Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Berniat pergi


__ADS_3

Sampai di rumah besar , Alvin tetap menolak rencana Mami nya yang mengharuskan ana kembali ke rumah kedua orang tuanya , meskipun nyonya Alexa sendiri sudah menjelaskan jika ana pulang ke rumah bukan untuk mengusir ana agar tidak tinggal di kediaman Alvin , melainkan untuk meminta ana pada kedua orang tua ana dengan cara baik - baik pikir nyonya Alexa dan mau tidak mau ana pun harus pulang .


“ Mih , al benar-benar tidak akan pernah setuju jika ana kembali ke rumah nya . Selain Al tidak bisa hidup jauh dengan perempuan yang saat ini tengah mengandung keturunan Al , Al juga tidak ingin terjadi sesuatu pada ana mih . “ meskipun nyonya Alexa sudah mengatakan alasan kenapa ana harus pulang ke rumah nya , Alvin tentu saja menolak permintaan sang mami , mengingat konflik yang ada di keluarga ana .


“ Al , kamu gak usah berlebihan . Ana itu hanya pulang ke rumah nya , bukan mau ke hutan atau mau pergi jauh , jadi tidak akan terjadi sesuatu apapun pada ana . Lagian Mami bukan ingin memisahkan kamu dengan ana , Mami hanya ingin meminimalisir lingkungan di sekitar sini agar tidak mengecap kalian hanya pasangan kumpulan kerbau , jadi untuk sementara kalian mami pisahkan . “ kekeh nyonya Alexa .


“ Mih , Papi benerin yah ucapan Mami barusan . Bukan kumpulan kerbau , tapi kumpul kebo mih . “ sahut tuan Arya dengan membenahi ucapan sang istri , meskipun tuan Arya berada di tempat yang sama dengan anak dan istri nya , ternyata tuan Arya hanya berperan sebagai penonton perdebatan antara putra bungsu nya dengan istri nya . Tuan Arya terlalu ciut nyali nya , jika ikut menimpali perdebatan antara putra nya dengan sang istri , mengingat istri nya yang saat ini masih marah pada nya .


“ Papi diem saja ! jangan ikutan ngomong apalagi membela putra mu , putra papi benar-benar sama persib dengan Papi yang menyebalkan . “ sentak nyonya Alexa .


’ Tuh kan kena , makannya mulut lebih baik kamu diem saja dari pada kena amukan si macan betina . ’ rutuk tuan Arya dalam benak nya .

__ADS_1


Sementara tuan Arya sendiri terlihat kicep , karena dirinya terkena dampak nya gara-gara kedua putra nya . Tuan Arya pun kembali geleng-geleng kepala , karena sang istri kembali salah dalam berucap yang seharusnya berkata persis malah dapat nya persib. Meski salah , tuan Arya tentu tidak berani membenahi ucapan sang istri kembali , bisa - bisa kena damprat istri nya untuk yang kesekian kali nya . ’ padahal tinggal di Indonesia sudah puluhan tahun , dari dulu hingga sekarang masih saja salah bertutur kata yang baik dan benar . ’ batin tuan Arya .


“ Mih Al punya alasan kuat , kenapa Al tidak ingin ana pulang ke rumah nya . Pokoknya ana tidak boleh pulang ke rumah titik , gak pake koma apalagi tanda tanya . “ Alvin tetap menolak pertimbangan mami nya , meski Alvin sadar ucapan sang mami memang benar adanya , tapi Alvin tidak ingin mengambil resiko seandainya ana benar-benar pulang ke rumah dan paman - paman ana membawa ana ke pengasingan .


Di kediaman Mahesa , Alvin masih bersikukuh agar ana tidak kembali pulang ke rumah nya . Sementara orang yang mereka perdebatkan justru tengah berbincang dengan canggung di ruang tamu dengan perempuan yang baru saja di ketahui menantu dari keluarga Mahesa . “ Mbak , ey _____ “ ana jadi bingung sendiri harus memanggil mani dengan sebutan apa , secara status mani ternyata menantu sah keluarga Mahesa , sedangkan dirinya belum resmi menjadi menantu Mahesa .


