Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Pertemuan ana dengan sinta


__ADS_3

“ Ana “ sapa sinta saat melihat saudara sepupu nya berada di parkiran rumah sakit di mana dirinya bertugas . “ lo habis periksa kandungan lo yah ? “ Sinta gak terlalu heran melihat keberadaan saudara sepupu nya di rumah sakit ini , pasti saudara sepupu nya datang untuk memeriksakan kehamilan nya .


Sebab hanya sinta yang tahu mengenai kehamilan ana dan sinta pun sama sekali tak memberitahu keluarga besar nya , jika saat ini saudara sepupu tengah berbadan dua . Lagian sinta pikir , saudara sepupu nya sudah memiliki suami , jadi wajar lah jika saudara perempuan nya kini berbadan dua dan untungnya sinta bukan tipe-tipe orang yang kepo terhadap urusan orang .


Tapi yang menjadi pertanyaan di benak sinta saat ini adalah keberadaan laki-laki yang berdiri di samping ana , dua kali sinta melihat laki-laki yang sama dengan saudara sepupu nya . Meskipun sinta gak terlalu dekat dengan ana , tapi sinta masih ingat betul bagaimana rupa dari suami saudara sepupu nya itu dan sinta pun sangat yakin , laki-laki yang berdiri di samping saudara sepupu nya bukan siapa-siapa nya . Bahkan tidak hanya itu , sinta pun melihat laki-laki itu terus menggenggam erat tangan saudara sepupu nya , seperti seorang suami yang tengah menjaga istri nya . “ suami lo gak nganterin an ? “ Tanya sinta dengan terus melirik ke arah tangan sepupu nya yang tidak mau lepas .


Ana pun langsung tersadar dan melepas genggaman tangan alvin begitu saja , kala sinta malah menanyakan keberadaan mantan suami nya . ’ Kenapa mba sinta masih menanyakan keberadaan laki-laki pengkhianat itu , mba sinta memang belum mendengar kabar perceraian gue , atau mba sinta hanya berpura-pura tidak tahu yah . ’ batin ana .


“ Ehem __ kok lo diam aja bukan nya jawab pertanyaan gue . “ balas sinta


“ Mba sinta baru berangkat ? “ balas ana dengan mengalihkan pembicaraan , lagian malas banget jika membahas laki-laki tak penting itu .


“ Yah , mba baru aja sampe dan seperti nya mba juga sangat terlambat masuknya . Tapi mbak udah izin sih sama kepala rumah sakit nya , soal nya mama lagi kurang fit jadi mbak mampir dulu ke rumah untuk melihat keadaan mama . Sementara papa , beberapa hari yang lalu pergi mencari keberadaan kak sintya , soal nya dari kabar yang gue dengar kak sintya tidak berada di ______ . “ sinta menghentikan penjelasan nya , sinta baru ingat jika ada orang lain di samping saudara sepupu nya . “ Lo pasti sudah dengar kan mengenai kabar kak sintya ? “ tambah sinta .


Dari jawaban saudara sepupu nya , ana bisa menebak jika anak dari paman nya itu belum mengetahui perihal perceraian dirinya dengan sang mantan suami . Jika di lihat dari gelagat yang di tunjukkan saudara sepupu nya , seperti nya sinta pun belum tahu jika ana pun sekarang buronan keluarga besar nya , sama seperti kakak nya . “ loh , emang ada kabar apa tentang mbak sintya , bukan nya mbak sintya berada di pengasingan . “ ana berpura-pura tidak tahu menahu mengenai kabar saudara sepupu nya .


“ Sebaiknya kita segera tinggalkan rumah sakit ini . “ bisik alvin .

__ADS_1


Berbeda dengan ana yang beranggapan seolah aman - aman saja menanggapi pembicaraan saudara sepupu nya itu , alvin justru melihat sepupu dari perempuan yang tengah mengandung benihnya itu mempunyai maksud lain dengan terus mengajak ana berbicara . “ Maaf mbak sinta , kita duluan yah . “ pamit ana dengan mencium pipi kiri dan kanan saudara sepupu nya .


