
“ Tapi anak ini ada karena kebodohan ku dan kecerobohan ku yang tidak berpikir dengan akibatnya setelah nya . Jadi aku putuskan akan menggugurkan anak dalam kandungan ku , aku tidak ingin pak Alvin mendapat masalah karena anak yang ku kandung ini “
Kalimat yang di Lontar kan ana tempo lalu terus terngiang - ngiang di kepala Alvin seperti kaset rusak yang terus menyala dengan sendirinya , sungguh Alvin tak habis pikir dengan pola pikir pendek nya wanita yang tengah mengandung benihnya itu . Memang sih ana tak meminta Alvin menjauh atau pergi dari kehidupan ana , hanya saja kata - kata yang di lontarkan ana sungguh membuat nya sangat kecewa , meskipun hampir sebulan ini Alvin tak berkomunikasi atau bertemu dengan ana , Alvin tetap menyiapkan anak buah nya untuk memantau ana .
Tring
Sebuah Notif pesan dari ponsel Alvin masuk , tak membuang waktu Alvin pun langsung melihat pesan dari anak buah nya yang dia suruh untuk mengawasi gerak gerik ana . Alvin memicing kan matanya saat melihat sebuah foto yang di kirim langsung dari orang suruhan nya yang berada di sekitar rumah ana .
“ Masuk dan awasi apa yang di lakukan laki-laki ini . “ balas pesan Alvin pada anak buah nya .
Entah bagaimana caranya orang suruhan Alvin berhasil menyusup masuk ke dalam rumah tanpa ada yang mengetahui nya , orang suruhan Alvin pun langsung menghubungi Alvin dengan mode video call , biar bosnya bisa melihat secara langsung apa yang sudah terjadi di dalam rumah yang dia jaga selama hampir sebulan ini .
Mendapat panggilan video dari anak buahnya , Alvin pun bergegas mengangkatnya . Alvin cukup penasaran apa yang akan di lakukan Juna di rumah wanita yang tengah mengandung benihnya . Alvin pun bisa melihat dengan jelas , bagaimana sikap ibu dewi pada mantan menantunya . Tapi Alvin belum melihat keberadaan ana , mungkin wanita yang tengah mengandung benihnya masih berada di kamar nya .
Tentu saja Juna tidak di terima saat bertamu di rumah wanita nya , karena Juna dengan sangat jelas menyakiti putri mereka dan dengan tidak tahu malunya Juna duduk santai di ruang tamu , seolah tak pernah melakukan kesalahan apa pun pada ana .
__ADS_1
“ Mau apa kamu kesini ? dasar laki-laki benalu tidak tahu diri , sudah bagus putri ku yang mempunyai jabatan lebih tinggi mau menikah dengan karyawan biasa seperti kamu , tapi dengan tidak tahu malunya berkhianat dan merampas harta putri ku . “ seperti biasa , ibu dewi selalu mencaci dan merendahkan Juna , karena rasa tidak sukanya dari dulu pada Juna .
Juna justru tersenyum menyeringai , saat mendengar umpatan yang biasa dia dengar dari mulut tajam mantan ibu mertua nya . “ Bunda mertua , kenapa bunda dari dulu selalu memujiku setiap kali bertemu . Harus nya bunda lebih bangga loh dan berterima kasih pada menantu satu - satunya bunda ini , karena berkat menantu mu ini bunda tidak akan pernah jauh dari istri ku . “ balas Juna dengan santai nya , tanpa terlihat sakit hati sedikit pun dengan umpatan dan cacian yang di berikan mantan ibu mertua nya .
“ Ck __ bangga punya menantu seperti kamu . Ya Allah , kenapa putri ku begitu bodoh mau menikah dengan laki-laki macam kamu . Tapi memang sih seharusnya aku mengucapkan terimakasih , bukan hanya sama kamu malah tapi juga sama perempuan yang mau kamu bodohin itu . Karena dengan kamu berselingkuh , putri ku bisa melihat bagaimana buruk nya laki-laki yang dia nikahin nya . “ balas bunda , yang belum faham arah pembicaraan Juna .
