Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Mulai bekerja di Maladewa


__ADS_3

Tanpa terasa pernikahan Ana dan Juna memasuki bulan ke tiga , mereka pun Sekarang sudah mempunyai tempat tinggal sendiri menggunakan uang Ana yang pasti dari pesangon yang dia dapat dari kripala . Tapi sampai detik ini , Juna sama sekali belum membuka segel Ana . Juna beralasan belum siap mempunyai anak , karena belum sesukses seperti dirinya . Ana pasrah dan tidak mau ambil pusing lagi dengan sang suami yang tidak memberikan nafkah batin terhadap nya , yang terpenting Ana sudah berusaha menjadi istri yang baik .


Saat sedang menikmati sarapan nya , Ana baru sempat mengutarakan keinginannya untuk kembali bekerja , padahal sebelum nya Ana sudah menitipkan CV terlebih dulu pada manager Maladewa yang dia kenal dan perusahaan Maladewa tentu tidak membuang kesempatan emas untuk menerima Ana menjadi bagian dari Maladewa .


“ Mas boleh aku mempunyai kegiatan di luar rumah , seperti mulai bekerja di kantoran lagi misalnya . Tentu itu pun jika mas Juna mengijinkan aku kembali bekerja kok , sudah lama juga aku hanya berdiam diri di rumah . Mungkin kalo ada anak , tidak masalah kalo aku terus berada di rumah untuk mengurus nya . “ Sudah cukup selama 2 bulan , Ana menjadi pengacara alias pengangguran banyak acara .


Meski selama menjadi pengacara , Ana lebih banyak menghabiskan waktunya di kopi shop miliknya dan Ana akan kembali ke rumah , sebelum suaminya sampai rumah . Jadi sampai sekarang Juna belum mengetahui , jika istrinya mempunyai kopi shop yang cukup besar dan ramai pengunjung nya . Suaminya hanya tahu , kafe S & A milik vini sahabat nya . Karena sampai sekarang , Ana sama belum ada niatan mengatakan pada Juna , jika kopi shop yang di kelola vini itu milik nya bukan milik sahabat nya seperti yang Juna ketahui .


“ Silahkan saja kalo kamu ingin bekerja di kantoran lagi , asal tidak kembali ke kripala saja . “ balas Juna . Sebenarnya Juna tidak perduli Ana mau melakukan apapun , tapi karena Juna masih membutuhkan fasilitas yang berikan istri nya , Juna tetap bersikap lembut padanya .

__ADS_1


“ Aku juga sudah gak minat bekerja di kripala , Aku berniat melamar di perusahaan Maladewa mas . “ tanpa di ketahui Ana , Juna tersenyum mengejek , kala istri nya akan melamar di perusahaan Maladewa yang menurut rumor akan gulung tikar . Tapi Juna sungguh tidak perduli istri nya bekerja di mana , selama tidak mengganggu hubungan nya dengan wanita impian nya yang sudah Juna dapat kan dengan susah payah .


“ Kalo kamu sudah yakin mau melamar di Maladewa , mas akan terus mendukung kamu sayang selama kamu tidak melalaikan tugas kamu sebagai seorang istri . “ Juna benar - benar masih berperan sebagai suami yang baik untuk saat ini . “ Mas sudah selesai sarapan nya , mas langsung berangkat ke kantor yah . “ setelah mengijinkan istri nya untuk bekerja , dengan semangat Juna berangkat kekantor untuk bertemu dengan perempuan yang dia idam - idamkan .


Setelah kepergian suami nya , Ana langsung menuju ke kamar nya untuk menyiapkan tampilan nya , agar tampilan terlihat perfect saat bekerja di Maladewa . Tidak butuh waktu lama ana sudah siap dengan stelan jas Blazer wanita berwarna abu-abu dan bawahan rok dengan panjang selutut warna senada dengan bajunya .


Karena mobil yang ana punya di pakai Juna untuk ke kantor , Ana pun memakai taksi online untuk sampai ke perusahaan Maladewa .


“ Ana , maaf maksud nya mbak Ana “ tentu Alvin pun kaget sekaligus gugup melihat Ana berada di kantor nya .

__ADS_1


Padahal Alvin memilih mengambil alih Maladewa , perusahaan yang di wariskan dari Mama nya . Karena Alvin ingin melupakan Ana , Perempuan yang sudah membuat Alvin rela bekerja di perusahaan kripala sebagai karyawan biasa . Alvin belum tahu jika Ana akan bergabung di perusahaan nya , karena Alvin tidak pernah mengurusi siapa saja karyawan baru yang di terima Maladewa . “ mbak ngapain berada di sini ? “ tanya Alvin


“ Jangan panggil saya mbak lagi , aku kan sudah tidak bekerja di kripala sebagai atasan kamu . “ balas Ana dengan nada bicara lembut , tidak seketus saat bekerja di kripala . Ana di kenal sebagai perempuan tegas dan juga angkuh di kantor sebelum nya .


“ Mulai hari ini aku bekerja di Maladewa , padahal aku belum interview tapi sudah di terima saja . Kalo kamu ngapain di sini ? “ balas Ana dengan senang karena Ana bertemu dengan orang yang dia kenal di tempat kerja nya yang baru , meski Ana belum tahu tujuan Alvin berada di Maladewa .


Alvin memegang tengkuk lehernya , karena bingung mau berkata jujur atau tidak , jika dirinya pemilik Maladewa . “ Aku juga sekarang sudah mengundurkan diri dari kripala . Hayu masuk kedalam kalo gitu . “ Ajak Alvin .


“ Sejak kapan kamu keluar dari kripala dan pindah ke Maladewa vin ?

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2