“ Panggil seperti biasa saja atau cukup panggil nama saja non , lagian umur ku hanya selisih satu tahun dengan non ana . “ ujar mani dengan tenang , sementara ana malah terlihat sangat canggung , karena ana tidak tahu harus bersikap seperti apa dengan perempuan yang baru saja di ketahui istri dari Alvaro , mengingat ana dari dulu tidak pandai bergaul .


Mani tentu saja menyetujui saran ana , meskipun mani tidak merasa kecanggungan seperti yang ana rasa kan . “ Oke , lalu sekarang kelanjutan hubungan kalian bagaimana ? apa ana mau mempertimbangkan saran dari nyonya Alexa , atau bagaimana menurut pendapat ana sendiri ? “ Mani yang mempunyai kepribadian luwes , tentu saja langsung bisa bersikap santai dengan ana , bahkan mani sama sekali tidak terlihat canggung saat berbicara dengan ana .


Ana masih canggung memanggil Mani tanpa embel-embel , secara Mani kan istri dari Alvaro , kakak dari laki-laki yang menanam kan benih pada nya . Memang ana sendiri yang menyarankan agar panggilan nya di ubah tanpa embel-embel di depan nya , tapi malah sendiri nya yang melanggar . “ Menurut mbak Marni , aku harus gimana ? “ ana malah meminta saran dari perempuan yang baru diketahui menantu dari keluarga Mahesa .

__ADS_1


Mani mengerutkan kening nya , karena ana masih memanggil nya dengan embel-embel mbak . Bukan kah ana sendiri yang menyarankan agar panggilan nya tanpa embel-embel mbak , dan yang membuat Mani lebih bingung lagi ana malah meminta saran untuk kelanjutan hubungan nya dengan Alvin . “ kenapa malah bertanya pada ku, tapi maaf menurut penilaian ku apa yang di saran kan nyonya Alexa memang benar . Untuk sementara karena kalian belum halal , akan lebih baik kalo ana tinggal dulu di rumah orang tua ana . “ saran Mani .


’ Tapi memang sih rasa - rasanya sangat tidak etis tinggal di tempat lelaki yang bukan suami kita , akan lebih baik kalo gue tidak tinggal di sini . Tapi gue juga seperti nya tidak akan tinggal di rumah bunda , gue yakin paman fakhru dan paman rudi punya mata - mata di sekitaran rumah gue . ’ batin ana dengan menimbang - nimbang , apa yang akan di lakukan selanjutnya .


“ Mungkin sore nanti aku akan keluar dari rumah ini mbak , tapi ngomong - ngomong mbak sendiri mau mengikuti syarat dari Ibu Alexa atau bagaimana ? “ ana langsung mengalihkan pembicaraan , toh ana juga sudah ada rencana pergi dari sini . Kalo masalah Alvin yang berencana melamarnya pada ayah dan bunda nya , ana serahkan saja pada kedua orang tua nya .


“ Kenapa tidak menunggu ke putusan tuan Alvin , atau setidaknya menunggu tuan Alvin datang kemari ? “ balas Mani “ Menurut ku tidak usah memikirkan masalah ku , biar saja tuan Alvaro menikah dengan wanita pilihan nyonya Alexa , hubungan ku dengan tuan Alvaro sudah berakhir 7 tahun lalu semenjak tuan Alvaro memilih pergi dari ku . “ balas mani dengan enteng nya , seolah Alvaro bukan siapa-siapa nya .


Saat ana dan mani masih berbincang di ruang tamu , bi Minah Ibu dari mani datang dengan tergopo - gopo mendekati mani dan ana . “ maaf non ana bibi lancang dengan non ana , tapi ke datangan bibi kemari karena bibi harus membawa nika pergi dari sini . Ayo ndok , kita harus segera pergi dari sini !


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2