
"Iya iya iya jadi...Yasudah yuk kita berangkat sekarang. Kalau kelamaan di sini sama kamu, aku jadi was was, gelisah terus sayang.... " Ucap Brian yang menggenggam tangan Naila, dan meletakkan tangan Naila di lengannya.
Sedangkan Naila mendengar suaminya bicara hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya..
Kini Naila dan Brian sudah sampai di sebuah gedung pernikahan. Yang di mana, teman kerja dari Brian kini sedang mengadakan resepsi pernikahan... Dengan pasangan pengantin yang bernama Satria dan Niken. Yang nampaknya pasang pengantin itu, terlihat sangat bahagia..
Kini setelah bersalaman dengan kedua mempelai, Naila dan Brian sedang menikmati menu hidangan yang sudah di sediakan...
Saat Naila dan Brian sedang menikmati makanannya, Brian menoleh ke arah suatu tempat. Brian melambaikan tangan nya saat seseorang memanggil Brian dari jarak yang lumayan jauh dari tempat dirinya duduk...
"Sayang, aku kesana sebentar ya.. Itu ada Roni teman kerjaku, yang pernah kerja satu kantor, namun sekarang dia di pindahkan di anak cabang lain.. "
"Yasudah mas tidak apa-apa. Kamu kesana lah, kalau ada aku kalian tidak bisa mengobrol dengan tenang.." Jawab Naila dengan senyuman.
"CK.. Bicara apaan si kamu, aku tidak seperti itu.. Yasudah aku kesitu sebentar ya, nanti aku kesini lagi. Kamu makan saja dulu ya...?"
"Iya mas Brian ku sayang.." ucap Naila dengan senyum lebar, karena merasa gemas dengan suaminya itu ...
Brian pun berjalan menghampiri temannya yang bernama Roni, dan teman temannya yang lainnya...
Sedangkan Naila kini sedang asyik menikmati makanan dan acara musik yang di sediakan oleh pengantin nya ...
Sesekali Naila mengikuti lirik lagu yang di lantunkan oleh band yang bervokalis seorang pria. Naila menyukai lagu nya yang di bawakan band tersebut.
🎶🎶
Bintang terang itulah dirimu
Janganlah redup dan mati
Aku dibelakangmu memeluk dan menjagamu
Karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia dengan kasih sayang
__ADS_1
Karena wanita ingin dimengerti
Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia dengan kasih sayang
🎶🎶🎶🎶
Begitulah isi bait lirik lagu, yang di nyanyikan.
Naila pun masih asyik melihat band yang mengisi acara pernikahan dengan penyanyi yang lain.
Ekhemm... Tiba tiba ada suara seorang pria berdehem didekat Naila. Naila pun menoleh ke arah suara itu. Ternyata pria itu adalah vokalis yang menyanyikan lagu tadi .
Naila nampak bingung, namun masih tersemat senyuman di bibir Naila
"Maaf mengganggu sebentar. Saya mau tanya, kamu Naila Aprilia bukan ya. Yang pernah sekolah di sekolah SMA Y*DIK* 5.?" Tanya seorang pria tersebut..
"Iya, aku pernah sekolah di sana. Maaf memang kamu siapa ya, maaf soalnya aku lupa sama wajah teman teman lamaku.."
" Ow syukurlah kalau nama kamu benar Naila. Aku Doni Wijaya, si kutu buku yang pernah satu bangku dengan kamu saat kelas 3. Masih ingat tidak, pasti lupa deh..?"
"Aaahh... Iya aku ingat, Doni Wijaya. Ya ampun maaf ya aku tidak mengenal kamu, habis kamu sudah berubah... Kamu sudah tidak pakai kaca mata lagi, dan ini penampilan kamu juga berubah.." Jawab Naila yang menunjuk penampilan Doni, dan disertai tawanya
"Hahahaha..... Iya Nai, santai aja. Lagian wajar kamu tidak kenal aku, dulu itu aku kan kutu buku. Kemanapun aku pergi, kacamata itu yang selalu menemani ku..Dan sekarang kacamata itu bisa lepas dari ku, dan penampilan ku juga begini. Wajar kamu tidak mengenal aku. Ow iya kamu juga berbeda Nai, kamu sekarang terlihat tambah cantik. Dan ini, rambut kamu di ikat seperti ini. Itu yang membuat aku mengenal kamu saat perpisahan sekolah kita dulu. Mangkanya aku memberanikan diri aku untuk tanya kamu, sejak tadi aku perhatikan kamu di sini loh Nai.."
"Hahaha... Masa sih, kamu bisa aja. Ow iya kamu yang isi acara di pernikahan ini.?"
