
Meski dalam hati tidak terima dengan perkataan ana , Alvin tetap bersabar menghadapi wanita keras kepala di hadapan nya . Walaupun ana terus mengelak anak yang di kandung ana adalah bukan darah daging Alvin , tapi keyakinan dan insting Alvin sangat kuat , jikalau anak yang ada di dalam kandungan ana adalah darah dagingnya , bukan darah daging Juna . “ Sekeras apapun kamu berkilah , tapi insting seorang ayah itu selalu tepat . Oh iya , bukan nya kamu ingin di perlakukan layak nya seorang bawahan . Baiklah sebagai atasan kamu , aku perintah kan kamu untuk terus mengikuti ucapan bos kamu yaitu aku sendiri dan kamu juga aku perintah kan untuk menjaga calon pewaris ku yang saat ini masih dalam kandungan kamu .
*****
“ Hemm . “
Vini berdeham untuk menghentikan dua manusia yang tengah berdebat , sampai - sampai kedua nya tak menyadari kehadiran vini di dekat mereka . Vini pun sekarang sudah mengetahui , apa yang di sembunyikan sahabat nya dari dirinya , karena vini mendengar dengan jelas semua pembicaraan mereka berdua .
Ana tampak kikuk saat vini sudah ada di dekat nya , pasti sahabat nya sudah mendengar semua perdebatan nya dengan atasan nya . ’ vini pasti sudah dengar semua pembicaraan gue sama pak Alvin , Bego _____ kenapa gue tidak memperhatikan sekitar dulu sih . Pasti si vini sangat marah , karena gue belum bicara jujur padanya . ’ Rutuk ana dalam benaknya .
__ADS_1
Alvin menghentikan tangan ana yang terus memukul mulut nya sendiri , sedangkan vini mendengus melihat kelakuan sahabat nya laknatnya . “ Jangan di pukul lagi , aku kan belum puas merasakan bibir **** dari calon mommy nya anak - anak aku . “ ujar Alvin .
Ana melebarkan matanya , mendengar ucapan Alvin yang membuat hati nya semakin dibuat tidak karuan . Sedangkan vini , seperti ingin muntah mendengar gombalan laki - laki yang sudah sangat bucin pada sahabat laknatnya . “ mau lanjutin mesra - mesraan nya ? tapi sebaiknya nanti bersambung dulu , karena Om hasan nyariin anak perempuan yang masih virgin . Opz ___ salah yah , kan sekarang sudah mau jadi orang tua . Om hasan bilang , mau nikahin putrinya dengan bos perusahaan besar , biar gak buat dosa lagi . “ sindir vini dengan sedikit menohok .
“ Apaan sih lu vin , kalo mau nyindir gue jangan pake hati yang terdalam gitu coba . Gue kan bukan gak mau jujur sama lo , tapi emang gue juga baru tahu kalo gue lagi __ hamil “ ana mengucapkan hamil dengan pelan , karena terlalu malu .
“ Bodoamat , udah sono lu di tungguin Om hasan di dalam . Gue tungguin lu di sini , karena kita harus bicara empat mata . Tapi , itu juga kalo lo masih anggep gue sahabat sih . “ tutur vini .
“ Ya nanti gue tungguin lo sampai rambut gue beruban . “ sungut vini
__ADS_1
Sementara Alvin memilih berdiam diri dengan berpura-pura sibuk dengan ponselnya , Alvin sama sekali tak merasa canggung pada sahabat dari wanita nya , meski perempuan di samping nya terus menatap nya dan terus memperhatikan gerak - geriknya . “ Apa pak Alvin sungguh menginginkan sahabat ku ? Atau bapak hanya ingin mempermainkan sahabat ku , setelah itu membuangnya seperti mantan suami nya ? “ Alvin langsung mendongak kan kepala nya , mendengar pertanyaan konyol dari sahabat wanita nya .
“ Yah , aku sangat __ sangat menginginkan ana menjadi wanita ku , terlepas dari apa yang sudah ku perbuat pada ana . Apa aku terlihat sedang bermain - main dengan nya ? kamu salah kalo menyamakan ku dengan laki-laki bodoh itu , karena aku jelas berbeda dengan nya . “ balas Alvin .
“ Apa bapak hanya ingin menjadikan sahabat ku wanita simpanan bapak ? “ Vini salah mengartikan penjelasan Alvin seperti nya .
“ Bukan wanita simpanan , melainkan wanita dalam hidup ku , wanita satu - satunya yang sudah membuat ku gila karena terus memikirkan nya , wanita yang sudah berhasil mencuri seluruh hatiku , yah dia sahabat kamu . “ ungkap Alvin , Alvin benar-benar bicara jujur pada sahabat dari wanita nya , karena Alvin sungguh sangat ingin memiliki wanita yang tengah mengandung buah hati nya .
“ Apa kamu laki-laki itu ? “ tanya bunda , di saat Alvin tengah berbicara serius dengan sahabat dari wanita . “ masuklah ! suamiku ingin berbicara dengan kamu . “ tambah nya .
__ADS_1
Alvin mengangguk , kemudian masuk ke ruang rawat ayah yang sebentar lagi akan menjadi mertua nya . Alvin sungguh tak perduli , jikalau keluarga dari wanitanya menentang keinginan nya untuk segera mendapatkan wanita yang tengah mengandung anak nya .
Bersambung,,,,,