Cinta Masa Kecil Naila

Cinta Masa Kecil Naila
Iya aku mau


__ADS_3

Syukur nya Debby berusaha menolak acaranya di tempat itu. Ada senyuman di bibir Raka saat tau Debby menolak. Namun rahang Raka mengeras saat melihat ada pria mendekati Debby. Dan pria itu hampir saja berbuat kurang ajar kepada Debby..


Raka pun mengepalkan kedua tangannya, namun saat Raka sudah tidak bisa menahan amarahnya. Raka langsung menghampiri pria tersebut yang hampir saja mele*ehkan Debby .


Flashback of...


Kini Raka dan Debby berada di dalam mobil. Raka masih melihat raut wajah Debby yang masih ketakutan.


"Kamu mau pulang atau gimana.?"


"Jangan bawa aku pulang dulu Raka, Devi ,Denis dan yang lainnya pasti sudah dirumah.. Kalau mereka melihat aku yang seperti ini, aku takut mereka khawatir.."


"Ya sudah ke restauran ku dulu saja ya... Kamu bisa istirahat di sana, biar nanti keluarga mu biar aku yang urus..." Debby mengangguk..


Kini Raka dan Debby sudah berhenti di parkiran restauran milik Raka. Setelah turun dari mobil, Raka bergandengan tangan dengan Debby.


Raka membawa Debby ke ruangannya, selama menuju ruangan. Seluruh karyawan Raka memperhatikan bos nya menggandeng tangan seorang wanita..


Kini mereka sudah berada di dalam ruangan milik Raka.. Debby yang sedang duduk di sofa masih menundukkan kepalanya. Raka pun keluar untuk memesankan minuman untuk Debby, setelah itu Raka kembali ke ruangannya..


Tidak lama terdengar suara ketukan pintu dari luar, salah satu karyawan nya datang membawakan 2 gelas minuman. Setelah membawakan minuman lalu keluar.


Kini Raka duduk di samping Debby, sambil menatap Debby yang hanya diam mematung.


"Kamu kenapa diam saja dari tadi.. Maaf aku mau tanya, tadi itu teman teman kamu, dan kalian semua ngapain di tempat itu? Dan pria tadi, dia itu siapa.?"


"Mereka semua teman SMA ku, salah satu dari mereka ingin ngajak makan makan. Namun aku tidak tau kalau mereka membuat acaranya di sana. Dan aku juga tidak tau, kenapa ada Kevin di sana.."


" Jadi Pria itu namanya Kevin, bukannya nama Kevin itu nama mantan kamu ya.?" Debby mengangguk kan kepalanya.


"Pria seperti itu pernah menjadi pacar kamu Debby."

__ADS_1


"Dulu saat masih bersamaku dia tidak seperti itu." Raka hanya mengangguk kan kepalanya.."Raka... Eeemmm.... Itu tentang ucapan kamu itu , maksudnya apa..?"


"Yang mana.?"


"Tadi kamu mengatakan kalau aku itu. Eeemmm......" Debby tidak melanjutkan pertanyaan nya ..


"Kalau kamu itu calon istri ku..?" Celetuk Raka. Debby menganga, dan mengangguk kan kepalanya.


"Ya itu benar..."


"Maksudnya apa,kamu mengatakan seperti itu .. Memang kata siapa aku ini calon istri kamu..?"


"Kata aku tadi. Memang kamu tidak mendengar nya saat aku mengatakan itu di depan Kevin mantan kamu... Dan itu bukan sandiwara atau lelucon. Aku serius mengatakan itu kepada mu, dan aku sungguh sungguh ingin menjadikan kamu sebagai istri ku .."


Debby menatap Raka dengan rasa tak percaya...


"Raka kamu tidak sedang bercanda kan dengan ucapan kamu itu..? Raka perasaan seseorang itu bukan untuk main main Raka .?"


Karena Raka duduk di samping Debby, Raka menyentuh tangan nya. Raka menggenggam erat tangan Debby, Debby pun terkejut dengan apa yang Raka lakukan saat ini.


"Raka..."


Sssstttttt.... Raka meletakkan jari nya di mulut, menyuruh Debby untuk diam.


