
“ Non , makan siang nya sudah siap . “ ujar Marni , saat ini marni sudah berada dibalik pintu kamar yang ditempati ana dengan menggandeng tangan putranya .
Cek lek
“ Aku kan sudah bilang , tidak usah memanggilku Non , aku bukan siapa-siapa nya pemilik rumah ini . Aku ini sama dengan kamu , hanya menempati rumah ini atau numpang . Jadi berhenti lah memperlakukan aku seperti majikan ! “ oceh ana dengan membuka pintu kamar nya .
Mungkin marni bersikap sama dengan para pembantu lainnya , hanya saja ana merasa ada sesuatu dari marni , itu sebabnya ana terlihat tidak menyukai marni .
“ Bapak tadi pagi bilang , nona cantik itu mommy dari anak bapak yang masih ada di perut Nona cantik kan bu . Berarti bapak bohongin alpa yah bu , terus kata bapak nona cantik itu baik , kok nona cantik marah - marah sama ibu . “ gumam alpa pada ibunya dan ana jelas mendengar ucapan bocah laki-laki yang ada di hadapan nya .
Marni menutup mulut sang putra dengan tangan nya , karena sudah berbicara yang tidak - tidak mengenai perempuan yang sangat di cintai sang majikan , melihat dari cara alvin begitu sangat memperhatikan sang wanita yang tengah hamil di hadapan nya , marni semakin yakin anak yang di kandung perempuan cantik di hadapan nya itu benar anak dari majikan nya . “ alpa , jangan berbicara lancang seperti itu pada Nona . “ tegur Marni pada sang putra .
’ Anak kecil ini beneran bukan anaknya marni dengan alvin kan ? kenapa tingkah anak ini lebih mirip sama bapak nya anak gue . ’ batin ana menanggapi ucapan alpa.
“ Maaf Nona , atas kelancangan putra saya . Alpa berbicara seperti itu , karena alpa sangat dekat dengan tuan muda alvin . Silahkan makan siang dulu Nona , tuan muda alvin berpesan , agar Nona makan dengan teratur . “ papar marni .
Ana mengerutkan kening , karena marni malah memperjelas kedekatan alvin dan putranya , seolah alpa itu benar-benar putranya alvin . “ Marni , sudah gue bilang jangan memperlakukan ku seperti seorang majikan . “ ana kembali menegur , rasanya sangat tidak etis ana yang bukan siapa-siapa alvin , diperlakukan layaknya seperti nyonya rumah ini .
“ Maaf kan marni , nona . Tapi nona adalah tamu dari tuan muda alvin , jadi marni akan tetap memperlakukan nona layak nya majikan marni . Sekali lagi marni minta maaf , marni hanya sedang menjalankan tugas marni , tidak lebih nona . “ balas marni .
__ADS_1
Marni tahu tidak pantas rasanya menjawab ucapan ana , hanya saja marni harus melakukan nya . Apalagi sebelum sang majikan pergi , sang majikan banyak sekali meninggal pesan untuk perempuan hamil yang ada di depan marni . “ silahkan nona ! “ sekali lagi , marni meminta ana untuk segera makan siang .
Ana pun dengan kesal menuju ke ruang makan , marni tersenyum melihat tingkah dari tamu spesial majikan nya . “ Bu lucu yah nona cantik jalannya , masa jalan saja kaki nya di banting - banting . “ celetuk alpa .
“ Huss ____ “ marni memasang telunjuk nya di mulut nya sendiri , agar putranya tidak berbicara .
*****
“ Alex , kemana anak nakal itu perginya ? “ tanya Alexa .
Saat ini kedua orang tua alvin sudah berada di kantor pusat Maladewa , alexa dan arya ingin bertemu dan membicarakan sesuatu dengan putra bungsu nya , alvin sama sekali belum kembali ke rumah besar , setelah satu minggu lebih berada di bandung , padahal alexa dan arya sudah menunggu kedatangan alvin di rumah besar .
“ Tuan alvin seperti nya masih berada di bandung nyonya . “ balas Alex .
Nyonya alexa mengerutkan kan kening nya , mendengar jawaban dari assisten putra bungsu nya . “ kenapa kamu menjawab seperti nya , berarti kamu tidak tahu kemana perginya anak nakal itu ? “ tentu saja jawaban Alex , menimbulkan tanda tanya di benak alexa .
“ Mungkin si al masih di apartemen nya mih . “ sahut pak Arya
“ Tidak mungkin al pulang ke apartemen pi , bukan nya papi tahu apartemen al itu sudah al sewa kan pada teman nya . Apa mungkin al pulang ke rumah barunya pi ? “ kini giliran Nyonya alexa yang menerka keberadaan putra bungsu nya .
__ADS_1
“ Loh , bukan nya waktu itu mami sama bibi habis kesana , apa mami melihat keberadaan al di rumah nya ? “ nyonya alexa menggeleng kan kepala nya , karena waktu nyonya alexa datang ke rumah alvin , nyonya alexa sama sekali tidak melihat keberadaan putra nya . Lagian marni pun mengatakan , jika alvin sama sekali belum menginjak kan kakinya di rumah barunya . “ Seperti nya , al tidak mungkin pulang ke rumah barunya pi . “ balas nyonya alexa dengan lemas .
’ Apa tuan alvin tinggal di rumah Nona ana selama 4 hari ini , rasanya gak mungkin juga deh , kan Nona ana masih tinggal dengan kedua orang tuanya . ’ batin Alex , yang ikutan memikirkan tentang keberadaan bosnya .
" Mungkin saja benar , jika al masih berada di bandung mih . “ sahut pak Arya . “ jika kita belum bisa bertemu dengan tersangkanya , kenapa mami gak bertanya pada saksinya saja . Rasanya mustahil jika arya tak mengetahui , tentang siapa yang ada di dalam foto itu . “ usul pak Arya .
Mendengar usul sang suami , nyonya alexa pun mengeluarkan sebuah amplop berwarna coklat dari dalam tasnya . “ kamu pasti tahu kan , siapa perempuan yang ada di dalam foto ? jangan harap kita akan percaya , jika kamu menjawab tidak tahu siapa perempuan itu . “ cecar nyonya alexa .
“ Jika kamu tak mengatakan yang sebenarnya , aku benar-benar akan melempar mu ke papua . “ ancam pak Arya .
Alex menelan ludah nya mendengar ancaman dari kedua orang tua bos nya . Tapi alex juga tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya , jika perempuan yang ada foto adalah ana . Benar - benar buah simalakama , jika Alex berkata jujur tentang siapa perempuan yang maksud nyonya alexa dan pak arya , Alex harus rela kehilangan apartemen mewah yang sudah berikan alvin padanya , bahkan bukan hanya itu saja . Alex bisa - bisa di penggal kepala nya , seperti ancaman alvin pada nya . Meski alex tahu , bos nya hanya sekedar menggertak tapi tetap saja kedengarannya mengerikan.
Alex memilih bungkam dan tak mengatakan apapun , mungkin lebih baik tetap setia dan memilih menjaga rahasia sang bos , dari pada alex berbicara yang sejujurnya tentang siapa perempuan yang ada di foto tersebut . “ sudah lah pi , sepertinya akan percuma kita bertanya pada alex . Papi kan tahu , cecunguk ini begitu setia pada anak nakal itu . “ timpal nyonya alexa .
“ Tidak ada pilihan lain , kita seret perempuan ini ke kantor polisi , karena sudah meresahkan putra ku “ pancing pak arya .
“ Jangan tuan besar ! Nona ana sedang hamil .
Bersambung
__ADS_1