Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Mulai bisa menerima kenyataan


__ADS_3

“ Sebaik nya kamu pergi ke kantor , seandainya kamu banyak pekerjaan . “ ucap ayah saat melihat Alvin begitu sibuk dengan berkas yang belum lama di antar kan asisten nya , pasalnya laki-laki yang sudah menghamili putri nya itu , malah memilih mengerjakan pekerjaan kantor nya di ruang rawat nya . Alvin benar-benar stanby menjaganya , seperti seorang menantu beneran saja .


Alvin juga belum sempat pulang ke rumah nya , selama dua hari ini Alvin menggantikan ana menjaga calon ayah mertua nya di rumah sakit . Sedangkan Alvin malah menyuruh ana , agar tidak melakukan pekerjaan apapun , termasuk melarang ana datang ke rumah sakit tanpa diantar jemput oleh Alvin sendiri .


Mendengar komplenan dari calon ayah mertua nya , Alvin menutup leptop nya dan menghentikan pekerjaan nya . “ tidak masalah , aku bisa bekerja di mana pun . “ balas Alvin .


Lagian Alvin melakukan semua itu juga semata-mata demi perempuan yang akan menjadi ibu dari penerus nya , agar si wanita nya tidak capek bolak-balik rumah sakit , karena harus menjaga ayah nya . “ Apa bapak memerlukan sesuatu ? apa bapak mau minum atau bapak mau ke toilet ? “ balas Alvin , dengan mendekati ranjang calon ayah mertua nya , mungkin calon ayah mertua nya tengah memerlukan sesuatu , karena calon ibu mertuanya tengah mengantar kerabat nya yang menjenguk calon ayah mertua nya .


’ Kali ini benar-benar aku tak salah menilai nya , Laki-laki ini benar-benar sangat bertanggung jawab dan terlihat sangat perduli dengan siapa pun apalagi dengan ana , mungkin jika di lihat sekilas laki-laki ini terkesan arogan dan pemaksa , tapi yang sebenarnya sangat hangat perlakuan nya , putri ku pasti akan mendapatkan kebahagiaan dengan laki-laki ini . ’ batin ayah saat melihat Alvin mendekati ranjang nya .


’ Kenapa calon ayah mertua ku liatin gue mulu yah ? apa tadi aku salah bicara , atau ayah mertua gak suka aku menemani nya sambil bekerja seperti ini yah ? ' batin Alvin , saat ayah terus melihat kearah nya .

__ADS_1


“ Tolong bilangin sama dokter nya , aku ingin secepatnya pulang . Aku ini sudah sembuh , kenapa masih harus di rawat di sini sih . “ permintaan ayah ternyata membuat keheningan di antara kedua orang laki-laki berbeda usia itu sedikit mencair rasa canggung nya , karena pembawaan ayah yang santai .


“ Aku tanyain dulu pak , tapi bapak tidak apa - apa aku tinggal sendiri ? sementara ibu juga belum kembali . “ balas Alvin , kemudian melangkah kan kakinya keluar setelah mendapat anggukan dari calon ayah mertua nya .


*****


“ Vin , keluar yuk cari angin kek atau cari apa gitu , yang penting keluar dari rumah . Masa lo tega banget ngerem gue di sini terus sih , gue tahu lo udah di sogok duit segepok sama bapaknya si utun , tapi masa lo gak mau kasih dispensasi buat gue bisa menghirup udara di luaran sana . “ ana terus merayu dengan sedikit merengek pada sahabat nya , ana benar - benar sudah merasa bosan terus berdiam diri di rumah nya .


Ana sebenarnya bisa saja tidak mengikuti aturan dari bapaknya si utun yang melarang nya mengerjakan apapun dan menyuruh nya beristirahat total , termasuk wara wiri ke rumah sakit untuk menjaga sang ayah yang masih berada di rumah sakit . Tapi yang ana pikirkan itu ancaman Alvin pada sahabat nya , Alvin mengatakan jika sesuatu terjadi atau pun lecet pada wanita nya alias ana karena kecerobohan nya , Alvin tidak akan segan - segan menyeret sahabat nya ke dalam jeruji besi .


“ Biarin aja lo masuk penjara , kan lo sekarang pengkhianat . Saking cinta nya sama duit , lo rela gue di jadikan umpan , jadi jangan harap gue akan ngikutin lo yah , karena sekarang kita bukan bestie lagi . “ balas ana dengan berpura-pura marah .

__ADS_1


“ Gue punya ide biar lo gak bosan , gimana kalo kita sekarang main masak - masakan ? secara lo kan dulu penggila mainan barbie , segala mainan barbie lo punya . “ ana memutar bola matanya malas , mendengar ide nyeleneh sahabat nya . “ mau kemana lo ? “ tanya vini , saat melihat sahabat nya akan beranjak dari dari ranjang .


“ Mau laporan sama bapak nya si utun , kalo orang yang dia pekerjakan gak becus . Belum lagi dia selalu ngatain anak nya , anak kecebong . Itu kan penghinaan besar tuh , masa bibit unggul nya di katain anak kecebong . “ sungut ana dengan meraih ponsel nya yang dia simpan di atas violet .


“ Yakin itu bibit unggul dari laki-laki yang sudah ngasih gue uang segepok , bukan nya bibit unggul dari laki-laki yang sudah bawa kabur si biru ? “ balas vini dengan sedikit menyindir .


Mendengar ucapan sahabat nya , ana urung menghubungi bapak nya si utun . Ana lupa , jika dia punya hutang penjelasan mengenai ini . “ mendekat lah ! wahai mantan bestie . “ sekarang ana sudah siap bercerita pada sahabat nya , karena perasaan sudah jauh lebih baik .


“ Maafin gue vin , karena gue sudah merahasiakan semua ini dari lo . Gue menyimpan rahasia ini , karena itu hanya sebuah aib gue dan sebuah kesalahan besar yang pernah gue lakukan . Lo boleh ngejust gue perempuan gak benar atau perempuan murahan terserah lo , karena memang itu faktanya . Tapi sejujurnya , gue lebih rela melepas mahkota gue ke pak Alvin , dari pada sama laki-laki yang sudah membuat gue seperti ini . “ terang ana .


Vini langsung merengkuh sahabat nya kedalam pelukan nya , vini ngerti apa yang di rasa kan sahabat nya . Hanya saja vini sedikit tak habis pikir dengan sahabat nya , karena sahabat nya berbuat sesuatu tanpa memikirkan ke depan nya seperti apa dan itu semua hanya karena putus asa dengan hubungan yang sebelumnya .

__ADS_1


“ Gue tahu lo ngelakuin ini , karena rasa sakit hati lo sama laki brengsek lo . Seharusnya lo gak ngelakuin hal bodoh seperti itu , tapi karena sudah menjadi bubur , mau tidak mau lo harus telan sampai habis meski lo sendiri tidak menyukai nya . Lalu bagaimana tanggapan Om hasan mengenai masalah lo ini ? karena menurut tante dewi , Om hasan sudah mengetahui semua kan ?


Bersambung


__ADS_2