
Ana mendengus kesal mendengar jawaban dari marni , kemudian keluar dari kamar begitu saja tanpa mengajak marni turut serta keluar dari kamar , dengan langkah sedikit cepat ana langsung menuju ke halaman belakang untuk menemui laki-laki yang sudah satu minggu ini tidak memberinya kabar . Ana tersenyum merekah dan mata berbinar saat melihat punggung laki-laki yang tengah duduk di gazebo , seolah ana benar-benar begitu merindukan laki-laki yang telah menanam kan benih di rahim nya .
Tapi senyum ana mendadak redup saat melihat sosok perempuan lain yang ikut duduk di samping laki-laki yang ana rindukan selama satu minggu tak bertemu . “ Pak alvin duduk sama siapa ? jangan - jangan benar dugaan gue . “ ana pun langsung mendekati alvin yang tengah asyik bercanda dengan perempuan yang duduk di samping nya .
“ Pak alvin memanggilku ? “ sapa ana
Melihat kedatangan ana , alvin pun beranjak dari duduk nya kemudian mendekati perempuan yang tengah mengandung benih nya dengan wajah berbinar . Sungguh alvin sangat merindukan perempuan yang tengah mengandung benih nya , jika saja boleh menumpahkan rasa rindu nya dengan memeluk atau mencium nya , alvin sungguh ingin melakukan nya . “ Mommy kangen , seminggu gak ketemu mommy rasanya seperti separuh nyawa ku tertinggal di sini . “ ujar alvin dengan berlebihan .
“ Mommy gak kangen apa sama daddy ? tapi kata nika , mommy terus menanyakan daddy saat daddy tak bisa datang . “ alvin seperti nya belum menyadari , kenapa wajah ana terlihat kesal .
“ Mommy tau , daddy satu minggu ini tidak datang kenapa ? “
’ Ada baru , jadi yang lama di lupain . ’ batin ana
“ Padahal selama satu minggu ini , daddy sangat rindu loh dengan mommy . Masa sih mommy , gak mau gitu ngilangin rasa kangen daddy sama mommy dengan balas memeluk kek atau mencium juga boleh , sangat boleh malahan . Apalagi kalo cium nya disini . “ tandas alvin dengan menunjukkan bibir nya .
Ana melipat kedua tangan nya di atas dada nya dan mendengus kesal , sungguh laki-laki di hadapan nya benar - benar tidak tahu malu , bukan nya di samping nya ada perempuan lain , kenapa malah menggoda nya dan Alvin bukannya menjelaskan perempuan yang dia bawa malah bercanda seperti itu . ’ Kenapa gue sebel banget lihat pak alvin bawa cewek cantik itu , padahal gue kan bukan siapa-siapa nya pak alvin . ’ batin ana dengan terus memperhatikan perempuan yang berdiri di samping alvin .
Alvin mengerti , kenapa ana sedari tadi terus cemberut dan menatap ke arah perempuan yang sedari tadi terus sibuk dengan ponsel nya . Ana seperti nya salah faham dengan vio , karena arah matanya terus menelisik perempuan yang ikut berdiri di samping nya . “ Dia vio , sekretaris yang menggantikan kamu . “ alvin memperkenalkan vio dan sengaja merangkul bahu vio , seperti alvin tengah memperkenalkan seorang kekasih .
__ADS_1
Vio adalah adik dari adelia, istri dari arda kakak pertama alvin dan Alvin sendiri menganggap vio seperti adik kandung nya sendiri , vio pun sebaliknya hanya alvin kakak tidak lebih . Kedekatan alvin dan vio terjadi pun , karena persahabatan yang terjalin antara tuan Arya dan juga tuan heru ayah dari adelia dan juga viola
’ Waw sekertaris atau kekasih pak ? lihat lah tatapan sekertaris mu terus menatap mu . ’ ana hanya membalas kekesalan nya dalam hatinya ,
Seperti nya ana salah mengartikan tatapan vio pada alvin , pasalnya vio menatap alvin karena kaget alvin memperkenalkan dirinya sebagai sekertaris nya , padahal vio bertemu dengan alvin tanpa sengaja di bandara dan vio memutuskan untuk ikut mobil alvin , karena kekasih nya tidak bisa menjemputnya . “ Hi ____ aku viola . “ meski canggung , vio pun mencoba bersikap ramah pada kekasih alvin .
