Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Alvaro mendatangi alpa


__ADS_3

“ alpasyah , di ruang tunggu ada seorang laki-laki yang menunggu mu . Temui dan segera kembali , setelah urusan kalian selesai . “ ujar salah satu pengasuh pondok , ketika alpa tengah berkumpul di aula dengan peserta pesantren kilat lainnya .


Mendengar ada seorang laki-laki yang tengah menunggu nya , alpa tentu saja terlihat sangat riang menuju ke ruang tunggu , ketika mendengar ada yang datang menjenguk dirinya dan alpa langsung mengira jika yang menjenguk nya adalah laki-laki yang selalu baik pada nya , siapa lagi kalo bukan sahabat laki-laki dari Ibu nya yaitu Om kesayangan nya Andre . Tapi ketika sampai di ruang tunggu , tubuh alpa mendadak beku , karena bukan Om kesayangan nya yang datang menjenguk nya melainkan laki-laki yang tidak ingin alpa temui dan kenal lebih dekat . Tapi sayang nya laki-laki ini juga yang ada di foto , yang alpa temukan di bawah tempat tidur nya bersama Ibu nya .


Tanpa sepengetahuan Mani , alpa ternyata sudah pernah melihat foto pernikahan Ibu nya dengan laki-laki yang saat ini ada di hadapan nya . Alpa menemukan foto pernikahan Ibu nya dengan laki-laki yang saat ini berada di hadapan nya di sebuah kotak berwarna abu-abu yang cukup besar di bawah ranjang . Kala itu alpa masih berada di dalam kamar tidur nya tengah belajar , karena mendengar perdebatan di depan kamar , alpa pun menghentikan kegiatan belajar nya dan beranjak untuk melihat siapa kedua orang yang tengah ribut di depan kamar , tapi ketika handel pintu terbuka alpa pun urung mendekat dan buru - buru bersembunyi di bawah ranjang . Di bawah ranjang , alpa pun bisa melihat kedua orang yang masuk ke kamarnya ternyata Ibu nya bersama dengan seorang laki-laki yang alpa sendiri belum terlalu mengenalinya dan tidak ingin mengenalnya .


Karena perempuan yang melahirkan nya selalu berpesan agar selalu berlaku sopan dengan orang yang lebih tua dari nya , alpa pun mendekati dan mencium tangan laki-laki yang terus menatap nya . “ apa tuan yang mencari ku ? “ tanya alpa setelah berada di hadapan Alvaro .


Yang datang mencari alpa sampai ke pesantren adalah Alvaro , bahkan Alvaro pun langsung merengkuh tubuh kecil alpa dengan sangat erat , saat anak laki-laki yang baru di ketahui putra nya dengan perempuan yang sangat dia cintainya mencium tangan nya dan berprilaku sangat sopan padanya , sekelebat Alvaro ingat ucapan nya pada perempuan yang telah melahirkan putra nya , Alvaro pernah menyebutnya anak haram dan lihat lah anak haram yang dia maksud adalah darah daging nya sendiri . ’ Maafkan papa alpa , papa terlambat mengetahui fakta jika anak yang sering papa sebut anak haram adalah keturunan papa sendiri , Ibu mu benar jika ayah benar-benar sangat menyesal . Tapi percayalah , jika papa mengetahui fakta ini lebih awal , papa akan menjaga mu dan menyayangi mu melebihi apapun nak . ’ batin Alvaro malah semakin menangis tersedu , karena terlalu menyesal .

__ADS_1


“ Tuan tolong lepas , alpa tidak bisa bernapas dengan baik . “ ujar alpa dengan polos nya , Alvaro terlalu erat memeluk alpa yang berbadan kecil .


Mendengar putranya merintih , Alvaro pun langsung melepas pelukan yang menyakiti putra nya . “ apa papa menyakiti alpa ? maaf kalo begitu , papa terlalu antusias bertemu dengan alpa , sehingga papa lupa jika tubuh alpa belum sedewasa papa . “ tukas Alvaro .


