Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Ketakutan alvin


__ADS_3

“ Marni “ alvin memanggil pembantunya dengan suara sedikit keras , seolah alvin akan meluapkan kemarahan nya pada marni . Keluar dari kamar ana , alvin terlihat menahan amarah nya .


Marni yang tengah menyiapkan masakan untuk makan malam sang majikan pun tergopoh - gopoh , mendekati sang majikan saat mendengar suara teriakan sang majikan yang memanggil namanya . Sebenarnya marni agak heran juga saat mendengar suara lantangnya , sepanjang marni bekerja di kediaman keluarga Mahesa , alvin tak sekalipun berteriak seperti ini saat memanggil seseorang . Entah lah , mungkin kehidupan di luar negeri berhasil mengubah nya . “ Iya tuan , ada yang perlu marni lakukan tuan ? “ sahut marni saat sudah dihadapan alvin .


Mendengar teriakan alvin , alpa yang tengah asyik bermain lego di dalam kamar pun sampai keluar untuk melihatnya . Alpa pun sama seperti ibunya , yang heran mendengar suara teriakan alvin yang begitu keras . “ bapak kenapa ? apa bapak lagi marah sama ibu , atau ibu punya salah sama bapak , sehingga bapak terlihat marah pada ibu ? “ timpal alpa dengan polosnya .


Alvin terlihat menghela napas panjang , untuk menetralisir dirinya sendiri , sebelum menjawab pertanyaan bocah laki-laki yang kini sudah berada di hadapan nya .


“ Bapak ganggu istirahat kamu , alpa ? “ balas alvin , setelah sedikit tenang


“ Alpa gak sedang istirahat , tapi alpa lagi main lego alpa yang di kasih bapak waktu itu di dalam kamar . “ balas alpa dengan polosnya .


Waktu alvin tinggal di rumah besar , alvin sempat memberikan beberapa mainan termasuk lego . “ Ya sudah , kamu lanjut gih main lego nya . Maaf suara bapak ganggu alpa yang sedang main lego yah . “ balas alvin


“ Tapi bapak janji dulu gak akan marahin ibu seperti tadi , kasian ibu alpa kalo ibu di marahi bapak seperti tadi . Alpa kan tidak mau melihat ibu nangis lagi , seperti waktu masih tinggal di rumah alpa . “ pinta alpa


Alvin pun mengangkat kedua jarinya di hadapan alpa untuk berjanji . “ Bapak janji gak akan memarahi ibu mu , ibunya alpa maafin bapak karena sudah berbicara keras tadi . “ Balas alvin


Alvin sedikit memaksa alpa untuk masuk ke kamarnya , karena alvin ingin membicarakan sesuatu sekaligus meminta pendapat marni sebagai sesama perempuan . “ marni bisa buat kan teh herbal ? “ kali ini nada bicara alvin sudah mulai lembut kembali , mengingat alpa masih ada di hadapan nya .

__ADS_1


“ Baik tuan , saya akan buat kan teh herbal untuk tuan alvin . “ balas marni . “ alpa masuklah ke kamar , ibu akan melanjut kan pekerjaan ibu lagi . “ alpa pun mengangguk kan kepalanya , tanda mematuhi ucapan ibunya .


Setelah anak dan ibu itu menghilang dari hadapan alvin , alvin menyandarkan kepala nya di sofa , dengan tangan terus memijat kepala nya yang terasa pening , alvin sedikit menyesali tindakan nya pada ana . “ seandainya kamu mau membuka hati mu untukku , aku pun tidak akan memaksa dan bodohnya aku benar-benar melakukan nya . Siap - siap lah alvin , dengan tatapan kebencian ana pada mu . Bersiaplah setelah ini , ana semakin menghindari mu . Seandainya aku bisa seperti bang varo , yang bisa dengan mudah mendapatkan sesuatu yang di ingin kan nya . gumam alvin .


Marni datang di saat alvin tengah bergumam , tapi marni hanya mencuri dengar kalimat terakhir saja . “ Ini tuan teh herbal nya . “ marni pun meletakkan secangkir teh yang di inginkan alvin di hadapan nya , kemudian marni hendak kembali ke dapur untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang tadi sempat tertunda karena alvin memanggilnya .