“ Hi juga . “ ana membalas uluran tangan vio , tanpa balik menyebutkan namanya . Sifat jutek ana seperti nya kambuh lagi , ketika dengan orang yang baru di kenalnya , apalagi ana menganggap vio itu perempuan yang menjadi obyek pemikiran nya sendiri .
’ Buset jutek banget pacar kak Al . ' batin vio
“ Pak alvin , aku balik ke kamar lagi . Sok lanjutin obrolan kalian , tidak perlu sungkan . “ dari pada hatinya panas sendiri , lebih baik kembali ke kamar pikir ana .
Alvin mencekal tangan ana , saat ana berbalik . “ Serem kalo perempuan lagi jeulous , harus nya kalo daddy baru kembali dari luar kota , mommy pijitin daddy dong . “ kelakar alvin .
“ Siapa yang cemburu sih , orang aku balik ke kamar karena mau selonjoran di ranjang kok . Lagian bapak itu bukan suami aku , jadi minta pijitin nya sama sekertaris nya kan bisa . " tukas ana .
“ Maaf mengganggu kalian , tapi bisa kah vio pulang sekarang ? vio sudah di jemput di luar . Kak al , kak ana , vio pulang yah . “ potong vio dengan sedikit berdusta .
Lebih baik vio segera pergi dari sini , vio cari aman damai sentosa , dari pada melihat perdebatan sepasang kekasih yang satunya bucin nya tingkat dewa , yang satunya lagi cemburu tanda cinta . Biar lah nanti vio pulang nya pakai taksi online , dari pada pasangan kekasih itu benar-benar terjadi salah faham karena dirinya .
__ADS_1
Alvin langsung datang ke rumah untuk bertemu dengan ana , setelah satu minggu ini berada di kalimantan . Alvin sudah tidak sabar ingin bertemu dengan perempuan yang tengah mengandung benih nya , alvin pun meminta vio untuk ikut ke rumah terlebih dulu untuk mengobati rasa rindu nya pada perempuan yang tengah mengandung penerus nya sebelum mengantar pulang vio .
Setelah vio benar-benar keluar , alvin pun langsung menjelaskan siapa vio sebenarnya . “ Udah gak usah cemburu lagi ! vio itu bukan sekertaris ku , dia hanya ku anggap sebagai adik ku saja tidak lebih . Vio itu adik dari kakak ipar dan keluarga ku sangat akrab dan dekat dengan keluarga om heru , ayah dari vio dan mbak adel istri dari bang arda kakak pertama ku . Berbeda dengan mommy , mommy adalah perempuan yang akan melahirkan penerus daddy . “ papar alvin .
’ Hanya menganggap nya adik , masa ? tapi bagaimana dengan si vio , apa si vio pun sama menganggap anda saudara atau laki-laki dewasa ? ’ batin ana , setelah menelisik mata alvin saat menjelaskan siapa vio di hidup nya .
“ Oh , jadi bapak hanya menganggap ku hanya sebagai pencetak anak bapak saja . “ balas ana dengan sedikit tidak terima
Alvin malah terbahak mendengar ucapan ana “ Haha ____ duh jadi pengen makan sekarang , gemes banget sih kalo liat perempuan cemburu . “ ujar Alvin dengan mencubit kedua pipi ana dengan gemas .
“ Udah ah cemburu - cemburuannya , daddy punya sesuatu buat mommy . “ Alvin memberikan beberapa paper bag yang dia bawa langsung dari kalimantan .
“ Bapak ini cerita nya lagi nyogok , dengan hadiah - hadiah segitu banyak nya ? “
“ Di luar juga masih ada kok , nah itu barang nya sudah di bawa mang udin . “ alvin menunjuk sebuah kursi panjang lengkap dengan bantal nya .
“ Ya Allah , barang - barang itu buat apa ? bukan nya bapak itu sudah membeli kan kursi penyangga punggung ku ?
Bersambung
__ADS_1