"Iya, Satria ini sepupu ku, dan Niken ini teman kuliahku. Dan aku di suruh isi acara pernikahan nya mereka.." Naila mengangguk ." Terus kamu sendiri kenal sama salah satu pengantin nya, sampai bisa di sini...?"
"Gak,, aku tidak kenal mereka. Aku di sini di ajak oleh suami ku, untuk menemani nya.."
"Jadi kamu sudah menikah Nai..?"
"Iya aku sudah menikah, dan sudah mempunyai putri kecil.." Doni pun mengangguk.
Tanpa Naila sadari, sejak tadi Brian memperhatikan Naila saat sedang mengobrol dengan seorang pria..
__ADS_1
Ekhemm..... Suara pria berdehem, dan Naila sangat mengenal suara itu. Naila pun tersenyum saat melihat Brian yang berjalan menghampiri Naila. Dan begitu pula Doni, yang juga melihat pria yang kini menghampiri Naila..
Doni tersenyum kearah Brian, namun Brian tak menanggapinya. Brian menatap Doni dengan tatapan datar nya dan sedikit senyumannya..
( pelit banget si mas)
Kini Brian dan Naila berada di dalam mobilnya. Ya Brian dan Naila berniat akan pulang, dan gagal untuk acara dinner nya .
Selama di dalam mobil pun tak ada percakapan di antara mereka. Terutama Brian yang mulutnya terkunci, saat melihat kejadian istrinya mengobrol dengan Doni .
Flashback
Saat Brian sedang mengobrol dengan teman lamanya, yang di pindahkan di anak cabang lainnya... Dan saat Brian menoleh, alangkah terkejutnya Brian melihat istrinya sedang mengobrol dengan pria lain.
Brian melihat Naila dan pria di sampingnya, tertawa lepas. Ingin sekali Brian menghampirinya Naila, untuk menjauh dari pria itu. Namun apalah daya, saat Brian ingin menghampiri Naila, Brian di halangi oleh temannya. Dan Brian berusaha menahan rasa kesal dan api cemburu nya yang sudah menggerogoti hatinya...
Brian terus memperhatikan kedekatan antara istrinya dan pria itu yang berada di samping Naila.. Pandangan Brian tak teralihkan dari diri Naila saat ini. Rasa panas di dadanya kini menjalar sampai ke ubun ubun nya..
Apalagi saat mendengar pria itu memuji istrinya cantik secara terang terangan .
Kini Brian pun terlepas dari teman temannya. Dan Brian langsung menghampiri Naila yang sedang mengobrol.
Bukan hanya itu, Brian juga menyentuh pinggang Naila saat duduk di samping Naila. Naila paham kalau saat ini, suaminya sedang mode cemburu....
Setelah saling mengenal kan dirinya, Brian langsung membawa Naila untuk pulang. Sebelum nya Brian berpamitan kepada kedua pengantin, dan juga teman temannya..
Brian menggenggam tangan Naila dengan erat, dan menggandengnya dengan sangat cepat. Sampai Naila sulit untuk mengimbangi langkah Brian yang sangat cepat saat ini...
"Mas..." Brian terus berjalan menggenggam tangan Naila,dan tak menghiraukan Naila memanggilnya .
"Mas Brian sakit, berhenti dong. Aaaww...." Naila merasakan sakit pada pergelangan kakinya, karena berusaha menahan dirinya agar tidak terjatuh.. Ya Naila menggunakan high Hells, dan Naila pun berjalan dengan langkah yang cepat mengimbangi langkah kaki suaminya..
Saat mendengar Naila berterus sakit, barulah Brian menghentikan langkahnya. Dan baru sadar, kalau dirinya menarik istrinya.
"Kamu kenapa sayang. Aku minta maaf ya.?" Brian menyentuh wajah Naila, Naila menolak di sentuh wajahnya
"Kamu yang kenapa, kamu menggandeng tangan aku. Kamu berjalan dengan langkah cepat, sampai aku ikutin kamu dibelakang kamu... Kamu gak sadar, aku pakai high Hells mas. Kaki aku sakit, mengikuti langkah kamu yang cepat itu. Kamu kenapa, kamu kesal. IYA kan mas kamu kesal, kamu cemburu karena melihat aku ngobrol dengan Doni.." Brian tidak menjawab perkataan Naila, Brian hanya diam. Ya Brian saat ini sangat kesal dengan dirinya sendiri yang cemburu saat melihat istrinya akrab dengan pria lain..
Tanpa bertanya lagi, Naila langsung masuk kedalam mobilnya. Naila meninggalkan Brian yang masih berdiri memperhatikan dirinya.. Setelah Naila masuk Brian pun juga masuk ke dalam mobil, dan mengendarai mobilnya.
__ADS_1
Flashback of
Bersambung....