Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Perhatian Alvin pada Ana


__ADS_3

Tentu saja jawaban Juna membuat Alvin naik pitam , pasti karena ulah nya ana sampai tak sadar kan diri . “ Lo ____


Bugg “ karena sudah tak tahan , Alvin pun menonjok wajah sengah Juna .


Sungguh Alvin sangat geram melihat tingkah Juna pada wanita yang sangat dia cintai itu , belum puas memberi pelajaran pada Juna , Alvin meraih kerah Juna untuk kembali menghajarnya , tapi Alvin urungkan saat kepalan tangan nya sudah hampir mengenai wajah Juna . Alvin teringat dengan yang ana yang tengah membutuhkan pertolongan nya di dalam rumah , dari pada meladeni laki-laki pengecut di hadapan nya .


“ Pergi dari sini ! “ ucap Alvin dengan menepuk-nepuk pipi Juna , tapi juna kembali mencegah langkah Alvin , saat Alvin membalik kan tubuhnya dan hendak melangkah untuk masuk ke dalam rumah ana .


. “ Ada hubungan apa lo dengan istri gue ? “ ujar Juna . Sebenarnya Juna tidak perduli jika seandainya mantan istri nya mempunyai hubungan dengan laki-laki mana pun , tapi Juna berharap bukan Alvin yang menggantikan posisi nya . Selain Alvin rekan kerjanya , juna juga baru mengetahui , jika Alvin adalah pemilik yang sesungguhnya perusahaan kripala , bukan calon mertua nya .


“ Bukan urusan lo . “ balas Alvin dengan menyingkirkan tangan Juna dari punggung nya tanpa membalikkan badannya . “ Lagian dia sudah jadi mantan lo , bukan istri yang sudah lo buang dan sia - sia kan . “ balas Alvin .


“ Pergi dan jangan lagi menunjukkan wajahmu di hadapan ana , karena mulai sekarang gue yang akan memungut berlian yang sudah lo buang itu . “ Tambah Alvin , kemudian meneruskan langkahnya untuk melihat keadaan ana .

__ADS_1


“ Seperti nya ada yang mereka sembunyikan , gue akan cari tahu secepatnya . Siapa tahu setelah ini , gue akan mendapat uang lebih banyak lagi dari wanita bodoh itu . “ gumam Juna , setelah nya juna pun meninggal kediaman , calon mantan mertua nya


Alvin masuk ke dalam rumah kedua orang tua ana begitu saja , dengan raut wajah yang terlihat khawatir . Alvin belum sadar , jika dirinya belum sama sekali di kenal oleh kedua orang tua ana . Tentu saja bunda kaget , saat melihat laki-laki tak di kenalnya masuk ke dalam rumah nya . Apalagi Alvin langsung mengangkat ana dan akan membawanya ke rumah sakit , tanpa mengatakan apapun padanya seolah bunda makhluk tak kasat mata .


“ Hey kamu siapa ? “ Tentu saja bunda kaget melihat aksi Alvin yang mengangkat putri nya dan hendak membawa keluar tanpa mengatakan apapun padanya , Padahal jelas - jelas bunda berada di samping ana saat pingsan .


Alvin pun membalikkan tubuhnya setelah mendengar suara bariton seorang wanita . Alvin merutuki dirinya sendiri , karena tidak menyadari keberadaan bunda nya , padahal berada di sisi . “ Maaf Bu , Aku Alvin atasan putri ibu dan aku akan membawa ana ke rumah sakit . “ cicit Alvin .


“ Tidak perlu ke rumah sakit pak Alvin , tolong bawa ke kamarnya saja . “ pinta Bunda .


Alvin pun mengurungkan niatnya membawa ana ke rumah sakit , melainkan mengikuti bunda masuk ke sebuah kamar . “ Baik bu . “ balas Alvin


“ Letak kan saja ana di ranjang nya . “ pinta bunda , setelah membereskan bantalan nya . Untung kamar ana selalu di bersih kan ART nya , meski ana tak tinggal bersama nya .

__ADS_1


Alvin pun meletakkan ana di atas ranjang , dengan sangat hati-hati . “ maaf bu , bisa aku saja yang mengolesi minyak angin nya . “ ujar Alvin , saat melihat bunda hendak membaluri minyak angin pada ana .


Semua yang di lakukan Alvin , ternyata tak luput dari perhatian Bunda . Di saat mantan menantunya tak memperdulikan keadaan putrinya , justru Alvin yang hanya atasan dari putrinya begitu sangat perduli dengan putrinya . “ jaga ana sebentar , ibu mau menghubungi dokter keluarga untuk memeriksa keadaan ana . “ ujar bunda sebelum meninggal kan kamar putri nya untuk mengambil ponselnya .


Beberapa saat setelah bunda keluar , secara kebetulan ana mulai siuman . “ euh ____ “ ana melenguh dengan memegang kepalanya . “ kok ini seperti kamarku , aku kenapa yah . “ ana belum sepenuhnya sadar .


“ Hey __ sudah sadar . “ ucap Alvin , dengan mengecup punggung tangan ana dengan raut wajah khawatir .


Ana langsung beranjak untuk duduk , ketika melihat atasan nya berada di dalam kamarnya . “ Loh pak Al ngapain berada di dalam kamar ku . “ tanya ana yang sudah sepenuhnya sadar .


“ Sudah lebih baik . “ Alvin malah tak menghiraukan pertanyaan ana padanya .


“ Pak serius jawab pertanyaan ku , Pak Al ngapain di kamarku ? kalo ayah sama bunda tahu , pak Al pasti akan dapat masalah . “

__ADS_1


Cek lek


Bersambung


__ADS_2