“ Tuan kan kakak nya Bapa , bukan papa nya alpa . Kenapa tuan selalu menyebut diri tuan papa ? Kata Ibu , ayah alpa sudah pergi ke surga bukan nya tuan . “ balas alpa dengan polos nya .


Alpa yang belum mengerti jika Alvaro adalah ayah kandungnya , terus menjawab dengan polos nya . Karena memang yang alpa ketahui , jika laki-laki yang ada di hadapan nya pernah menjadi pengantin dengan Ibu nya , tapi alpa belum terlalu faham jika sudah menikah itu akan menghasilkan keturunan anak seperti diri nya .


“ Apa alpa berharap Om Alvin menjadi ayah alpa ? “ alpa kembali menjawab dengan isyarat gelengan kepala . Alvaro mengernyitkan dahinya , karena alpa pun menolak Alvin . Sejurus kemudian Alvaro pun mengembangkan senyum nya , berarti kesempatan Alvaro mendekati alpa terbuka lebar dan tentu saja tidak ada drama persaingan .

__ADS_1


“ Kalo seperti itu , alpa tidak boleh memanggil ku tuan . Bagaimana kalo alpa mulai saat ini mengganti panggilan menjadi papa saja , jadi alpa nanti punya bapak sama papa gimana ? “ tawar Alvaro , Alvaro sendiri belum berani membuka identitas nya pada alpa jika dirinya ayah kandung nya .


“ Maaf tuan , nanti alpa tanya Ibu dulu boleh tidak memanggil tuan papa . “ alpa hanya tidak ingin membuat perempuan yang melahirkan nya memarahinya , alpa ingat dulu pun Om Andre pernah melakukan hal yang sama , Om Andre pernah meminta alpa agar memanggil nya ayah , tapi Ibu nya justru tidak membolehkan alpa mengubah panggilan pada teman dekat Ibu nya , padahal teman dekat Ibu nya selalu bersikap baik padanya dan sang Ibu dari dulu . “ Maaf tuan , alpa harus kembali ke dalam . “ pamit alpa pada Alvaro .


Alvaro tentu langsung mencegah alpa untuk kembali ke dalam , selain Alvaro belum puas bercengkrama dengan Putra nya yang baru saja dia temukan , Alvaro pun belum mengatakan tujuan nya menyambangi pesantren yang menjadi pendidikan agama Putra nya .


Alvaro tahu pesantren itu wadah pendidikan agama yang baik , hanya saja Alvaro sedikit tidak Terima karena menurut penjelasan Kepala sekolah di mana alpa bersekolah , yang turut serta dalam kegiatan rutinan sekolah khusus nya pesantren kilat , hanya di peruntukan untuk siswa-siswi yang kurang mampu khusus nya anak yatim atau piatu . Sedangkan alpa bukan anak yatim piatu , alpa masih mempunyai orang tua yang lengkap , hanya saja Mani sendiri tidak menulis dengan lengkap siapa ayah kandung dari alpa . “ Tunggu alpa , papa sudah meminta izin pada pengasuh disini , jika akan membawa alpa pulang untuk bertemu Ibu alpa di rumah . “ Dusta Alvaro .


Alvaro berniat membawa alpa pergi , dengan tujuan Alvaro ingin mengenal alpa lebih dekat lagi , selain itu Alvaro pun berharap perempuan yang telah melahirkan putra nya itu mau hidup bersama nya lagi menjadi keluarga yang utuh , apalagi Alvaro dengan perempuan yang Alvaro cintai selama ini memiliki anak . “ Maaf tuan , alpa tidak bisa ikut dengan tuan . Alpa di sini mau belajar agama , kalo Ibu mau bertemu dengan alpa nanti juga Ibu kemari , kemarin Ibu bilang akan datang lagi nanti sore bukan siang ini . “ tolak alpa

__ADS_1


“ Lepaskan Putra ku !


Bersambung


__ADS_2