Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Juna kembali membuat keributan


__ADS_3

“ Ana lo minggat dari rumah gedong nya pak Alvin yang hansome itu , eh tapi kalo lo minggat dari rumah pak Alvin masa tante dewi yang nganterin lo kemari bukannya ngajak lo ke rumah sih , apa jangan - jangan pak Alvin sudah nyelingkuhin lo dan lo di usir dari rumah nya karena pak Alvin sudah dapat perempuan yang baru yang lebih cantik dan langsing dari lo , wah gak bisa di biarkan pak Alvin harus gue kasih hukuman kalo perlu nanti burungnya gue cincang , enak aja dia udah jebolin gawang sahabat gue sampai badan sahabat gue udah kaya badak lagi , ey dia main buang sahabat gue gitu aja . “ Vini sampai gemas sendiri dengan kelakuan Alvin , padahal ana belum menceritakan apa yang sudah terjadi , tapi vini sudah berasumsi sendiri .


Ana memang datang ke kopi shop di antar bunda nya , sang bunda juga lah yang menjemput dan yang membantu ana mengemasi beberapa pakaian yang akan ana gunakan untuk di bawa . Awalnya ana tidak mau membawa pakaian , karena ana pikir nanti juga balik lagi ke rumah ini , ana juga masih bisa beli di jalan kalo cuma beberapa potong pakaian untuk nya atau bisa pinjam baju sang sahabat saja , tapi sang bunda memaksa agar membawa baju beberapa potong karena ukuran nya dengan vini tidak akan muat jika ana benar-benar akan meminjam pakaian vini .


Ana juga sudah menceritakan semua nya pada bunda nya , kenapa ana sementara ini tidak tinggal di rumah Alvin . Sebagai orang tua ana , tentu saja ibu dewi setuju atas permintaan Ibu dari laki-laki yang akan menikahi putri nya , karena dari awal pun dewi memang kurang setuju ana tinggal dengan laki-laki tanpa ikatan apapun , tapi demi keselamatan ana akhirnya Ibu dewi pun terpaksa ikut menyetujui usulan sang suami .


“ Sudah puas lo ngatain gue badak dan calon laki gue yang tidak - tidak ? kalo bukan sahabat mau gue lipet tuh mulut lemes lo yang ngatain gue badak , enak aja gue dikatain badak , orang pak Alvin yang laki-laki aja bilang kalo gue makin cantik dan **** . “ balas ana .


’ Badan udah kaya buntelan gitu kok **** , cinta itu emang buta ’ batin vini dengan menahan tawa nya .


Setelah hamil badan ana benar-benar berubah 180 derajat , apalagi usia kehamilan ana sudah menginjak 30 minggu di tambah ana tidak melakukan apapun termasuk saat hamil , senam kehamilan atau pun olahraga ana juga tidak lakukan , jadilah badan ana membengkak seperti sekarang .


“ Dulu aja bilangnya gak mau sama pak Alvin , kenapa sekarang akhirnya mau ? apa gara-gara yang masih mau nerima lo cuma pak Alvin doang atau memang lo udah lupa sama pengkhianatan si Juna ? “


Karena vini masih membahas mantan yang sudah ana buang ke laut , ana pun menimpuk bantal yang dia gunakan untuk bersandar di wajah vini . “ ngapain sih lo masih ngebahas mantan , padahal gue sendiri udah lupa kalo gue pernah menikah sama tuh laki-laki atu . Lagian dengan seiring berjalan nya waktu , perasaan orang bisa berubah kali . Dulu gue gak mau , memang karena gue belum siap aja nikah di waktu yang berdekatan jadi bukan berarti gue gak cinta dong . Stop jangan jawab dulu , gue mau ngejelasin biar lo tidak berasumsi yang tidak - tidak lagi mengenai calon laki gue “ papar ana dengan menghentikan sang sahabat saat akan membuka mulutnya untuk membalas ucapan nya .

__ADS_1


“ Lo tahu vin , gue pernah baca buku tentang pernikahan dan gue juga ingat banget bunyi nya ’ Jikalau sang wanita sedang hamil dan dia belum menikah, maka wanita tersebut tidak boleh dinikahi secara mutlak di manapun sampai dia melahirkan. Setelah dia melahirkan, maka baru diperbolehkan bagi wanita tersebut untuk menikah . Sedangkan Ibu nya pak Alvin meminta agar hubungan gue dengan pak Alvin segera di resmikan sebelum anak ini lahir , itu sebabnya gue lebih memilih pulang kesini dari pada ke rumah ayah . Lo tau maksud nya apa vin ? “ vini malah geleng-geleng kepala , karena memang penjelasan ana terlalu memutar - mutar jadi bingung sendiri vini di buat nya .


