
“ Bisa kamu jelas kan maksud dari semua ini Al ? “
Saat ini baik tuan arya maupun nyonya alexa terlihat sangat murka pada putra bungsunya , setelah mengetahui fakta yang benar-benar mencengangkan . Sungguh tuan arya maupun nyonya alexa sama sekali tak menyangka dengan apa yang telah di perbuat putra bungsu nya , sampai putra bungsunya bisa satu rumah dengan perempuan yang sedang hamil , lalu ada hubungan apa antara putra bungsu nya dengan mantan karyawan nya .
“ Bukan kah kamu ana , mantan manager marketing di perusahaan kripala ? “ kini giliran ana yang mulai terintimidasi dengan mantan bos sekaligus kakek dari calon anaknya . Sebenarnya tuan arya sudah mencium kedekatan antara putranya dengan mantan managernya , hanya saja tuan arya tidak pernah mengira jika putra bungsu nya sampai nekat membawa istri dari karyawan nya sendiri ke rumah .
“ Pih , mih ini kan rumah milik Al , jadi Al bebas memasukkan siapa pun termasuk ana . “ bela alvin .
Padahal sejak tadi alvin sama sekali tak menjawab pertanyaan - pertanyaan dari kedua orang tua nya , tapi giliran papinya mulai melakukan pertanyaan atau bisa di bilang mengintimidasi perempuan yang tengah mengandung benihnya , alvin malah angkat bicara .
“ Kamu membela nya Al ? “ timpal nyonya alexa .
“ Tentu saja Al akan membela nya . “ tandas alvin dengan menggenggam jemari ana untuk membuat perempuan yang tengah mengandung benihnya tenang .
’ Pak lepasin tangan ku , apa bapak ingin melihat ku semakin terlihat jelek di mata kedua orang tua bapak . ’ batin ana dengan berusaha melepaskan genggaman tangan alvin , tapi alvin malah semakin mengeratkan bukan nya mengerti maksud dari ana yang ingin segera di lepas genggaman tangan alvin pada tangan nya .
Sementara ana sejak tadi , hanya menundukkan kepalanya tanpa berani memandang kedua orang tua dari laki-laki yang tengah membuat nya hamil . Rasa - rasanya ana benar-benar seperti tidak punya muka sama sekali di mata kedua orang tua alvin , ana pun sudah bisa mengira jika kedua orang tua dari alvin pasti tidak akan menyukai dirinya , terlebih alvin sama sekali tidak melepas genggaman tangan nya .
__ADS_1
“ Apa kamu tahu siapa perempuan yang kamu lindungi ini Al ? “ tuan arya kembali membuat pertanyaan . Sebenarnya tuan arya tidak akan mempermasalahkan putra nya dekat dengan perempuan manapun , hanya saja tidak dengan perempuan yang sudah memiliki ikatan pernikahan dengan laki-laki lain juga , di tambah si perempuan saat ini sedang hamil .
“ Ck _ papi pasti mengira Al telah merebut ana dari mantan suami brengseknya itu . Benar kan pih ? “ balas alvin .
“ Apa ? ???
perempuan ini sudah memiliki suami . “ sahut nyonya alexa , tuan arya sama sekali belum memberitahu sosok perempuan yang tengah dekat dengan putranya . Tuan arya pikir , alvin belum sejauh ini mempunyai hubungan dengan mantan karyawan nya atau perempuan yang sudah memiliki hubungan pernikahan dengan laki-laki lain .
“ Al , kamu mau jadi perusak rumah tangga orang ? “ tandas nyonya alexa . Padahal nyonya alexa mengira perempuan yang tengah hamil ini mengandung cucunya , sehingga putra bungsu terus melindungi nya .
Di saat kedua orang tua nya sibuk membombardir alvin dan ana di ruang tamu , alvaro justru mengambil kesempatan untuk mengikuti marni atau perempuan yang masih menjadi istri nya ke arah dapur . “ nika tunggu ! “ alvaro mencekal tangan marni , saat marni akan menyiapkan minuman .
