Cinta Dibalas Pengkhianatan

Cinta Dibalas Pengkhianatan
Tak Pernah Berarti dalam hidupnya selama ini


__ADS_3

POV ANA


“ Assalamu'alaikum “ ucapku saat masuk ke dalam rumah yang sangat ku rindukan , aku pun langsung mendekati ayah dan calon mantan suami ku yang tengah berbincang di ruang tamu , tidak lupa aku terlebih dulu mencium tangan ayah , ayah yang selama ini memberikan kasih sayang yang tulus untukku . Tapi hanya tangan ayahku yang ku cium , males banget cium tangan laki-laki pengkhianat itu , meski secara hukum masih berstatus suamiku , tapi secara agama kan dia sudah memberikan talak padaku .


Aku abaikan Laki-laki yang berdiri di samping ayah dan memilih bermanja - manja pada beliau , sebelum ayah mengetahui perceraian ku dengan laki-laki yang berada di hadapan ku . Sungguh aku sangat rindu kedua orang tuaku , mungkin saja setelah mereka mengetahui perceraian ku dengan mas Juna , aku tidak akan melihat ayah dan bunda lagi .


“ Baru pulang ? “ balas ayah dengan mengelus puncak kepalaku . “ ana , kok gak cium tangan Juna juga ? seharusnya dahulu kan suami kamu , baru setelah suami , ayah . “ ayah menegurku dengan tutur kata yang lembut jika aku membuat kesalahan dan dengan terpaksa aku pun mengulurkan tangan ku untuk mencium tangan laki-laki pengkhianat yang masih di sebut seorang suami , aku juga tidak ingin ayah sampai menaruh kecurigaan dengan sikap ku pada calon mantan suami .


Melihat respon ayah yang terlihat biasa saja , seperti nya mas Juna belum mengatakan perihal perceraian pada ayah . “ yah , bunda mana ? “ ucapku dengan mulai bermanja-manja lagi pada ayah .


Aku tak perduli keberadaan calon mantan suami di sini , yang penting saat ini aku masih bisa bermanja-manja pada ayahku sebelum ayah mengetahui kebenarannya . “ yah aku sangat merindukan momen seperti ini . “ ucapku .


“ Kalian bicara lah baik - baik , ayah akan memanggil bunda dulu ke kamar . “ ucap ayah , seperti nya ayah mengira aku dan calon mantan suami tengah bertengkar biasa , setelah aku memperlihatkan sikap dingin ku pada calon mantan suami .

__ADS_1


Setelah memastikan ayahku masuk ke dalam kamar nya , aku pun langsung meluapkan kekesalan ku pada calon mantan suami ku di tempat ayah meninggalkan ku dengan calon mantan suami , aku sungguh tidak tahan dan muak melihat nya lagi . Dia bertingkah di depan ayah ku , seolah tidak pernah melakukan kesalahan apapun padaku . “ Apa tujuan kamu datang ke rumah orang tua ku ? “ ucapku tanpa sudi melihat wajahnya .


“ Santai dong , kamu gak mau menanyakan kabar suami tercinta mu dulu , padahal aku sangat merindukan istriku loh . “ ucapnya dengan berani menowel daguku .


“ Jangan pernah menyentuh ku . “ ucapku dengan tegas . Sungguh aku sangat tidak sudi tangan kotor nya menyentuh bagian tubuh ku , meski aku pun sudah tak suci lagi .


Mas Juna tersenyum mengejek ku . “ bukan nya dulu kamu yang ingin memasrahkan tubuhmu pada suami tercinta mu , kenapa sekarang malah melarang ku di saat aku menginginkan nya . “ balasnya dengan memelintir kedua tangan ku ke belakang , sehingga aku pun tak kuasa untuk melawannya .


Waktu itu ana datang ke kripala , dengan maksud mempertanyakan rumah yang juna jual tanpa sepengetahuan nya . Tapi saat ana sampai keruangan Juna , kedua pasangan sejoli itu tengah melakukan perbuatan tak senonoh di dalam ruangan kerja yang pernah ana tempati . Ana yang sudah sangat geram dengan tingkah kedua nya , terutama pada orang yang telah menjual asetnya .


Ana mengumpulkan semua staf , untuk melihat sendiri perbuatan tak senonoh kedua manager mereka . Tidak hanya itu aja yang ana perbuat untuk memberi pelajaran pada kedua sejoli itu , ana pun melaporkan kedua sejoli itu pada petinggi perusahaan agar memecat kedua sejoli itu , tentunya setelah ana mengantongi sebuah bukti .


“ Kamu juga tidak mengatakan pada kedua orang tua mu , jika kita akan bercerai . Apa kamu masih mengharapkan ku ? “ balasnya dengan begitu percaya diri .

__ADS_1


Mendengar penuturan calon mantan suamiku , aku tak habis pikir kenapa dirinya dulu bisa sangat mencintai laki-laki yang tidak punya otak sama sekali . “ Lepas brengsek ! “ aku terus meronta karena tanganku seperti di kunci , jadi aku sama sekali tidak bisa bergerak .


“ Jangan terlalu percaya diri kamu , aku tidak membicarakan masalah ini pada ayah dan bunda , karena aku menganggap ini hanya masalah kecil yang bisa ku atasi sendiri tanpa melibatkan kedua orang tua ku . Dimata ku , kamu hanya seorang laki-laki pengecut dan laki-laki benalu . “ dengan sengaja aku membalas nya dengan sedikit menjatuhkan harga diri nya , agar mas Juna terpancing dengan ucapan ku dan ternyata aku berhasil , karena mas juna sedikit merenggangkan pegangan tangan nya sehingga aku bisa terlepas dari nya .


“ Waw , ternyata istri ku banyak perubahan , tidak hanya semakin cantik , tapi juga semakin berani saja pada ku . Entah kenapa aku semakin menyukai mu , sampai sayang jika untuk melepas mu begitu saja . “ balasnya dengan mendudukkan diri di sofa.


Sungguh aku sangat muak dengan laki-laki yang pernah menjadi suamiku , mungkin jika tidak berada di rumah Ayahku , sudah ku tonjok wajahnya dan ku tendang burung kebanggaan nya . “ Apa kamu tidak takut , kekasih mu mencari mu ? apa kamu sudah berhasil menguras harta nya , sehingga berniat membuang nya seperti padaku dulu . “ lagi - lagi aku berani menjatuhkan harga dirinya dengan menyeret kekasih yang dia cintai .


“ Jangan menyamakan kekasih yang ku cintai , dengan kamu yang tidak pernah berarti dalam hidupku selama ini . Tapi tenang saja , meski kamu itu tak pernah berarti dari dulu hingga sekarang , aku pun tidak akan melepaskan mu sampai kapan.


“ Ternyata firasat ku selama ini benar adanya . “ Ucap seseorang di balik persembunyian nya .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2