padang sekarang mah . Aku juga udah lama gak meriksain kandungan , sekalian juga mau lihat jenis kelaminnya , mengingat kandungan ku memasuki 5 bulan . “ ana menerima ajakan alvin untuk memeriksakan kondisi janin nya , jika saja situasi di keluarga nya normal seperti keluarga pada umumnya , mungkin ana pun akan memeriksakan kondisi janinnya setiap sebulan sekali
Singkat cerita , saat ini ana dan alvin sudah berada di rumah sakit yang di rekomendasi alex , sang assisten . " pak kenapa pilih rumah sakit yang lebih jauh sih , padahal kan ada rumah sakit terdekat , rumah sakit di sana juga cukup lengkap dan bagus loh pak , kenapa bapak pilih rumah ini sih . “ keluh ana .
Pasalnya , rumah sakit yang ana dan alvin datangi adalah rumah sakit di mana sinta , saudara dari ana ini bertugas . Memang sih rumah sakit yang di rekomendasi alex untuk memeriksakan kandungan ana , lebih besar dari rumah sakit terdekat nya . Hanya saja kenapa malah ke rumah sakit ini sih , pasti sepupu perempuan nya akan banyak tanya atau bisa jadi melaporkan dirinya ke keluarga besar nya .
’ Semoga saja tidak bertemu dengan mbak sinta ' batin ana dengan cemas dan penuh harap .
Ana tenggelam dalam pikiran nya sendiri , sampai ana gak sadar alvin terus menggandeng tangannya dari turun mobil hingga masuk ke dalam rumah sakit . “ Mommy kenapa ? “ tanya alvin , ketika alvin merasakan tangan di genggaman nya terasa berkeringat . Bahkan bukan hanya tangan nya yang terasa dingin , wajah ana pun terlihat pucat .
“ Pak _ bisa kah kita periksa ke rumah sakit lain saja . “ pinta ana dengan hati - hati .
__ADS_1
Alvin mengernyit kan dahinya mendengar permintaan ana . “ Kenapa ? seperti nya rumah sakit ini cukup bagus , dokter yang memeriksa mommy juga perempuan , daddy sengaja datang ke rumah sakit ini karena hanya rumah sakit ini yang dokter obgyn nya perempuan , sedangkan rumah sakit lain dokter nya laki-laki . “ papar alvin dengan memberitahu alasan , kenapa alvin memilih rumah sakit ini
Ana terperangah mendengar jawaban dari alvin , ana pikir kenapa alvin jauh - jauh memeriksa kan kandungan ana di rumah sakit sini , karena rumah sakit ini cukup bagus dan lebih besar di banding rumah sakit yang tadi sempat di lewati dan jarak nya pun tidak terlalu jauh dari rumah alvin . ’ Nih orang kenapa jadi posesif seperti ini sih . ’ batin ana .
“ Bisa kita pindah rumah sakit , aku sedikit tidak nyaman memeriksa kandungan ku di rumah sakit ini . Tapi seandainya bapak memaksaku untuk tetap memeriksakan kandungan ku di rumah sakit ini , karena dokter kandungan nya seorang perempuan , maaf pak lebih baik aku pulang . Selain aku tidak nyaman karena sikap bapak terlalu berlebihan , aku pun khawatir akan bertemu dengan saudara ku yang bertugas di rumah sakit ini . Bahkan aku sangat yakin dokter kandungan yang bapak maksud adalah mbak sinta , anak dari paman fakhru . Bapak pasti tahu kan siapa paman fakhru ? “ ana memilih mengatakan kegundahan hatinya , dari pada harus mencari alasan yang lainnya .
Ayah ana sudah bercerita banyak hal yang tidak ana ketahui , termasuk saat alvin yang di sandera kakek dan juga paman - paman nya , saat kedua orang tua ana menyambangi ana beberapa hari yang lalu di rumah alvin . Ayah ana pun mengatakan jika situasi nya sudah mulai aman , karena kakek dan paman - paman nya tengah fokus mencari keberadaan sintya . Tapi ayah ana tetap menyarankan , agar ana tetap berhati-hati dan sebisa mungkin menghindar atau menjauh terlebih dulu dari keluarga besar ayah nya .
Alvin yang tidak tahu menahu jika dokter wanita yang rekomendasi kan alex adalah putri dari paman ana yang sedang mencari - cari keberadaan ana pun , langsung mengurung kan niatnya memeriksakan kandungan ana di rumah sakit ini , alvin pun buru - buru membawa ana kembali keluar dari rumah sakit . ’ sial , kenapa si alex gak memberikan informasi yang akurat sih . ’ rutuk alvin dalam hatinya .
Ana sama sekali tak melakukan protes , saat alvin terus menggenggam tangannya , di kala alvin kembali membawa diri nya keluar dari rumah sakit . Tapi saat ana dan alvin sampai di parkiran rumah sakit , ternyata ana dan alvin malah berpapasan dengan orang yang mereka hindari .
__ADS_1
“ Ana “
Bersambung