Saat marni berbalik dan hendak mengayun kan kakinya , alvin kembali memanggilnya . “ tunggu marni ! “ marni pun kembali membalikkan tubuhnya , saat anak dari majikan nya kembali memanggilnya .


“ Marni , apa aku benar-benar tidak bisa seperti bang varo ? “ tanya alvin


Deg


“ Kamu tahu , aku iri pada bang varo karena aku tidak bisa seperti bang varo yang bisa dengan mudah mendapatkan apapun , termasuk menaklukkan hati seorang perempuan , tidak seperti ku . “ tutur alvin .


’ Tuan alvin , seorang alvaro itu sungguh tidak layak menjadi panutan tuan alvin yang sungguh luar biasa baiknya . Tuan alvin tahu , orang yang kamu anggap terlalu sempurna , justru kebalikannya bagi ku . Karena gara-gara laki-laki itu , masa depan ku hancur . ’ marni terus membalas perkataan alvin , tentu hanya sebatas dalam hati nya saja .


“ Dari dulu , banyak sekali perempuan mengidolakan ku , tapi setelah mereka melihat bang varo , mereka pun langsung beralih mengidolakan bang varo , termasuk marsya .


Kamu tahu , dulu marsya sangat susah aku gapai , tapi abang justru ke balikan nya . Abang sangat gampang dan mudah sekali mendapatkan cinta marsya dalam hitungan minggu , sementara aku menyukai marsya hampir 2 tahun , tapi marsya tetap menganggap ku sahabat dan lebih memilih bersama abang . “ Lanjut alvin .

__ADS_1


“ Maaf tuan menyela ucapan tuan alvin , apakah tuan alvin mau mengatakan padaku , jika nona ana pun sekarang lebih memilih tuan varo , di banding kan tuan alvin . Itu maksud dari ucapan tuan ? Tapi seandainya iya , nona ana lebih memilih tuan alvaro , aku rasa nona ana itu buta , karena nona ana lebih memilih perak dari pada berlian seperti tuan . “ timpal marni dengan berani .


Marni sudah sangat geram , saat alvin merasa insecure pada seorang laki-laki pengecut seperti alvino . “ kamu gak kebalik Mar , menyebut bang vano itu perak dan menyebut ku berlian . Justru aku merasa kecil , jika di bandingkan dengan abang varo . Kamu mengatakan seperti itu , pasti hanya untuk menghibur ku saja . Karena pada kenyataannya , aku selalu kalah dengan abang varo . “ balas alvin yang menyangkal jawaban marni .


' Tidak tuan , aku sama sekali bukan ingin menghibur mu . Tapi aku bicara fakta tuan , karena pada kenyataannya , orang yang tuan anggap sempurna itu justru sangat minus buat ku . ’ Lagi - lagi marni hanya berani menjawab perkataan alvin dalam hatinya .


“ Kamu bicara seperti itu , karena belum mengenal abang , sama seperti ana . “ balas alvin .


’ Aku pun ingin nya tak mengenal laki-laki pengecut itu , tapi pada kenyataannya aku mengenalnya tuan , bahkan sangat mengenalnya , apalagi laki-laki itu punya tabiat buruk . ’ lagi dan lagi marni hanya berani membalas perkataan alvin dalam hatinya .


“ Ketakutan ku sekarang ini , ana kembali berpaling setelah suatu saat nanti ana bertemu dengan bang varo dan bang varo kembali bisa merebut ana dari ku . “ terang alvin .


“ Jadi nona ana belum sama sekali bertemu dengan tuan vano , tapi tuan sudah merasakan kekhawatiran yang tak mendasar ? “ anggapan Marni .


’ Pantas saja tadi aku mendengar keributan di kamar tamu ’ Batin Marni


“ Lalu aku harus apa , agar mendapatkan cinta ana dan ana tak akan berpaling dari ku setelah mengenal bang varo .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2