Ana langsung mengikuti ajakan alvin untuk segera meninggal kan saudara sepupu nya , walaupun ana merasa sudah aman tetap saja ana harus waspada . “ ya sudah hati - hati di jalan , salam buat om hasan dan tante dewi . “ balas sinta .


Setelah meninggal kan rumah rumah sakit di mana saudara sepupu nya bertugas , alvin kembali menghubungi sang assisten untuk mencari kan rumah sakit seperti yang diinginkan alvin sebelum nya dan tentu permintaan sang atasan membuat alex merasa kesal dari sebrang telepon , pasalnya saat ini alex benar-benar sangat sibuk dengan urusan pekerjaan yang alvin limpahkan padanya dan kini alvin kembali menambah pekerjaan saja .


Meski dalam keadaan kesal , alvin tetap mencari informasi rumah sakit seperti yang di inginkan sang bos , karena sang bos hanya memberinya waktu 15 menit untuk mendapatkan rumah sakit seperti keinginan nya . “ tuan , saya sudah mendapatkan rumah sakit seperti yang tuan minta . Tapi rumah sakit yang tuan minta ada di daerah sekitaran tempat tinggal paman nona ana bernama pak badruddin , jika tuan setuju saya akan mendaftarkan nona ana untuk periksa kandungan di rumah sakit HARAPAN BUNDA . “ papar alex dari sebrang telepon.


Alvin memilih bertanya terlebih dulu pada ana , sebelum menyetujui saran dari alex . “ lex nanti saya konfirmasi terlebih dulu pada ana . “ balas alvin


“ Mommy tahu siapa itu paman badrudin ? “ tanya alvin .


“ Paman rudi yang kepalanya plontos itu ? “ alvin jelas tahu paman ana yang bernama rudi itu , alvin jadi bergidik ngeri saat mengingat paman ana yang berkepala plontos itu . “ Lex , cari rumah sakit lain . “ sambung alvin dengan memutuskan sambungan telepon nya .


“ Bapak kenapa ? “ tanya ana , saat melihat rauh wajah panik dari laki-laki yang menanam kan benih di rahim nya . “ sebenarnya bapak mau membawaku ke rumah sakit mana ? bapak itu sudah melewati banyak rumah sakit , kenapa bapak terus melanjutkan mobil nya . Kepala ku sampai nyut-nyutan , karena bapak hanya mengukur jalan tanpa tujuan yang pasti . “ sungut ana dengan memijat pelipisnya .


“ Sebenarnya alex memberitahu ku , jika rumah sakit HARAPAN BUNDA itu dokter spesialis kandungan nya seorang wanita “ papar alvin .

__ADS_1


’ Astaga , lama-lama nih orang pengen gue getok kepala nya . ’ batin ana dengan mengeram kesal .


Ana mengambil napas dalam-dalam . “ bukan nya rumah sakit HARAPAN BUNDA itu sudah kelewat sejak tadi , kenapa tadi bapak gak menghentikan mobilnya di rumah itu . “ balas ana .


“ Bukan kah paman mommy yang bernama badrudin tinggal di dekat rumah sakit itu , aku hanya takut paman kamu yang botak itu , malah melihat mommy dan membawa mommy . “ papar alvin


’ Astaga , gue lupa kalo paman rudi tinggal di ruko . Tapi , kalo gue gak salah lihat , semua ruko paman rudi masih terkunci rapat . ’ batin ana .


Paman rudi membangun beberapa ruko yang cukup besar di seberang jalan rumah sakit HARAPAN BUNDA , bahkan rudi memboyong keluarga nya tinggal di ruko tersebut , lebih tepat nya di lantai 2 ruko nya .


“ Ya sudah lain waktu saja periksa kandungan nya , aku mau pulang saja lah . “ ana sudah gak berminat lagi untuk memeriksakan kandungan atau pun datang ke rumah makan padang yang di dekat kantor nya dulu . Selain jaraknya lumayan jauh , kepala ana pun semakin berdenyut , bahkan ana pun sedari tadi menahan rasa mual karena perutnya terasa di aduk - aduk .


“ Kita cari makan terlebih dulu ______ “


Hoek


Hoek

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2