"Aku ingin kamu dengarkan baik baik apa yang aku katakan ini." Debby mengangguk." Debby Wulandari Putri Alamsyah... Sudah sejak kecil kita sudah saling kenal, dan sudah lama kita pun dekat. Sudah lama juga aku menyimpan rasa suka ku ke kamu. Sudah lama aku mengagumi kamu, bahkan seluruh keluarga mu pun tau akan rasa tertarik kepadamu. Hanya kamu saja yang tidak menyadari rasa suka ini... Berat untukku terus menerus menyimpan perasaan ku ini terus menerus. Dan aku sudah tidak bisa lagi menahan rasa cemburu ku yang selalu mendengarkan curhatan mu saat menceritakan pria lain kepada ku. Dan Untuk saat ini aku buka semua kepada mu tentang perasaan ku ini..."


Debby yang mendengarkannya Sangat terkejut. Debby sampai menutup mulutnya dengan telapak tangannya. Dirinya tidak percaya, bahwa pria dihadapannya ini diam diam mengagumi dirinya.. Dan bo*ohnya dirinya selalu menceritakan pria lain kepadanya..


Debby dapat melihat sorot mata Raka yang penuh dengan ketulusan dan keseriusan dengan setiap kata kata nya.


"Jadi selama ini, benar yang dikatakan oleh keluarga ku. Jika ada pria yang diam diam menyukai ku, tapi aku nya yang tidak peka. Dan ternyata orang itu kamu Raka...?" Raka pun tersenyum dan mengangguk kan kepalanya..

__ADS_1


Bibir Debby bergetar dan matanya pun mengembun....Raka bingung melihat Debby yang menitikan air matanya..


"Debby kenapa kamu menangis..?"


"Aku wanita paling bodoh Raka... Ada pria baik, dan menyukai aku. Tapi aku malah tidak menyadarinya, aku malah mengejar pria yang justru menganggap ku hanya sebagai adik saja.... Justru kamu ,yang aku pikir hanya menganggap aku sebagai adik justru kamu yang mempunyai rasa dengan ku....Hiks hiks hiks....."


Raka membawa Debby ke dalam pelukannya..


"Kamu bukan wanita yang bodoh. Kamu hanya belum menyadari perasaan ku yang sebenarnya. Dan ku harap sekarang kamu menyadari nya.. Karena perasaan ku ini tidak ada kebohongan Debby.. "


"Aku tau Raka, aku tau dari mata kamu yang mengatakan tidak ada kebohongan.." Raka tersenyum mendengar nya..Raka ingin melepaskan dari posisinya saat ini... Namun Debby menolak untuk melepaskan posisinya itu .." Jangan di lepas Raka, untuk sementara biar posisinya seperti ini..."


Debby tidak ingin Raka tau kalau saat ini dirinya sangat malu, jika sampai Raka melihat wajahnya. Karena saat ini kedua pipi nya pasti terlihat seperti tomat.


Raka tersenyum mendengar perkataan Debby." Lalu maksud dari ucapan kamu itu apa. Apa bisa dijadikan sebagai jawaban untukku.?" Debby mengangguk..


"Lalu jawaban kamu apa sekarang.? Apakah kamu mau menjalani hubungan bersama ku..?"


Posisi Debby masih dalam posisi yang sama. Namun di bibirnya terdapat senyuman. Debby mengangguk kan kepalanya.. Sebenarnya Raka sangat bahagia saat ini, namun Raka tidak puas dengan jawaban yang Debby berikan.


"Aku tidak ingin jawaban kamu,yang hanya menganggukkan kepalanya saja .Aku butuh jawaban dari ucapan kamu Debby.?"


"Jawaban apa lagi Raka.. Iya aku mau menjalani hubungan sama kamu.."


"Serius kah, kamu tidak terpaksa kan menjawabnya...?"


Untuk kali ini Debby yang melepaskan dirinya dari Raka. Dan tentunya Raka dapat melihat wajah Debby yang kini sedang cemberut...


"Kalau aku terpaksa aku gak akan menerima kamu. Dan aku gak akan menyembunyikan wajah aku seperti tadi. Kamu nyebelin banget si...iiihhh..." Debby sambil memukul dada bidang Raka.


Pukulan Debby tidak membuat Raka kesakitan sama sekali. Justru Raka terkekeh,dan menahan tangannya Debby. Lalu menarik Debby kembali kedalam pel*kannya...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2