“ Ana , lo jelasin intinya aja coba gue bingung jadi nya . “ tukas vini .


“ Astaga , gue udah panjang lebar ngejelasin masa gak ngerti sih . Udah ah besok - besok lagi aja gue ngejelasin nya , gue udah ngantuk . “ balas ana dengan santai nya , seolah protes dari vini hanya kicauan nyamuk belakang . Sebenarnya ana pun sengaja menjelaskan , tapi tidak langsung ke intinya . Tujuan ana sebenarnya hanya ingin mengerjai sang sahabat , karena sang sahabat sudah mengatai diri nya badak . Itu sebab nya ana tidak benar-benar menjelaskan atau pun menceritakan .


*


*


“ Ana bangun woi , di bawah ada calon laki lo tuh datang . “ vini mencoba membangun kan sang sahabat , meski vini sendiri pun belum melihat wajah pemilik mobil ferrari tersebut dari balik jendela kamarnya , tapi vini yakin jika mobil ferrari yang terparkir di parkiran depan kopi shop itu milik Alvin .


Ana semalam tidur jam 3 pagi , entah karena kehamilan nya yang sudah semakin membesar , itu sebabnya ana susah tidur atau karena ana sudah biasa tidur kamar milik Alvin yang super nyaman itu , sehingga ana susah tidur di sini . “ tapi kasian dik kalo di bangunin sekarang , semalam gak tidur juga . Sudah biarin aja deh pak Alvin nunggu di luar , palingan pak Alvin tidak akan pulang sebelum ketemu si ana . “ vini pun akhirnya membiarkan ana menerus kan tidur nya sedang kan vini lebih memilih mengerjakan pembukuan kopi shop yang belum sempat dia kerja kan semalam , gara-gara kedatangan mendadak sahabat sekaligus pemilik kopi shop ini .


Tok

__ADS_1


Tok


Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 07 . 30 , salah satu karyawan yang memegang kunci datang dan mengetuk pintu kamarnya . Vini meregangkan otot nya mendengar suara ketukan pintu , untung vini sudah menyelesaikan pekerjaan nya .


Cek lek


“ Tumben masih di dalam kamar mba , ini sudah jam setengah delapan loh mbak . “ siti , karyawan kopi shop seperti nya heran melihat bos nya masih berada di dalam kamar . Karena setahu siti , sang bos biasanya sudah berada di bawah untuk mengerjakan sesuatu . “ itu juga di bawah ada laki-laki mbak yang nyariin mbak , di tanyain katanya lagi nunggu pemilik kopi shop ini . “ Vini hanya menganggukan kepalanya , saat siti memberitahu laki-laki yang di maksud karyawan nya .


“ Ya sudah biarin aja , nanti kalo ana bangun suruh nemuin . TI , bisa cariin bubur ayam 2 bungkus dulu sebelum kamu siap - siap ! mager banget mau keluar ey . " pinta vini


“ Oh ada big boss didalam , eh tapi kabar nya mbak ana gimana mbak vini . “ Siti yang sudah lama tidak melihat atau pun mendengar kabar big bos nya , tentu saja tampak antusias mendengar ana kembali datang ke kopi shop .


“ Kabar ana baik - baik saja , malah makin subur malah . Ti , kamu dengar gak di bawah kok seperti ada keributan yah . Tengok gih ! nanti gue nyusul lo di belakang mau bangunin ana dulu . “ karena kopi shop belum buka , tentu saja kopi shop sepi , jadi dari atas vini dan siti masih bisa mendengar dengan jelas keributan di bawah dan benar saja , ketika siti turun ke bawah siti melihat laki-laki yang menunggu bos nya tengah adu mulut dengan laki-laki yang entah siti aja belum tahu .


“ Maaf bapak - bapak , kalian sedang apa pagi - pagi ribut di tempat orang ? Kalo mau ribut , sebaiknya bapak - bapak pindah dari sini karena kalian berdua benar-benar mengganggu ketentraman orang lain , apalagi di dalam ada orang yang masih beristirahat . “ tegur siti , saat melihat Alvin tengah beradu argumen yang sebentar lagi akan beradu jotos dengan laki-laki lainnya . “ Tapi bapak ini nunggu mbak ana kan ? “ siti menunjuk pada Alvin .

__ADS_1


“ Jadi ada mantan istri ku di sini ? Kebetulan sekali kalo begitu , Udah lama sekali gue mencari keberadaan mantan istri ku yang cantik ku “ si mantan suami ana lah yang datang , siapa lagi kalo bukan Juna .


Bersambung


__ADS_2