“ Bunda - bunda , justru kedatangan aku kemari karena permintaan istri pertama ku loh , apa bunda tidak tahu istriku sampai bersujud di kaki ku saking tidak maunya berpisah dengan ku . Karena menantu mu ini orang nya gak tegaan , aku pun menarik kembali gugatan cerai itu , seperti yang istri pertama ku ingin kan . “ balas Juna dengan tersenyum senang , saat ini Juna merasa di atas awan setelah apa yang dilakukan ana saat mediasi perceraian nya .
Deg
Karena tidak tahan jika kembali mendengar kenyataan yang lainnya , Alvin pun menekan tombol warna merah di ponsel . “ ana , kenapa kamu melakukan nya . Apa laki-laki yang sudah mengkhianati mu lebih berarti di hidup kamu , kenapa ana ? kenapa kamu tidak ingin aku bertanggung jawab atas anakku _____ Aaaaaaak _____ pranks “ Alvin menyapu barang - barang yang ada di atas meja dengan tangan nya , sehingga barang - barang tersebut berserakan di lantai .
Mendengar suara ribut-ribut , ana yang dalam posisi rebahan di ranjang king size nya beranjak dan keluar dari kamar nya untuk melihat . “ mas Juna , apa yang di lakukan mas Juna di sini ? wajah bunda juga terlihat sangat tegang . “ gumam ana , saat melihat mantan suami dan Ibu nya tengah berbincang di ruang tamunya .
Menyadari kehadiran ana , Juna pun dengan santai nya beranjak dan mendekati ana kemudian merangkul ana . “ jangan menolak , jika ingin aku menarik perceraian kita . “ bisik Juna memanfaatkan keadaan ana .
__ADS_1
’ Brengsek , laki-laki ini benar-benar tengah memanfaatkan keadaan ku yang tidak bisa berkutik . Jika bukan karena rencana ku yang sudah aku atur dengan sedemikian rupa , tak sudi rasanya laki-laki brengsek ini memegang ku dengan leluasa seperti ini . ’ umpatan ana dalam hati nya .
“ Ana , bisa kamu jelas kan apa yang di maksud dari ucapan laki-laki durjana di hadapan kamu ini . Laki-laki durjana ini mengatakan , jika kamu meminta nya untuk menarik perceraiannya . “ tanya bu Dewi
“ Bun , sebenarnya _____ “
“ Stop ! “ bunda langsung memotong penjelasan ana . “ sebaiknya kamu bawa laki-laki durjana ini keluar , setelah nya kamu jelaskan pada bunda . “ pinta bunda , kemudian berlalu ke kamarnya .
Setelah bunda tidak terlihat lagi , ana langsung menghempaskan rangkulan Juna . “ lepas ! lancang sekali kamu melakukan ini pada ku . Apa kamu pikir , aku takut dengan ancaman tak bonafit dari kamu , jangan harap . “ balas ana kemudian menarik Juna keluar dari rumah nya .
“ Tenang lah istri pertama ku , suami mu kemari selain ingin bertemu dengan istri pertama ku yang merindukan ku , suami ganteng mu juga ingin menagih imbalan yang sudah di janjikan oleh istri pertama ku . Bukan kah kamu mengatakan akan memberikan imbalan seandainya aku menarik gugatan cerai kita , aku sudah mencabut nya . Sekarang berikan uang 50 juta yang kamu janjikan itu padaku , kamu tahu sendiri bukan seberapa nekat nya aku jika janji mu tak di tepati , apalagi itu menyangkut uang . “ balas Juna dengan sedikit mengancam ana .
’ Kenapa dulu gue bisa cinta sama laki-laki seperti ini yah ? seperti nya gue harus di rukiyah sama ustad ’ batin ana
“ Berikan nomor rekening kamu , kemudian enyah lah dari rumah ku .
__ADS_1
Bersambung