“ Seharusnya yang marah disini itu aku , karena kamu sudah membuat hidup ku hancur seperti sekarang . “ balas alvaro tak kalah sengit .
Marni tersenyum menyeringai mendengar tuduhan yang seharusnya untuk alvaro sendiri “ Ternyata sikap tuan ALVARO MAHESA masih sama seperti 6 tahun lalu , jadi percuma juga kita bicara seperti ini . Lepas ! kita berdua hanya orang asing atau kita hanya sebatas pembantu dan majikan , jadi bersikap lah yang wajar . “ tandas marni .
Merasa tidak terima dengan apa yang di lontarkan marni , alvaro pun menarik tangan marni secara paksa dan membawa marni kesebuah ruangan yang tak berpenghuni alias gudang yang ada di bawah tangga .
__ADS_1
Sementara di ruang tamu , suasana nya semakin menegangkan karena pengakuan - pengakuan alvin tentang hubungan nya dengan ana , meskipun alvin belum sampai mengatakan jika ana saat ini tengah mengandung benihnya , bukan benih dari mantan suami nya .
Alvin hanya mengklarifikasi , jika perempuan yang tengah mengandung benihnya tidak mempunyai hubungan pernikahan dengan siapa pun , termasuk dengan dirinya . Alvin hanya mengatakan pada nyonya alexa dan tuan arya , jika dirinya sangat menginginkan ana menjadi milik nya secara utuh dan ingin melindungi perempuan yang tengah mengandung benihnya dari siapa pun , termasuk dari nyonya alexa dan juga tuan arya .
Sementara ana menghela napas lega , karena alvin tidak memberitahu pada kedua orang tua nya tentang kebenaran , jika yang ada di dalam perutnya adalah darah daging alvin . Biarlah kedua orang tua alvin mengira anak yang di kandung nya darah daging dari laki-laki itu , mungkin jika kedua orang tua alvin mengetahui fakta yang sebenarnya , mereka akan menganggap ana perempuan murahan yang mau menjebak putranya .
Setelah mendengar pengakuan alvin , baik nyonya alexa maupun tuan arya tidak akan melarang atau membenarkan apa yang telah di lakukan putra bungsu nya . “ Al dengerin mami baik - baik nak , jika kamu beneran mencintai ana dan ingin melindungi nya , sebaiknya kalian tidak tinggal satu rumah . “ tandas nyonya alexa .
“ Kita memang satu atap mih , tapi kita tidak berbagi satu tempat tidur . Meski Al sendiri tak menampik jika menginginkan hal lebih dari ana , karena aku pria dewasa . Tapi aku tahu batasan mih , pih sebisa mungkin al pun akan menjaga nya . “ papar alvin.
’ Kenapa nih orang malah bicara ngelantur kaya gitu sih ’ batin ana
“ Mami percaya kamu tidak akan melakukan hal di luar batas , tapi bagaimana penilaian orang di luar sana ? meski mami sendiri bukan asli orang Indonesia , mami tahu akulturasi orang sini seperti apa . Orang pun akan menganggap jika kalian hanya pasangan kumpul kerbau , jika kalian terus tinggal satu atap . Kalo kamu benar-benar mencintai ana dan ingin menjaganya , biarkan ana tinggal di sini dengan nika , sedangkan kamu tinggal dengan mami dan papi di rumah besar . “ papar nyonya alexa .
“ Maaf nyonya dan tuan mahesa jika saya menyela ucapan nyonya mahesa . “ ana baru mengeluarkan suara nya , setelah sekian lama bungkam . “ akan lebih baik jika saya yang pergi dari rumah ini , rasanya tak elok jika saya terus tinggal di rumah ini . Lagian ini rumah milik pak alvin , jadi yang pantas meninggalkan rumah itu saya bukan pemilik rumah ini . “ timpal ana .
“ Tidak ana , rumah ini aku bangun untuk kamu dan juga untuk anak kita , jadi jangan berpikiran untuk pergi dari rumah ini . “ sahut alvin .
__ADS_1
“ Anak kita ???
Bersambung